Rabu, 13 Desember 2017 | 02.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ketua Al Manar dan Aktivis Islam Cirebon Dibebaskan

Ketua Al Manar dan Aktivis Islam Cirebon Dibebaskan

Reporter : Rakisa | Senin, 19 Juni 2017 - 19:04 WIB

IMG-23436

Suasana di Polresta Cirebon. (kininews/rakisa)

Cirebon , kini.co.id – Setelah sempat diamankan polisi Ketua Al Manar, Ustadz Andi Mulya, Ustadz Bernard Abdul Jabbar beserta jama’ah Masjid Abdulrrohim, Panjunan, Kota Cirebon, Minggu (18/6) yang akan menggelar acara bedah buku ‘Membentengi Aqidah Umat dari Bahaya Pemurtadan, namun karena dibubarkan akibat adanya penolakan dari LSM GMI, akhirnya mereka dibebaskan.

Kabar dibebaskannya tokoh dan aktivis Islam Cirebon tersebut setelah dilakukan dialog antara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Cirebon, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cirebon dan Kapolres Cirebon Kota, Minggu (18/6) malam.

“Alhamdulilah, Ustadz Andi dan Ustadz Bernard serta lainnya sudah pulang setelah dimintai keterangan dan juga ada dialog,” ujar salah satu aktivis Islam, Qomaruddin yang sempat ikut diamankan Polresta Cirebon kepada kini.co.id, Senin (19/6).

Seperti diberitakan sebelumnya, acara bedah buku ‘Membentengi Aqidah Umat dari Bahaya Pemurtadan’ dan buka puasa bersama yang digelar oleh Forum Silaturahmi Umat & Alumni 212 se-Cirebon Kota, yang menghadirkan mantan misionaris Ustadz Bernad Abdul Jabbar sempat mendapat penolakan dari oknum LSM dan dibubarkan aparat kepolisian.

Tidak hanya itu, aparat kepolisian juga diduga mengancam akan mengerahkan pasukan dan memproses seluruh orang yang berada di dalam Masjid Baiturrohim, Cirebon jika acara tetap dilaksanakan.

Upaya negosiasi pun sudah ditempuh oleh para aktivis anti pemurtadan kepada Kapolres Cirebon agar acara tetap terlaksana walaupun dengan format yang berbeda bukan bedah buku akan tetapi hanya santunan dan buka puasa bersama.

Namun sayang, pihak aparat tetap tidak mau bernegosiasi. Akhirnya, tepat pukul 12.43 WIB aparat kepolisian bersama-sama ormas GMBI dan Macan Ali datang kemudian langsung mengepung Masjid Baiturrohim, Cirebon dan mengamankan sejumlah tokoh dan peserta diskusi.

Kapolresta Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB mengatakan setelah berkoordinasi dengan FKUB pihaknya memulangkan Ustadz Andi Mulya dan para aktivis Islam yang sempat diamankan.

“Iya sudah dipulangkan namun kami masih terus mendalami dugaan penyebaran pamflet acara yang diduga bermotif SARA dan provokasi,” kata Kapolres.

Pihaknya mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama agar menjaga dan mendukung keberagaman.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...