Senin, 26 Juni 2017 | 17.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ketua Al Manar dan Aktivis Islam Cirebon Dibebaskan

Ketua Al Manar dan Aktivis Islam Cirebon Dibebaskan

Reporter : Rakisa | Senin, 19 Juni 2017 - 19:04 WIB

IMG-23436

Suasana di Polresta Cirebon. (kininews/rakisa)

Cirebon , kini.co.id – Setelah sempat diamankan polisi Ketua Al Manar, Ustadz Andi Mulya, Ustadz Bernard Abdul Jabbar beserta jama’ah Masjid Abdulrrohim, Panjunan, Kota Cirebon, Minggu (18/6) yang akan menggelar acara bedah buku ‘Membentengi Aqidah Umat dari Bahaya Pemurtadan, namun karena dibubarkan akibat adanya penolakan dari LSM GMI, akhirnya mereka dibebaskan.

Kabar dibebaskannya tokoh dan aktivis Islam Cirebon tersebut setelah dilakukan dialog antara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Cirebon, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cirebon dan Kapolres Cirebon Kota, Minggu (18/6) malam.

“Alhamdulilah, Ustadz Andi dan Ustadz Bernard serta lainnya sudah pulang setelah dimintai keterangan dan juga ada dialog,” ujar salah satu aktivis Islam, Qomaruddin yang sempat ikut diamankan Polresta Cirebon kepada kini.co.id, Senin (19/6).

Seperti diberitakan sebelumnya, acara bedah buku ‘Membentengi Aqidah Umat dari Bahaya Pemurtadan’ dan buka puasa bersama yang digelar oleh Forum Silaturahmi Umat & Alumni 212 se-Cirebon Kota, yang menghadirkan mantan misionaris Ustadz Bernad Abdul Jabbar sempat mendapat penolakan dari oknum LSM dan dibubarkan aparat kepolisian.

Tidak hanya itu, aparat kepolisian juga diduga mengancam akan mengerahkan pasukan dan memproses seluruh orang yang berada di dalam Masjid Baiturrohim, Cirebon jika acara tetap dilaksanakan.

Upaya negosiasi pun sudah ditempuh oleh para aktivis anti pemurtadan kepada Kapolres Cirebon agar acara tetap terlaksana walaupun dengan format yang berbeda bukan bedah buku akan tetapi hanya santunan dan buka puasa bersama.

Namun sayang, pihak aparat tetap tidak mau bernegosiasi. Akhirnya, tepat pukul 12.43 WIB aparat kepolisian bersama-sama ormas GMBI dan Macan Ali datang kemudian langsung mengepung Masjid Baiturrohim, Cirebon dan mengamankan sejumlah tokoh dan peserta diskusi.

Kapolresta Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB mengatakan setelah berkoordinasi dengan FKUB pihaknya memulangkan Ustadz Andi Mulya dan para aktivis Islam yang sempat diamankan.

“Iya sudah dipulangkan namun kami masih terus mendalami dugaan penyebaran pamflet acara yang diduga bermotif SARA dan provokasi,” kata Kapolres.

Pihaknya mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama agar menjaga dan mendukung keberagaman.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyerangan Mapolda Sumut, IPW  Imbau Polri Lebih Siaga
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 17:00 WIB

Penyerangan Mapolda Sumut, IPW Imbau Polri Lebih Siaga

Jajaran Polri diminta agar lebih bersiaga menyusul serangan yang dilakukan oleh dua orang yang diduga pendukung Islamic State di ...
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 14:25 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 1438 Hijriah di gerbang tol (GT) Cikarang Utama terjadi pada H+4 atau ...
Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 12:47 WIB

Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen

Jumlah kendaraaan yang melintasi Tol Cikopo-Palimanan di Gerbang Tol Palimanan Utama hingga Senin (26/6) pagi mengalami kenaikan 20,5%. Kendaraan mudik ...
Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 10:13 WIB

Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus

Polisi menangkap lima orang yang diduga terkait penyerangan pos jaga Mapolda Sumut yang terjadi pada Minggu (25/6). Dari kelima pelaku, ...
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...