Selasa, 17 Oktober 2017 | 14.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ajakan Rekonsiliasi Habib Rizieq Ditolak Sri Bintang dan Kapolda Metro

Ajakan Rekonsiliasi Habib Rizieq Ditolak Sri Bintang dan Kapolda Metro

Reporter : Rakisa | Senin, 19 Juni 2017 - 19:07 WIB

IMG-23437

Habib Rizieq Shihab. (KiniNews/Dok)

JAKARTA, kini.co.id – Desakan rekonsiliasi yang digulirkan tokoh nasional dan ulama mendapat apresiasi. Meski seruan menyejukkan itu selaras dengan ajakan presiden Jokowi , untuk menyatukan elemen bangsa.

Hanya saja, tidak semua pihak mendukung ide rekonsiliasi tersebut. Salah satu pentolan tersangka kasus makar, Sri Bintang Pamungkas, justru bereaksi keras menolak melakukan rekonsiliasi. Menurutnya tidak ada jalan berdamai dengan rezim Jokowi.

“Saya kira wajar saja. Sri Bintang tampaknya satu misi dengan Kapolda Iriawan, hanya beda lakon. Tapi subtansinya, kedua pihak ingin menuntaskan kasus hukum ke jalur pengadilan dan sudah pasti tensi politik akan kembali memanas,” ujar Ketua Progres 98, Faizal Assegaf dalam keterangan tertulisnya Senin (19/6).

Jika hal itu yang diinginkan, tambah Faizal, Presiden Jokowi akan terposisi menjadi musuh bersama seluruh elemen bangsa. Menjadi sasaran kebencian dan pelampiasan kemarahan umat Islam secara sporadis.

“Saya mengamati, HRS dan seluruh ulama serta kekuatan massa rakyat yang tergabung dalam solidaritas Aksi Bela Islam kini berada dalam situasi siaga. HRS sudah beri dua opsi, rekonsiliasi atau revolusi,” kata Faizal.

Faizal menuturkan, jika rekonsiliasi digagalkan, maka tensi kemarahan rakyat meningkat berlipat kali melebihi gerakan aksi anti-Ahok. Bisa jadi situasi itu yang diinginkan oleh oposisi dan oknum aparat.

“Terlebih, publik melihat dengan jelas arogansi Kapolda Iriawan yang sangat ngotot mendramatiasi kasus ecek-ecek untuk menyeret HRS dan sejumlah tokoh Islam lainnya,” ujar aktivis 98 tersebut.

Kalau sudah demikian, lanjut Faizal sebaiknya Sri Bintang dan Kapolda Iriawan bersinergi untuk mempercepat kasus makar dan HRS ke jalur pengadilan, agar ulama dan jutaan umat bersatu menolak ajakan rekonsiliasi dari presiden Jokowi.

“Hasilnya, situasi pasca-lebaran akan tambah gaduh, terjadi gejolak politik yang serius hingga terpilihnya presiden baru yang dapat merangkul semua elemen bangsa,” kata Faizal.

Faizal mengingatkan, isu kriminalisasi ulama merupakan energi konsolidasi nasional yang dapat menggoyahkan kursi kekuasaan Jokowi. Dalam kasus Ahok dan Pilgub DKI, kekuatan tersebut sudah terbukti menyatukan seluruh elemen rakyat secara efektif.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:00 WIB

Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor

Memberantas korupsi, Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri.Meski dengan tujuan sama, ...
Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai, pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) akan menjadi pertaruhan nama baik ...
Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim
Ekonomi - Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:30 WIB

Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim

Hari pertama kunjungan kerja di Jepang, Senin (16/10) malam, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama rombongan melakukan pertemuan dengan President Fujitrans Corporation ...
Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:45 WIB

Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK

Dipanggil terkait kasus suap Dirjen Hubla, Menteri Perhubungan Budi Karya datang ke gedung KPK, Selasa (17/10/2017).Berbaju batik cokelat, Budi tiba ...
Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:26 WIB

Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan, setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandi Uno, ...
Resmi ditutup, KPU terima 27 parpol yang daftar peserta Pemilu 2019
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:23 WIB

Resmi ditutup, KPU terima 27 parpol yang daftar peserta Pemilu 2019

Batas akhir pendaftaran peserta Pemilu 2019 yang dibuka sejak Selasa (3/10) lalu hingga Senin (16/10) resmi ditutup pukul 24.00 WIB.Komisi ...