Minggu, 25 Februari 2018 | 18.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ajakan Rekonsiliasi Habib Rizieq Ditolak Sri Bintang dan Kapolda Metro

Ajakan Rekonsiliasi Habib Rizieq Ditolak Sri Bintang dan Kapolda Metro

Reporter : Rakisa | Senin, 19 Juni 2017 - 19:07 WIB

IMG-23437

Habib Rizieq Shihab. (KiniNews/Dok)

JAKARTA, kini.co.id – Desakan rekonsiliasi yang digulirkan tokoh nasional dan ulama mendapat apresiasi. Meski seruan menyejukkan itu selaras dengan ajakan presiden Jokowi , untuk menyatukan elemen bangsa.

Hanya saja, tidak semua pihak mendukung ide rekonsiliasi tersebut. Salah satu pentolan tersangka kasus makar, Sri Bintang Pamungkas, justru bereaksi keras menolak melakukan rekonsiliasi. Menurutnya tidak ada jalan berdamai dengan rezim Jokowi.

“Saya kira wajar saja. Sri Bintang tampaknya satu misi dengan Kapolda Iriawan, hanya beda lakon. Tapi subtansinya, kedua pihak ingin menuntaskan kasus hukum ke jalur pengadilan dan sudah pasti tensi politik akan kembali memanas,” ujar Ketua Progres 98, Faizal Assegaf dalam keterangan tertulisnya Senin (19/6).

Jika hal itu yang diinginkan, tambah Faizal, Presiden Jokowi akan terposisi menjadi musuh bersama seluruh elemen bangsa. Menjadi sasaran kebencian dan pelampiasan kemarahan umat Islam secara sporadis.

“Saya mengamati, HRS dan seluruh ulama serta kekuatan massa rakyat yang tergabung dalam solidaritas Aksi Bela Islam kini berada dalam situasi siaga. HRS sudah beri dua opsi, rekonsiliasi atau revolusi,” kata Faizal.

Faizal menuturkan, jika rekonsiliasi digagalkan, maka tensi kemarahan rakyat meningkat berlipat kali melebihi gerakan aksi anti-Ahok. Bisa jadi situasi itu yang diinginkan oleh oposisi dan oknum aparat.

“Terlebih, publik melihat dengan jelas arogansi Kapolda Iriawan yang sangat ngotot mendramatiasi kasus ecek-ecek untuk menyeret HRS dan sejumlah tokoh Islam lainnya,” ujar aktivis 98 tersebut.

Kalau sudah demikian, lanjut Faizal sebaiknya Sri Bintang dan Kapolda Iriawan bersinergi untuk mempercepat kasus makar dan HRS ke jalur pengadilan, agar ulama dan jutaan umat bersatu menolak ajakan rekonsiliasi dari presiden Jokowi.

“Hasilnya, situasi pasca-lebaran akan tambah gaduh, terjadi gejolak politik yang serius hingga terpilihnya presiden baru yang dapat merangkul semua elemen bangsa,” kata Faizal.

Faizal mengingatkan, isu kriminalisasi ulama merupakan energi konsolidasi nasional yang dapat menggoyahkan kursi kekuasaan Jokowi. Dalam kasus Ahok dan Pilgub DKI, kekuatan tersebut sudah terbukti menyatukan seluruh elemen rakyat secara efektif.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...
TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum
Pendidikan - Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:49 WIB

TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) memberi semangat kepada ...