Minggu, 25 Februari 2018 | 18.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>PP Pemuda Muhammadiyah Perkuat Dugaan Novel Soal Kasus Teror Air Keras

PP Pemuda Muhammadiyah Perkuat Dugaan Novel Soal Kasus Teror Air Keras

Reporter : Fadilah | Senin, 19 Juni 2017 - 21:12 WIB

IMG-23440

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzhar Simanjuntak di KPK. (kininews/fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah memperkuat dugaan keterlibatan oknum jendral polisi seperti apa yang pernah disampaikan oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kepada media asing, Majalah Times.

Novel menduga kasus teror yang menimpanya turut melibatkan perwira polisi, sebab kasusnya hingga kini belum menemukan titik terang.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai memang ada kebocoran informasi soal keterlibatan jenderal polisi dalam pengusutan kasus penyerangan air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Kebocoran informasi adalah hal yang mungkin terjadi di organisasi manapun.

Memurutnya suatu informasi bisa dibocorkan tentu oleh segelintir pihak yang merasa kecewa. Dalam konteks kasus penyerangan Novel, dia juga melihat demikian, ada pihak yang kecewa kemudian membocorkan informasi penting di instansinya.

“Di setiap institusi itu ada yang kecewa dan siapa saja itu bisa membocorkan apa saja. Itu catatan pertama saya. Di manapun begitu, di KPK pun bgitu, apa saja bisa bocor. Jadi pasti tidak ada yang safety betul-betul,” ujar Dahnil di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin, (19/6).

Meski begitu, Dahnil menilai kepolisian tidak perlu fokus terhadap informasi yang disampaikan Novel kepada majalah TIME, di Singapura.

Menurut dia, justru kepolisian harus menguak terlebih dulu siapa pelaku penyiraman air keras Novel.

“Jangan fokus pada apa yang disampaikan novel dulu. Selesaikan dulu siapa penyerangnya. Dari penyerang itu kita bisa mengungkap banyak hal, siapa otaknya,” pungkasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...
TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum
Pendidikan - Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:49 WIB

TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) memberi semangat kepada ...