Senin, 26 Juni 2017 | 17.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>PP Pemuda Muhammadiyah Perkuat Dugaan Novel Soal Kasus Teror Air Keras

PP Pemuda Muhammadiyah Perkuat Dugaan Novel Soal Kasus Teror Air Keras

Reporter : Fadilah | Senin, 19 Juni 2017 - 21:12 WIB

IMG-23440

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzhar Simanjuntak di KPK. (kininews/fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah memperkuat dugaan keterlibatan oknum jendral polisi seperti apa yang pernah disampaikan oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kepada media asing, Majalah Times.

Novel menduga kasus teror yang menimpanya turut melibatkan perwira polisi, sebab kasusnya hingga kini belum menemukan titik terang.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai memang ada kebocoran informasi soal keterlibatan jenderal polisi dalam pengusutan kasus penyerangan air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Kebocoran informasi adalah hal yang mungkin terjadi di organisasi manapun.

Memurutnya suatu informasi bisa dibocorkan tentu oleh segelintir pihak yang merasa kecewa. Dalam konteks kasus penyerangan Novel, dia juga melihat demikian, ada pihak yang kecewa kemudian membocorkan informasi penting di instansinya.

“Di setiap institusi itu ada yang kecewa dan siapa saja itu bisa membocorkan apa saja. Itu catatan pertama saya. Di manapun begitu, di KPK pun bgitu, apa saja bisa bocor. Jadi pasti tidak ada yang safety betul-betul,” ujar Dahnil di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin, (19/6).

Meski begitu, Dahnil menilai kepolisian tidak perlu fokus terhadap informasi yang disampaikan Novel kepada majalah TIME, di Singapura.

Menurut dia, justru kepolisian harus menguak terlebih dulu siapa pelaku penyiraman air keras Novel.

“Jangan fokus pada apa yang disampaikan novel dulu. Selesaikan dulu siapa penyerangnya. Dari penyerang itu kita bisa mengungkap banyak hal, siapa otaknya,” pungkasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyerangan Mapolda Sumut, IPW  Imbau Polri Lebih Siaga
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 17:00 WIB

Penyerangan Mapolda Sumut, IPW Imbau Polri Lebih Siaga

Jajaran Polri diminta agar lebih bersiaga menyusul serangan yang dilakukan oleh dua orang yang diduga pendukung Islamic State di ...
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 14:25 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 1438 Hijriah di gerbang tol (GT) Cikarang Utama terjadi pada H+4 atau ...
Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 12:47 WIB

Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen

Jumlah kendaraaan yang melintasi Tol Cikopo-Palimanan di Gerbang Tol Palimanan Utama hingga Senin (26/6) pagi mengalami kenaikan 20,5%. Kendaraan mudik ...
Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 10:13 WIB

Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus

Polisi menangkap lima orang yang diduga terkait penyerangan pos jaga Mapolda Sumut yang terjadi pada Minggu (25/6). Dari kelima pelaku, ...
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...