Rabu, 28 Oktober 2020 | 15.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Sembilan Orang Resmi Ditetapkan Tersangka Ledakan Kampung Melayu

Sembilan Orang Resmi Ditetapkan Tersangka Ledakan Kampung Melayu

Reporter : Zainal Bakri | Kamis, 22 Juni 2017 - 22:52 WIB

IMG-23509

Olah TKP Peledakan Kampung Melayu (kininews/dok)

Jakarta, kini.co.id – Sebanyak 13 orang yang diduga terlibat dalam ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada 24 Mei lalu, sembilan orang diantaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan dari 13 orang yang ditangkap tim densus 88 dari sejumlah tempat, setelah dilakukan pemeriksaan empat orang dipulangkan karena tidak cukup bukti.

“Sembilan orang ditetapkan tersangka. Empat orang lainnya dilepaskan karena tidak cukup bukti terlibat,” kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, (22/6).

Adapun rincian sembilan orang tersebut, yakni;

1. Jajang Iqin Shodiqin. Ditangkap 25 Mei 2017 di parkiran mobil di Gedung Pasar Baru Trade Center Bandung. Keterlibatannya mengetahui perencanaan aksi peledakan. Jajang merupakan simpatisan Anshar Daulah, sebutan bagi pendukung Daulah Islamiya atau Islamic State.

2. Waris Suyitno alias Masuit. Ditangkap 25 Mei di Jalan Rancasawo, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Bandung. Sama dengan Jajajng, Waris mengetahui perencanaan aksi peledakan dan juga pendukung Islamic State.

3. Asep Sofyan alias Asep Karpet alias Abu Dafa. Ditangkap pada 25 Mei di Jalan Raya Mohammad Toha, Kampung Babakan Sangkurian, Kecamatan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung. Mengetahui perencanaan aksi peledakan.

4. Kiki Muhammad Iqbal alias Kiki alias Ahong (mantan napi bom Cibiru). Kiki ditangkap pada 5 Juni di Jl.Cipacing Kab. Bandung. Keterlibatannya pada 19 Mei, ia berkumpul dan memberi motivasi di kajian Assunah.

5. Heri Sundana alias Abu Maryam. Heri ditangkap pada 31 Mei di dekat Masjid Paledang. Sering mengikuti kajian di Assunnah yang dipimpin Muhammad Iqbal alias Kiki.

6. Rohim alias Bontot alias Abu Yuma. Ditangkap 27 Mei di Cipayung Jakarta Timur. Mrupakan orang yang diamanahi Ahmad Sukri untuk dititipi motor yang kemudian Rohim alias Bontot membawa motor Ahmad Sukri ke rumah Ilyas.

7. Agus Suryana. Ditangkap pada 30 Mei di Cipayung Jaktim. Keterlibatannya merupakan orang yang ditemui Ahmad Sukri pada 23 Mei karena untuk menyerahkan motor milik Nenih yang kemudian dari Agus diserahkan lagi ke Bontot.

8. Muslih alias Abu Neil. Ditangkap pada 7 juni di Jalan Jamawi, Dusun sindangsari, Kecamatan Cileunyi, Kota Bandung. Keterlibatannya, pada 19 Mei, ia memimpin pertemuan di pengajian Assunnah bersama M. Iqbal alias Kiki yang dihadiri dua pelaku peledakan yakni Ichwan Nurus Salam dan Ahmad Sukri.

9. Wachidun Triyono. Ditangkap 7 Juni di Jalan Jati Kaler, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Pasir Biru, Kota Bandung. Keterlibatannya, pada 19 Mei, memimpin pertemuan di Assunnah bersama M. Iqbal alias Kiki yang dihadiri dua pelaku peledakan Kampung Melayu yakni Ichwan Nurus Salam dan Ahmad Sukri. Wachidun juga memberikan tausiah kepada dua “pengantin” Kampung Melayu tersebut.

Sementara empat orang lainnya yang diambil keterangannya dan dibebaskan karena tidak cukup bukti yakni, Bence Fernando alias Ilyas yang ditangkap 30 Mei di Cipayung Jaktim. Bnce menyimpan motor milik Nenih yang sebelumnya digunakan Ahmad Sukri dan Ilyas.

Mulyani (istri tersangka Agus Suryana), Mulyani diambil keterangannya terkait pertemuan pada 23 Mei di rumah orang tua Mulyani.

Kemudian Hilda Herawati, istri pertama Ahmad Sukri ini diambil keterangan terkait aktivitas suaminya dalam perencanaan ledakan Kampung Melayu serta M. Ridwan Agustin alias Kibe yang ditangkap 27 Mei di Cipayung bersama dengan Bontot.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...