Rabu, 13 Desember 2017 | 02.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Beberkan Peran Sandiaga Uno di Sidang RS Udayana

KPK Beberkan Peran Sandiaga Uno di Sidang RS Udayana

Reporter : Fadilah | Senin, 3 Juli 2017 - 19:59 WIB

IMG-23759

Jubir KPK, Febri Diansyah. (KiniNews/Fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak menampik bahwa pihaknya akan membeberkan peran Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno dalam dakwaan mantan Direktur Utama PT Duta Graha Indah (DGI), Dudung Purwadi.

Dudung merupakan tersangka kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun Anggaran (TA) 2009-2011.

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah menjelaskan dalam dakwaannya jaksa penuntut umum pada KPK akan menguraikan indikasi korupsi atau perbuatan lain yang diduga dilakukan oleh terdakwa bersama-sama pihak lain.

“Apakah pihak lain itu orang per orang atau korporasi nanti akan kita lihat lebih lanjut di persidangan,” kata Febri di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin, (3/7).

Adapun dakwaan tersebut disusun oleh Jaksa KPK lantaran sudah terjadi pelimpahan berkas, barang bukti serta tersangka dari penyidik kepada penuntut umum.

Penuntut umum memiliki waktu 14 hari kerja untuk menyusun dakwaannya, setelah itu barulah dilimpahkan ke pengadilan untuk segera mendapatkan jadwal sidang.

“Untuk tersangka DPW hari ini dilakukan pelimpahan dari proses penyidikan ke penuntutan dan direncanakan akan dilakukan persidangan di Jakarta, pelimpahan ini terkait kasus RS Udayana. Informasi lebih lanjut seperti kapan pelimpahan ke persidangan dilakukan nanti akan disampaikan,” pungkas Febri.

Pada 23 Mei 2017 lalu Sandiagadi periksa oleh KPK terkait kasus RS Udayana dan Wisma Atlet. Sandiaga diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Komisaris PT Duta Graha Indah (DGI) yang diduga mengetahui terkait proyek-proyek apa saja yang pernah dikerjakan oleh PT DGI. Pasalnya diduga ada indikasi kerugian negara mencapai Rp 50 miliar.

PT DGI sendiri merupakan perrusahaan yang pernah memenangkan sejumlah proyek dari Permai Group. Permai Group merupakan grup usaha milik mantan bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...