Friday, 20 July 2018 | 02.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Istri Jendral Penampar Petugas Bandara Mengaku Menyesal, Akan Datangi Korban

Istri Jendral Penampar Petugas Bandara Mengaku Menyesal, Akan Datangi Korban

Reporter : Yudi | Saturday, 8 July 2017 - 02:55 WIB

IMG-23903

Joice Warouw, penampar petugas bandara (kacamata hitam) saat tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/7). Antara/Muhammad Adimaja

JAKARTA, kini.co.id – Joice Waraou pelaku penamparan petugas Aviation Security (Avtec) di Bandara Sam Ratulangi, Manado selesai menjalani pemeriksaannya di Mapolda Metro Jaya.

Istri Berigjen (Purn) Johan Sumampouw itu diperiksa selama 2 jam dengan 18 pertanyaan yang diajukan kepada Joice selama pemeriksaan.

Pengacara Joice, Lies mengaku berencana akan menemui petugas Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Elizabeth Wehantouw yang menjadi korban penamparan kliennya.

“Kita lagi menuju ke arah itu (mendatangi korban),” kata pengacara Joice, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/7) malam.

Sebelumnya, Joice Waraou mengaku menyesal telah melakukan penamparan terhadap petugas Avtec di Bandara Sam Ratulangi.

“Saya memenuhi panggilan pihak kepolisian, Polres Manado di tempat ini. Saya sangat menyesali atas kejadian ini di Bandara Sam Ratulanangi, tanggal 5 Juli 2017, Rabu kemarin. Saya meminta maaf atas kejadian tersebut,” jelas Joice.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigadir Jendral Rikwanto kepada wartawan mengatakan dalam pemeriksaannya, sebanyak 18 pertanyaan telah disampaikan penyidik.

“Tadi pemeriksaan ada 18 pertanyaan, di antaranya latar belakang,” kata Rikwanto.

Rikwanto menyatakan Joice berkunjung ke Manado untuk menjenguk orang tuanya yang sedang sakit. Saat kembali ke Jakarta, ia mengaku terburu-buru naik pesawat karena pesawat yang ditumpanginya segera lepas landas dan lupa melepas jam tangannya.

“Setelah beberapa waktu akan kembali, kebetulan jamnya mepet segera naik pesawat. Sehingga waktu akan memeriksa tasnya lewat sekuriti di situ jamnya terlupa untuk dilepas. Dan di situlah terjadi ‘miss’ sehingga terjadi pemukulan,” jelas Rikwanto.

Rikwanto mengatakan Joice sangat menyesali perbuatannya tersebut dan telah meminta maaf. Dia pun berharap pihak pelapor bisa memaafkannya.

“Ibu ini merasa menyesal, kemudian kejadian begitu saja. Dan sempat bilang kepada kami dengan penyidik juga dan mohon maaf. Mudah-mudahan dimaafkan,” ujar Rikwanto.

Meski telah menyampaikan permintaan maaf namun demikian kata Riwanto selanjutnya tergantung kepada pelapor, apakah pelapor tetap keukeuh pada tuntutannya atau sudah melihat ibu ini menyampaikan maaf dan menyesali mungkin berubah.

“Silakan itu masing-masing pihak. Itu hak pelapor. Kalau mau diteruskan, itu hak pelapor. Kalau mau selesai, saling memaafkan, itu yang kita harapkan demikian mudah-mudahan,” pungkasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...