Sabtu, 23 September 2017 | 07.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Istri Jendral Penampar Petugas Bandara Mengaku Menyesal, Akan Datangi Korban

Istri Jendral Penampar Petugas Bandara Mengaku Menyesal, Akan Datangi Korban

Reporter : Yudi | Sabtu, 8 Juli 2017 - 02:55 WIB

IMG-23903

Joice Warouw, penampar petugas bandara (kacamata hitam) saat tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/7). Antara/Muhammad Adimaja

JAKARTA, kini.co.id – Joice Waraou pelaku penamparan petugas Aviation Security (Avtec) di Bandara Sam Ratulangi, Manado selesai menjalani pemeriksaannya di Mapolda Metro Jaya.

Istri Berigjen (Purn) Johan Sumampouw itu diperiksa selama 2 jam dengan 18 pertanyaan yang diajukan kepada Joice selama pemeriksaan.

Pengacara Joice, Lies mengaku berencana akan menemui petugas Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Elizabeth Wehantouw yang menjadi korban penamparan kliennya.

“Kita lagi menuju ke arah itu (mendatangi korban),” kata pengacara Joice, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/7) malam.

Sebelumnya, Joice Waraou mengaku menyesal telah melakukan penamparan terhadap petugas Avtec di Bandara Sam Ratulangi.

“Saya memenuhi panggilan pihak kepolisian, Polres Manado di tempat ini. Saya sangat menyesali atas kejadian ini di Bandara Sam Ratulanangi, tanggal 5 Juli 2017, Rabu kemarin. Saya meminta maaf atas kejadian tersebut,” jelas Joice.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigadir Jendral Rikwanto kepada wartawan mengatakan dalam pemeriksaannya, sebanyak 18 pertanyaan telah disampaikan penyidik.

“Tadi pemeriksaan ada 18 pertanyaan, di antaranya latar belakang,” kata Rikwanto.

Rikwanto menyatakan Joice berkunjung ke Manado untuk menjenguk orang tuanya yang sedang sakit. Saat kembali ke Jakarta, ia mengaku terburu-buru naik pesawat karena pesawat yang ditumpanginya segera lepas landas dan lupa melepas jam tangannya.

“Setelah beberapa waktu akan kembali, kebetulan jamnya mepet segera naik pesawat. Sehingga waktu akan memeriksa tasnya lewat sekuriti di situ jamnya terlupa untuk dilepas. Dan di situlah terjadi ‘miss’ sehingga terjadi pemukulan,” jelas Rikwanto.

Rikwanto mengatakan Joice sangat menyesali perbuatannya tersebut dan telah meminta maaf. Dia pun berharap pihak pelapor bisa memaafkannya.

“Ibu ini merasa menyesal, kemudian kejadian begitu saja. Dan sempat bilang kepada kami dengan penyidik juga dan mohon maaf. Mudah-mudahan dimaafkan,” ujar Rikwanto.

Meski telah menyampaikan permintaan maaf namun demikian kata Riwanto selanjutnya tergantung kepada pelapor, apakah pelapor tetap keukeuh pada tuntutannya atau sudah melihat ibu ini menyampaikan maaf dan menyesali mungkin berubah.

“Silakan itu masing-masing pihak. Itu hak pelapor. Kalau mau diteruskan, itu hak pelapor. Kalau mau selesai, saling memaafkan, itu yang kita harapkan demikian mudah-mudahan,” pungkasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:22 WIB

Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang ...
Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:02 WIB

Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang

Lelang barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) selesai digelar, Jumat (22/9) sore ...
Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut
Hukum - Sabtu, 23 September 2017 - 00:08 WIB

Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Chepy Iskandar menolak eksepsi yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang praperadilan ...
Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 23:59 WIB

Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menuding Panglima TNI memaksa anggotanya untuk nonton film Pengkhianatan G30S/PKI.Panglima TNI Jenderal ...
Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 21:05 WIB

Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK

Seluruh permohonan yang diajukan tim penasehat hukum Setya Novanto dijawab tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan praperadilan ...
Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 20:46 WIB

Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat

Manajemen Citilink Indonesia menyebutkan penyebab ribuan lebah nemempel disayap pesawat tujuan Batam- Kualanamu diduga karea habitat atau sarang lebah terganggu ...