Senin, 20 November 2017 | 04.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Tolak Cinta, Pria Ini Malah Diteror Lewat Order Fiktif Go-Food Hingga Jutaan Rupiah

Tolak Cinta, Pria Ini Malah Diteror Lewat Order Fiktif Go-Food Hingga Jutaan Rupiah

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 8 Juli 2017 - 14:24 WIB

IMG-23908

Driver gojek terima order fiktif dari seorang wanita yang diduga jatuh cinta kepada pagawai Bank Danamon, Matraman, Jakarta timur (Facebook Erwis Riswani)

JAKARTA, kini.co.id – Julianto Sudrajat, karyawan Bank Danamon Cabang Matraman, Jakarta Timur, mendapat teror lewat orderan fiktif Go-Food yang dilakukan seseorang terhadapnya. Dirinya terpaksa membayar pesanan tersebut padahal tidak pernah memesannya.

Kisah Julianto ini kini ramai diperbincangkan di media sosial sejak beberapa hari lalu. Julianto sendiri sudah membuat pernyataan klarifikasi atas tuduhan order fiktif yang dialamatkan kepadanya.

Dalam akun Facebooknya, Kamis (6/7) Julianto menuliskan bahwa order fiktif Go-Food tersebut dilakukan oleh seseorang yang tidak suka kepadanya. Dirinya pun sudah melaporkan order fiktif tersebut ke kantor PT Go-Jek dan Polres Jakarta Timur.

Berikut pernyataan lengkap Julianto:

Assalamu’alaikum wr. wb. Saya Julianto Sudrajat (Jajat)

Pada hari ini tgl 6 juli 2017 melalui status FB ini saya ingin mengklarifikasi masalah yg terjadi sama saya. Akhir2 ini banyak sekali pemesanan GOFOOD yg dialamatkan ke saya. Saya sama sekali tidak pernah melakukan pemesanan GOFOOD dan merugikan GoJek.

Seseorang yg tidak suka sama saya yang melakukan order fiktif tersebut dan ditujukan ke saya. Sehingga hal ini mengakibatkan kerugian di pihak GoJek atau Driver GoJek. Saya mohon maaf atas kejadian ini. Sekali lagi saya jelaskan utk order fiktif yg terjadi akhir2 ini bukan dari saya, melainkan oleh seseorang yg tdk suka dgn saya. Kejadian ini sudah saya laporkan ke kantor polisi dan kantor PT GO-JEK dgn laporan ID 19497686. Mudah2an pelakunya dapat tertangkap dgn cepat sehingga tdk ada lagi orang yg dirugikan seperti saya. Sekian klarifikasi yg saya buat dgn penuh kesadaran. Sekali lagi saya mohon maaf yg sebesar2nya. Terima kasih. Wa Alaikum salam wr. wb.

Menurut keterangan salah satu rekan Julianto, Alfand Riyadi Hasyim mengatakan tersebut berawal dari kisah cinta antara Julianto dengan seorang perempuan berinisial S dengan nama panggila A. Kisah asmara ini berawal dari pertemuan antara Julianto dengan S alias A pada tanggal 1 Juli 2017 di Gramedia Matraman, Jakarta Timur. Saat pertemuan diceritakan bahwa S meminta Julianto untuk menjadi pacarnya, namun Julianto menolak.

“Mas jajat kenal perempuan itu di Gramedia Matraman. Dua hari berikutnya dia ribut di Facebook dan bilang sedang hamil. Terus nyebar tulisan di media sosial bahwa mas jajat tidak bertanggungjawab. Habis itu, mas jajat jadi target operasi semua ojol (ojek online) Go-Food,” ceritanya.

“Kami temen-temen merasa geram dengan ulah perempuan tersebut, mas jajat juga sudah membuat laporan kepada pihak ojek oline. Yang jelas kami support mas jajat, apalagi denga kejadian tersebut membuat mas jajat dipecat,” tuturnya kepada kini.co.id

Sementara itu perempuan yang diduga ditolak cintanya tidak bisa dihubungi, hanya sejak Jumat (7/7) malam, perempuan yang bernama Sugiharti itu dalam status twitetrnya @Sugihar47144062 sejak muncul tudingan dirinya adalah yang membuat ulah order palsu tersebut melakukan klarifikasi kepada pihak Go-Jek.

Dalam statusnya perempuan berkerudung itu menyebut status facebook Julianto Sudrajat melakukan pencemaran nama baik.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:38 WIB

Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange

Tersangka Kasus Korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:26 WIB

RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap

Pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana memastikan Setya Novanto tak perlu melakukan rawat inap.Kepastian itu setelah pihak RSCM dan ...
Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:19 WIB

Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK

Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) menghentikan pembantaran penahanan terhadap Setya Novanto. Sebab mulai Ahad (19/11) malam, tersangka korupsi e-KTP itu ...
Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 20:55 WIB

Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam

Polda Metro Jaya menduga kecepatan kendaraan yang ditumpangi tersangka korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik Setya Novanto saat terjadi ...
Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 19:19 WIB

Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penghargaan kepada 63 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera atas keberhasilannya ...
Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 18:33 WIB

Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat

Sebuah peristiwa yang patut diapresiasi, saat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberi kenaikan pangkat luar biasa untuk 58 anggota TNI ...