Sabtu, 23 September 2017 | 07.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Tolak Cinta, Pria Ini Malah Diteror Lewat Order Fiktif Go-Food Hingga Jutaan Rupiah

Tolak Cinta, Pria Ini Malah Diteror Lewat Order Fiktif Go-Food Hingga Jutaan Rupiah

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 8 Juli 2017 - 14:24 WIB

IMG-23908

Driver gojek terima order fiktif dari seorang wanita yang diduga jatuh cinta kepada pagawai Bank Danamon, Matraman, Jakarta timur (Facebook Erwis Riswani)

JAKARTA, kini.co.id – Julianto Sudrajat, karyawan Bank Danamon Cabang Matraman, Jakarta Timur, mendapat teror lewat orderan fiktif Go-Food yang dilakukan seseorang terhadapnya. Dirinya terpaksa membayar pesanan tersebut padahal tidak pernah memesannya.

Kisah Julianto ini kini ramai diperbincangkan di media sosial sejak beberapa hari lalu. Julianto sendiri sudah membuat pernyataan klarifikasi atas tuduhan order fiktif yang dialamatkan kepadanya.

Dalam akun Facebooknya, Kamis (6/7) Julianto menuliskan bahwa order fiktif Go-Food tersebut dilakukan oleh seseorang yang tidak suka kepadanya. Dirinya pun sudah melaporkan order fiktif tersebut ke kantor PT Go-Jek dan Polres Jakarta Timur.

Berikut pernyataan lengkap Julianto:

Assalamu’alaikum wr. wb. Saya Julianto Sudrajat (Jajat)

Pada hari ini tgl 6 juli 2017 melalui status FB ini saya ingin mengklarifikasi masalah yg terjadi sama saya. Akhir2 ini banyak sekali pemesanan GOFOOD yg dialamatkan ke saya. Saya sama sekali tidak pernah melakukan pemesanan GOFOOD dan merugikan GoJek.

Seseorang yg tidak suka sama saya yang melakukan order fiktif tersebut dan ditujukan ke saya. Sehingga hal ini mengakibatkan kerugian di pihak GoJek atau Driver GoJek. Saya mohon maaf atas kejadian ini. Sekali lagi saya jelaskan utk order fiktif yg terjadi akhir2 ini bukan dari saya, melainkan oleh seseorang yg tdk suka dgn saya. Kejadian ini sudah saya laporkan ke kantor polisi dan kantor PT GO-JEK dgn laporan ID 19497686. Mudah2an pelakunya dapat tertangkap dgn cepat sehingga tdk ada lagi orang yg dirugikan seperti saya. Sekian klarifikasi yg saya buat dgn penuh kesadaran. Sekali lagi saya mohon maaf yg sebesar2nya. Terima kasih. Wa Alaikum salam wr. wb.

Menurut keterangan salah satu rekan Julianto, Alfand Riyadi Hasyim mengatakan tersebut berawal dari kisah cinta antara Julianto dengan seorang perempuan berinisial S dengan nama panggila A. Kisah asmara ini berawal dari pertemuan antara Julianto dengan S alias A pada tanggal 1 Juli 2017 di Gramedia Matraman, Jakarta Timur. Saat pertemuan diceritakan bahwa S meminta Julianto untuk menjadi pacarnya, namun Julianto menolak.

“Mas jajat kenal perempuan itu di Gramedia Matraman. Dua hari berikutnya dia ribut di Facebook dan bilang sedang hamil. Terus nyebar tulisan di media sosial bahwa mas jajat tidak bertanggungjawab. Habis itu, mas jajat jadi target operasi semua ojol (ojek online) Go-Food,” ceritanya.

“Kami temen-temen merasa geram dengan ulah perempuan tersebut, mas jajat juga sudah membuat laporan kepada pihak ojek oline. Yang jelas kami support mas jajat, apalagi denga kejadian tersebut membuat mas jajat dipecat,” tuturnya kepada kini.co.id

Sementara itu perempuan yang diduga ditolak cintanya tidak bisa dihubungi, hanya sejak Jumat (7/7) malam, perempuan yang bernama Sugiharti itu dalam status twitetrnya @Sugihar47144062 sejak muncul tudingan dirinya adalah yang membuat ulah order palsu tersebut melakukan klarifikasi kepada pihak Go-Jek.

Dalam statusnya perempuan berkerudung itu menyebut status facebook Julianto Sudrajat melakukan pencemaran nama baik.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:22 WIB

Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang ...
Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:02 WIB

Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang

Lelang barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) selesai digelar, Jumat (22/9) sore ...
Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut
Hukum - Sabtu, 23 September 2017 - 00:08 WIB

Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Chepy Iskandar menolak eksepsi yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang praperadilan ...
Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 23:59 WIB

Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menuding Panglima TNI memaksa anggotanya untuk nonton film Pengkhianatan G30S/PKI.Panglima TNI Jenderal ...
Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 21:05 WIB

Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK

Seluruh permohonan yang diajukan tim penasehat hukum Setya Novanto dijawab tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan praperadilan ...
Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 20:46 WIB

Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat

Manajemen Citilink Indonesia menyebutkan penyebab ribuan lebah nemempel disayap pesawat tujuan Batam- Kualanamu diduga karea habitat atau sarang lebah terganggu ...