Minggu, 23 Juli 2017 | 05.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Tolak Cinta, Pria Ini Malah Diteror Lewat Order Fiktif Go-Food Hingga Jutaan Rupiah

Tolak Cinta, Pria Ini Malah Diteror Lewat Order Fiktif Go-Food Hingga Jutaan Rupiah

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 8 Juli 2017 - 14:24 WIB

IMG-23908

Driver gojek terima order fiktif dari seorang wanita yang diduga jatuh cinta kepada pagawai Bank Danamon, Matraman, Jakarta timur (Facebook Erwis Riswani)

JAKARTA, kini.co.id – Julianto Sudrajat, karyawan Bank Danamon Cabang Matraman, Jakarta Timur, mendapat teror lewat orderan fiktif Go-Food yang dilakukan seseorang terhadapnya. Dirinya terpaksa membayar pesanan tersebut padahal tidak pernah memesannya.

Kisah Julianto ini kini ramai diperbincangkan di media sosial sejak beberapa hari lalu. Julianto sendiri sudah membuat pernyataan klarifikasi atas tuduhan order fiktif yang dialamatkan kepadanya.

Dalam akun Facebooknya, Kamis (6/7) Julianto menuliskan bahwa order fiktif Go-Food tersebut dilakukan oleh seseorang yang tidak suka kepadanya. Dirinya pun sudah melaporkan order fiktif tersebut ke kantor PT Go-Jek dan Polres Jakarta Timur.

Berikut pernyataan lengkap Julianto:

Assalamu’alaikum wr. wb. Saya Julianto Sudrajat (Jajat)

Pada hari ini tgl 6 juli 2017 melalui status FB ini saya ingin mengklarifikasi masalah yg terjadi sama saya. Akhir2 ini banyak sekali pemesanan GOFOOD yg dialamatkan ke saya. Saya sama sekali tidak pernah melakukan pemesanan GOFOOD dan merugikan GoJek.

Seseorang yg tidak suka sama saya yang melakukan order fiktif tersebut dan ditujukan ke saya. Sehingga hal ini mengakibatkan kerugian di pihak GoJek atau Driver GoJek. Saya mohon maaf atas kejadian ini. Sekali lagi saya jelaskan utk order fiktif yg terjadi akhir2 ini bukan dari saya, melainkan oleh seseorang yg tdk suka dgn saya. Kejadian ini sudah saya laporkan ke kantor polisi dan kantor PT GO-JEK dgn laporan ID 19497686. Mudah2an pelakunya dapat tertangkap dgn cepat sehingga tdk ada lagi orang yg dirugikan seperti saya. Sekian klarifikasi yg saya buat dgn penuh kesadaran. Sekali lagi saya mohon maaf yg sebesar2nya. Terima kasih. Wa Alaikum salam wr. wb.

Menurut keterangan salah satu rekan Julianto, Alfand Riyadi Hasyim mengatakan tersebut berawal dari kisah cinta antara Julianto dengan seorang perempuan berinisial S dengan nama panggila A. Kisah asmara ini berawal dari pertemuan antara Julianto dengan S alias A pada tanggal 1 Juli 2017 di Gramedia Matraman, Jakarta Timur. Saat pertemuan diceritakan bahwa S meminta Julianto untuk menjadi pacarnya, namun Julianto menolak.

“Mas jajat kenal perempuan itu di Gramedia Matraman. Dua hari berikutnya dia ribut di Facebook dan bilang sedang hamil. Terus nyebar tulisan di media sosial bahwa mas jajat tidak bertanggungjawab. Habis itu, mas jajat jadi target operasi semua ojol (ojek online) Go-Food,” ceritanya.

“Kami temen-temen merasa geram dengan ulah perempuan tersebut, mas jajat juga sudah membuat laporan kepada pihak ojek oline. Yang jelas kami support mas jajat, apalagi denga kejadian tersebut membuat mas jajat dipecat,” tuturnya kepada kini.co.id

Sementara itu perempuan yang diduga ditolak cintanya tidak bisa dihubungi, hanya sejak Jumat (7/7) malam, perempuan yang bernama Sugiharti itu dalam status twitetrnya @Sugihar47144062 sejak muncul tudingan dirinya adalah yang membuat ulah order palsu tersebut melakukan klarifikasi kepada pihak Go-Jek.

Dalam statusnya perempuan berkerudung itu menyebut status facebook Julianto Sudrajat melakukan pencemaran nama baik.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...
Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 17:07 WIB

Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan

Komisi IV DPR RI akan segera memanggil Menteri Pertanian terkait penggrebekan 1.000 ton beras oplosan di gudang milik PT Indo ...
Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 16:38 WIB

Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi

Anak-anak merupakan aset bangsa yang sungguh berharga. Anak-anak merupakan pesan untuk masa depan. Sehingga harus dididik, dilindungi dan dijamin haknya ...
Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 15:45 WIB

Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memantau ada delapan titik panas karena kebakaran hutan dan lahan di sejumlah ...