Thursday, 19 July 2018 | 20.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Perempuan yang Diduga Teror Go-Food kepada Julianto Mengaku Dicemarkan !

Perempuan yang Diduga Teror Go-Food kepada Julianto Mengaku Dicemarkan !

Reporter : Yudi Andriansyah | Saturday, 8 July 2017 - 15:29 WIB

IMG-23910

Screenshot status twitter Sugiharti, perempuan yang diduga meneror Julainto Sudrajat karena sakit hati cintanya ditolak (Twitter)

JAKARTA, kini.co.id – Sugiharti, perempuan yang diduga menjadi biang kerok order fiktif Go-Food dengan sasaran Julianto Sudrajat, yang kini dipecat tempat kerjanya dari Bank Danamon, Matraman, Jakarta Timur mengaku justru Jajat, yang menolak cintanya itu melakukan pencemaran nama baik.

Arti panggilan perempuan berkerudung itu dalam akun twitteernya mengaku status Julianto Sudrajat mencemarkan namanya.

“Fbnya Julianto Sudrajat mencemarkan nama baik,” tulisnya semalam.

Sementara itu saat dihubungi nomor kontaknya Sugiarti justru tidak aktif beberapa kali kini.co.id mencoba menghubungi tetap tidak membuahkan hasil.

Justru lebih aneh lagi status sebelumnya, ia merasa dirinya dijahatin Sugiarti menuliskan status ingin melakukan bunuh diri.

“ak akn prgi dr dunia ini,,ak mau ambil gunting bunuh diri dr pd ak dijahtin trus ke smua org lbih baik ak mati saja dr dunia,” tulisnya.

Sejumlah netizien pun menanggapi beragam kasus tersebut. Meski mayoritas mencibir dan menghujat Sugiarti namun ada pula yang mendukung agar permasalahannya dengan Jajat yang diduga menjadi korbannya itu diselesaikan.

“Gih dah mati sono. Pengen cari simpati orang?? Lu butuh apa? Tali buat gantung diri? Gue beliin… Minyak tanah? Bensin? Buat bakar diri?,” tutur akun @RanZiva.

“tolong jangan denger orang yang mba gak kenal menghujat mba. selesain masalah mba dengan baik2 aja,” tulis akun @blacnpink.

“setelah mba bisa hadapin masalah ini saya doain mba belajar menyelesaikan masalah dengan tidak mengganggu rejeki orang ya,”.

“saya juga berdoa semoga penghujat dan yang mengamini diberi kesadaran terhadap bertindak dan berkata semaunya pada orang lain,” tambahnya.

Seperti viral dan ramai diberitakan Sugiharti diduga karena sakit hati cintanya ditolak Julianto Sudrajat pegawai Bank Danamon, Matraman, Jakarta Timur itu melancarkan aksinya dengan melakukan teror beberapa kali dengan melakukan order Go-Food fiktif yang ditujukan kepada Julianto di kantornya.

Sejumlah driver yang merasa kesal dengan kelakukan pemesan mencoba menghubungi namun tidak bisa.

Justru sebaliknya Jajat yang merasa tidak melakukan order Go-Food dari Go-Jek dna rugi hingga jutaan karena harus membayar bahkan patungan satu rekan kantornya merasa diteror, tudingan pun mengarah pada Sugiharti.

Apakah akhir dari kisah cinta yang berujung teror ini benar dilakukan oleh Sugiharti kepada Julianto Sudrajat atau karena hal lain, kita tunggu kelanjutan dari pihak kepolisan yang menurut kabar dari rekan Julianto Sudrajat akan melaporkan kasus itu.****

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...