Selasa, 17 Oktober 2017 | 14.50 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Perempuan yang Diduga Teror Go-Food kepada Julianto Mengaku Dicemarkan !

Perempuan yang Diduga Teror Go-Food kepada Julianto Mengaku Dicemarkan !

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 8 Juli 2017 - 15:29 WIB

IMG-23910

Screenshot status twitter Sugiharti, perempuan yang diduga meneror Julainto Sudrajat karena sakit hati cintanya ditolak (Twitter)

JAKARTA, kini.co.id – Sugiharti, perempuan yang diduga menjadi biang kerok order fiktif Go-Food dengan sasaran Julianto Sudrajat, yang kini dipecat tempat kerjanya dari Bank Danamon, Matraman, Jakarta Timur mengaku justru Jajat, yang menolak cintanya itu melakukan pencemaran nama baik.

Arti panggilan perempuan berkerudung itu dalam akun twitteernya mengaku status Julianto Sudrajat mencemarkan namanya.

“Fbnya Julianto Sudrajat mencemarkan nama baik,” tulisnya semalam.

Sementara itu saat dihubungi nomor kontaknya Sugiarti justru tidak aktif beberapa kali kini.co.id mencoba menghubungi tetap tidak membuahkan hasil.

Justru lebih aneh lagi status sebelumnya, ia merasa dirinya dijahatin Sugiarti menuliskan status ingin melakukan bunuh diri.

“ak akn prgi dr dunia ini,,ak mau ambil gunting bunuh diri dr pd ak dijahtin trus ke smua org lbih baik ak mati saja dr dunia,” tulisnya.

Sejumlah netizien pun menanggapi beragam kasus tersebut. Meski mayoritas mencibir dan menghujat Sugiarti namun ada pula yang mendukung agar permasalahannya dengan Jajat yang diduga menjadi korbannya itu diselesaikan.

“Gih dah mati sono. Pengen cari simpati orang?? Lu butuh apa? Tali buat gantung diri? Gue beliin… Minyak tanah? Bensin? Buat bakar diri?,” tutur akun @RanZiva.

“tolong jangan denger orang yang mba gak kenal menghujat mba. selesain masalah mba dengan baik2 aja,” tulis akun @blacnpink.

“setelah mba bisa hadapin masalah ini saya doain mba belajar menyelesaikan masalah dengan tidak mengganggu rejeki orang ya,”.

“saya juga berdoa semoga penghujat dan yang mengamini diberi kesadaran terhadap bertindak dan berkata semaunya pada orang lain,” tambahnya.

Seperti viral dan ramai diberitakan Sugiharti diduga karena sakit hati cintanya ditolak Julianto Sudrajat pegawai Bank Danamon, Matraman, Jakarta Timur itu melancarkan aksinya dengan melakukan teror beberapa kali dengan melakukan order Go-Food fiktif yang ditujukan kepada Julianto di kantornya.

Sejumlah driver yang merasa kesal dengan kelakukan pemesan mencoba menghubungi namun tidak bisa.

Justru sebaliknya Jajat yang merasa tidak melakukan order Go-Food dari Go-Jek dna rugi hingga jutaan karena harus membayar bahkan patungan satu rekan kantornya merasa diteror, tudingan pun mengarah pada Sugiharti.

Apakah akhir dari kisah cinta yang berujung teror ini benar dilakukan oleh Sugiharti kepada Julianto Sudrajat atau karena hal lain, kita tunggu kelanjutan dari pihak kepolisan yang menurut kabar dari rekan Julianto Sudrajat akan melaporkan kasus itu.****

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:43 WIB

Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi

PDIP mengumpulkan tokoh-tokoh yang berpengaruh untuk menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.Salahsatu calon yang dilirik PDIP adalah Menteri ...
Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:00 WIB

Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor

Memberantas korupsi, Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri.Meski dengan tujuan sama, ...
Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai, pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) akan menjadi pertaruhan nama baik ...
Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim
Ekonomi - Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:30 WIB

Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim

Hari pertama kunjungan kerja di Jepang, Senin (16/10) malam, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama rombongan melakukan pertemuan dengan President Fujitrans Corporation ...
Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:45 WIB

Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK

Dipanggil terkait kasus suap Dirjen Hubla, Menteri Perhubungan Budi Karya datang ke gedung KPK, Selasa (17/10/2017).Berbaju batik cokelat, Budi tiba ...
Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:26 WIB

Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan, setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandi Uno, ...