Kamis, 18 Januari 2018 | 04.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Julianto Sudrajat Korban Teror Order Fiktif Go-Food Resmi Lapor Polisi

Julianto Sudrajat Korban Teror Order Fiktif Go-Food Resmi Lapor Polisi

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 8 Juli 2017 - 16:23 WIB

IMG-23911

Driver gojek terima order fiktif dari seorang wanita yang diduga jatuh cinta kepada pagawai Bank Danamon, Matraman, Jakarta timur (Facebook Erwis Riswani)

JAKARTA, kini.co.id – Julianto Sudrajat, korban teror order fiktif Go-Food yang diduga dilakukan oleh perempuan yang bernama Sugiharti remsi melaporkan peritiwa yang menimpanya kepada Polres Metro Jakarta Tmur.

Setelah membuat BAP di Satkrimsus Polres Metro Jakarta Timur, Julianto mengatakan saat ini kasusnya tengah dilakukan penyidikan sehingga belum bisa menyampaikan perkembangan kepada awak media.

“Iya saya telah membuat laporan, tapi kasus ini dalam tahap penyidikan. Kalau penyidikan selesai baru nanti saya akan memberi keterangan lagi” ujar Julianto kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Timur, Sabtu(8/7).

Sebelumnya viral dimedia sosial, Julianto Sudrajat menerima teror pesanan Go-Food dari seorang wanita yang konon disebutkan cintanya ditolak.

Julianto yang merasa tidak melakukan order tersebut merasa bingung, sedangkan order terus berdatangan, tak ayal rekan-rekan sekantor Julianto pun ikut patungan menalangi orderan makanan fiktif yang ditujukan kepada Julianto. Ia pun rugi hingga jutaan unutk membayar semua tagihan itu.

Belum lagi ia juga diberhentikan sementara ditempat kerja di Bnak Danamon, Matraman, Jakarta Timur akibat peristiwa tersebut.

Tudingan pun mengarah kepada sosok nama Sugiharti, perempuan yang diduga menjadi biang kerok order fiktif makanan karena sakit hati karena ditolak cintanya.Saat ini kepolisian Metro Jakarta Timur tengah menyidiki peristiwa tersebut.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fredrich Yunadi melawan, ajukan gugatan praperadilan
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 00:13 WIB

Fredrich Yunadi melawan, ajukan gugatan praperadilan

Advokat Fredrich Yunadi akan mengajukan gugatan praperadilan pada Kamis (18/1) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fredrich sebelumnya telah ditetapkan tersangka ...
Demi independensi, tiga dokter tolak jadi saksi ringankan  Bimanesh
Hukum - Rabu, 17 Januari 2018 - 22:37 WIB

Demi independensi, tiga dokter tolak jadi saksi ringankan Bimanesh

Tiga dokter menolak menjadi saksi meringankan untuk Bimanesh Sutarjo, tersangka tindak pidana merintangi penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek e-KTP ...
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...