Rabu, 20 September 2017 | 20.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Julianto Sudrajat Korban Teror Order Fiktif Go-Food Resmi Lapor Polisi

Julianto Sudrajat Korban Teror Order Fiktif Go-Food Resmi Lapor Polisi

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 8 Juli 2017 - 16:23 WIB

IMG-23911

Driver gojek terima order fiktif dari seorang wanita yang diduga jatuh cinta kepada pagawai Bank Danamon, Matraman, Jakarta timur (Facebook Erwis Riswani)

JAKARTA, kini.co.id – Julianto Sudrajat, korban teror order fiktif Go-Food yang diduga dilakukan oleh perempuan yang bernama Sugiharti remsi melaporkan peritiwa yang menimpanya kepada Polres Metro Jakarta Tmur.

Setelah membuat BAP di Satkrimsus Polres Metro Jakarta Timur, Julianto mengatakan saat ini kasusnya tengah dilakukan penyidikan sehingga belum bisa menyampaikan perkembangan kepada awak media.

“Iya saya telah membuat laporan, tapi kasus ini dalam tahap penyidikan. Kalau penyidikan selesai baru nanti saya akan memberi keterangan lagi” ujar Julianto kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Timur, Sabtu(8/7).

Sebelumnya viral dimedia sosial, Julianto Sudrajat menerima teror pesanan Go-Food dari seorang wanita yang konon disebutkan cintanya ditolak.

Julianto yang merasa tidak melakukan order tersebut merasa bingung, sedangkan order terus berdatangan, tak ayal rekan-rekan sekantor Julianto pun ikut patungan menalangi orderan makanan fiktif yang ditujukan kepada Julianto. Ia pun rugi hingga jutaan unutk membayar semua tagihan itu.

Belum lagi ia juga diberhentikan sementara ditempat kerja di Bnak Danamon, Matraman, Jakarta Timur akibat peristiwa tersebut.

Tudingan pun mengarah kepada sosok nama Sugiharti, perempuan yang diduga menjadi biang kerok order fiktif makanan karena sakit hati karena ditolak cintanya.Saat ini kepolisian Metro Jakarta Timur tengah menyidiki peristiwa tersebut.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...