Senin, 20 November 2017 | 04.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Belanja APBN Semester I Tersedot Habis Proyek Jokowi

Belanja APBN Semester I Tersedot Habis Proyek Jokowi

Sabtu, 15 Juli 2017 - 16:54 WIB

IMG-24100

Presiden tinjau proyek jalan tol Balikpapan-Samarinda. Biro Humas Satpres

JAKARTA, kini.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan penyerapan belanja pada semster I APBN 2017 terealisasi sebesar Rp893,3 triliun dari target Rp2.080,5 triliun, yang terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp.498,6 triliun, belanja Kementrian/Lembaga Rp.263,9 triliun, dan belanja non Kementrian/Lembaga Rp.234,6 triliun.

“Dalam hal belanja negara untuk tahun ini kami nilai lebih baik dari tahun sebelumnya dan Pemerintah tetap bisa menjaga agar APBN tetap kredibel. Anggaran belanja ini digunakan untuk membangun infrastruktur jalan, jembatan hingga jaminan sosial,” kata Sri Mulyani saat memberikan penjelasan dalam rapat realisasi Anggaran dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, pada pekan ini.

Pada postur belanja, Sri menjelaskan bahwa realisasi belanja negara semester I – 2017 berkontribusi dalam pembangunan jalan baru sepanjang 46,3 kilometer (km), jalan tol 3,69 km, jembatan 523,08 meter (m), dan fly over maupun underpass 1.187,7 m.

Realisasi DAK non-fisik semester I tahun ini mencapai 42,7% dari pagu APBN 2017. Lebih tinggi dari realisasi pada periode yang sama tahun lalu, yang hanya mencapai 37,9%. Pemerintah mengalokasikan DAK non-fisik dalam APBN 2017 sebesar Rp 115,1 triliun.

DAK non-fisik digunakan pemerintah untuk penyisiran Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) dan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

“Dana tersebut kami salurkan untuk mendukung penyaluran dana BOS sebesar 59,9%, BOP PAUD 77,3% dan TPG sebesar 29,7%,” jelas Ani.

Selain itu, Ia juga menyatakan, pemerintah telag menyalurkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 6,6 juta siswa, BOS untuk 4,5 juta siswa dan Program Bidik Misai untuk 256.000 mahasiswa.

Sedangkan untuk DID, pada APBN 2017, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 7,5 triliun, lebih tinggi dari alokasi APBN 2016, sebesar Rp 5 triliun. Jumlah tersebut meningkat 50%.

DID tahun 2017 dialokasikan kepada 317 daerah yang terdiri atas 21 provinsi, 64 kota dan 232 kabupaten. Secara persentase, realisasinya semester I – 2017 mencapai 59,8% dari pagu anggaran atau setara Rp 4,48 triliun. Nominal tersebut relatif sama dengan realisasi semester I-2016 yang mencapai 58,1% dari APBN 2016 atau setara Rp 2,9 triliun.

“Ini adalah realisasi penggunaan belanja anggaran dalam APBN hingga 6 bulan berjalan dan lebih baik dari tahun yang sama dalam periode yang sama,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:38 WIB

Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange

Tersangka Kasus Korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:26 WIB

RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap

Pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana memastikan Setya Novanto tak perlu melakukan rawat inap.Kepastian itu setelah pihak RSCM dan ...
Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:19 WIB

Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK

Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) menghentikan pembantaran penahanan terhadap Setya Novanto. Sebab mulai Ahad (19/11) malam, tersangka korupsi e-KTP itu ...
Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 20:55 WIB

Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam

Polda Metro Jaya menduga kecepatan kendaraan yang ditumpangi tersangka korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik Setya Novanto saat terjadi ...
Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 19:19 WIB

Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penghargaan kepada 63 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera atas keberhasilannya ...
Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 18:33 WIB

Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat

Sebuah peristiwa yang patut diapresiasi, saat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberi kenaikan pangkat luar biasa untuk 58 anggota TNI ...