Minggu, 23 Juli 2017 | 05.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Belanja APBN Semester I Tersedot Habis Proyek Jokowi

Belanja APBN Semester I Tersedot Habis Proyek Jokowi

Sabtu, 15 Juli 2017 - 16:54 WIB

IMG-24100

Presiden tinjau proyek jalan tol Balikpapan-Samarinda. Biro Humas Satpres

JAKARTA, kini.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan penyerapan belanja pada semster I APBN 2017 terealisasi sebesar Rp893,3 triliun dari target Rp2.080,5 triliun, yang terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp.498,6 triliun, belanja Kementrian/Lembaga Rp.263,9 triliun, dan belanja non Kementrian/Lembaga Rp.234,6 triliun.

“Dalam hal belanja negara untuk tahun ini kami nilai lebih baik dari tahun sebelumnya dan Pemerintah tetap bisa menjaga agar APBN tetap kredibel. Anggaran belanja ini digunakan untuk membangun infrastruktur jalan, jembatan hingga jaminan sosial,” kata Sri Mulyani saat memberikan penjelasan dalam rapat realisasi Anggaran dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, pada pekan ini.

Pada postur belanja, Sri menjelaskan bahwa realisasi belanja negara semester I – 2017 berkontribusi dalam pembangunan jalan baru sepanjang 46,3 kilometer (km), jalan tol 3,69 km, jembatan 523,08 meter (m), dan fly over maupun underpass 1.187,7 m.

Realisasi DAK non-fisik semester I tahun ini mencapai 42,7% dari pagu APBN 2017. Lebih tinggi dari realisasi pada periode yang sama tahun lalu, yang hanya mencapai 37,9%. Pemerintah mengalokasikan DAK non-fisik dalam APBN 2017 sebesar Rp 115,1 triliun.

DAK non-fisik digunakan pemerintah untuk penyisiran Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) dan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

“Dana tersebut kami salurkan untuk mendukung penyaluran dana BOS sebesar 59,9%, BOP PAUD 77,3% dan TPG sebesar 29,7%,” jelas Ani.

Selain itu, Ia juga menyatakan, pemerintah telag menyalurkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 6,6 juta siswa, BOS untuk 4,5 juta siswa dan Program Bidik Misai untuk 256.000 mahasiswa.

Sedangkan untuk DID, pada APBN 2017, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 7,5 triliun, lebih tinggi dari alokasi APBN 2016, sebesar Rp 5 triliun. Jumlah tersebut meningkat 50%.

DID tahun 2017 dialokasikan kepada 317 daerah yang terdiri atas 21 provinsi, 64 kota dan 232 kabupaten. Secara persentase, realisasinya semester I – 2017 mencapai 59,8% dari pagu anggaran atau setara Rp 4,48 triliun. Nominal tersebut relatif sama dengan realisasi semester I-2016 yang mencapai 58,1% dari APBN 2016 atau setara Rp 2,9 triliun.

“Ini adalah realisasi penggunaan belanja anggaran dalam APBN hingga 6 bulan berjalan dan lebih baik dari tahun yang sama dalam periode yang sama,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...
Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 17:07 WIB

Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan

Komisi IV DPR RI akan segera memanggil Menteri Pertanian terkait penggrebekan 1.000 ton beras oplosan di gudang milik PT Indo ...
Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 16:38 WIB

Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi

Anak-anak merupakan aset bangsa yang sungguh berharga. Anak-anak merupakan pesan untuk masa depan. Sehingga harus dididik, dilindungi dan dijamin haknya ...
Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 15:45 WIB

Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memantau ada delapan titik panas karena kebakaran hutan dan lahan di sejumlah ...