Senin, 20 November 2017 | 04.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Blokir Telegram adalah Tindakan Kebodohan

Blokir Telegram adalah Tindakan Kebodohan

Reporter : Rakisa | Sabtu, 15 Juli 2017 - 16:58 WIB

IMG-24102

Telegram. (ist)

JAKARTA, kini.co.id – Pengamat Terorisme Al Chaidar mengatakan, pemerintah Republik Indonesia semestinya mengajak kerjasama pihak media sosial Telegram dalam memberantas terorisme. Bukan seperti saat ini, pemerintah resmi memblokirnya.

“Pemerintah memblokir Telegram adalah tindakan kebodohan. Padahal, Telegram sudah sangat kooperatif untuk memerangi terorisme,” ucap Al Chaidar, Sabtu (15/7).

Bahkan, Telegram menurutnya sudah menutup chanel teroris pada setiap bulannya. Itu artinya, Telegram menunjukkan sikap yang kooperatif.

“Hanya saja, pemerintah seakan sudah tidak bisa berpikir jernih dalam menangani terorisme. Semua ide para akademia ditolak mentah-mentah tanpa peduli akibatnya,” ujar Chaidar.

Dia sangat kesal dengan sikap pemerintah yang sudah memblokir Telegram. Sehingga penelitian dan rekomendasi para akademisi tentang penanganan terorisme jadi tak berarti.

“Yang sangat disayangkan adalah bahwa Telegram dipakai oleh begitu banyak orang untuk mentransmisikan informasi dan pesan serta akses lainnya. Umumnya untuk kebutuhan ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Diketahui, Kementerian Kominfo Jumat (14/7) kemarin telah meminta Internet Service Provider (ISP) melakukan pemutusan akses (pemblokiran) terhadap sebelas Domain Name System (DNS) milik situs aplikasi percakapan Telegram. Kementerian Kominfo menyatakan pemblokiran ini harus dilakukan karena banyak sekali kanal yang ada di layanan tersebut bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, dan paham kebencian.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:38 WIB

Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange

Tersangka Kasus Korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:26 WIB

RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap

Pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana memastikan Setya Novanto tak perlu melakukan rawat inap.Kepastian itu setelah pihak RSCM dan ...
Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:19 WIB

Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK

Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) menghentikan pembantaran penahanan terhadap Setya Novanto. Sebab mulai Ahad (19/11) malam, tersangka korupsi e-KTP itu ...
Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 20:55 WIB

Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam

Polda Metro Jaya menduga kecepatan kendaraan yang ditumpangi tersangka korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik Setya Novanto saat terjadi ...
Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 19:19 WIB

Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penghargaan kepada 63 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera atas keberhasilannya ...
Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 18:33 WIB

Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat

Sebuah peristiwa yang patut diapresiasi, saat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberi kenaikan pangkat luar biasa untuk 58 anggota TNI ...