Minggu, 23 Juli 2017 | 05.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Fadli Zon Sebut Rezim Paranoid

Fadli Zon Sebut Rezim Paranoid

Reporter : Yudi | Sabtu, 15 Juli 2017 - 20:16 WIB

IMG-24111

Fadli Zon.Istimewa

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai pemerintah terlalu paranoid dengan mengeluarkan berbagai kebijakan karena perasaan paranoid tersebut malah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Pembubaran Ormas.

“Ini karena paranoid, menerbitkan perppu ormas kemudian pemblokiran Telegram. Pemerintah logikanya sangat menyedihkan,” kata Fadli dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7).

Menurutnya, persoalan Perppu Pembubaran Ormas ini tak perlu lagi diurus, karena sudah ada UU Ormas. Dalam UU Ormas, pemerintah cukup memberikan tiga kali peringatan pada ormas bersangkutan dan kalau terbukti maka boleh dibubarkan.

“Pengadilan suatu yang wajib dalam negara hukum yang demokratis. Ini semangat reformasi. Yang dikritik dalam otoritarianisme, karena kebebasan berkumpul tak diperbolehkan,” kata Fadli.

Ia menegaskan dengan Perppu ini pemerintah telah menambah dosis abuse of power. Bahkan, dia membandingkan kebijakan ini tak berbeda dengan kebijakan pemerintahan pada tahun 1960, di mana partai-partai dibubarkan dengan Penetapan Presiden.

Fadli menilai dengan kebijakan-kebijakan tersebut merupakan sebuah kemunduran. Padahal Indonesia sudah merdeka tahun 1945, semua tokoh bangsa sepakat, kalau Indonesia menerapkan ideologi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945.

“Seolah-olah pemerintah ini ada yang mau menghidupkan kembali asas negara Islam, padahal, tokoh bangsa-bangsa pada tahun 1945, sudah sepakat menganut sistem kebangsaan,” tegasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...
Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 17:07 WIB

Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan

Komisi IV DPR RI akan segera memanggil Menteri Pertanian terkait penggrebekan 1.000 ton beras oplosan di gudang milik PT Indo ...
Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 16:38 WIB

Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi

Anak-anak merupakan aset bangsa yang sungguh berharga. Anak-anak merupakan pesan untuk masa depan. Sehingga harus dididik, dilindungi dan dijamin haknya ...
Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 15:45 WIB

Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memantau ada delapan titik panas karena kebakaran hutan dan lahan di sejumlah ...