Rabu, 17 Januari 2018 | 19.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Rektor se Sumbar dan Kopertis X Deklarasi Bersama Tangkal Radikalisme

Rektor se Sumbar dan Kopertis X Deklarasi Bersama Tangkal Radikalisme

Sabtu, 15 Juli 2017 - 22:36 WIB

IMG-24112

Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri (ketiga kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla memencet sirene peresmian gedung baru UNP sekaligus deklrasi rektor tangkap radikalisme. KiniNews/Wahyu.

PADANG, kini.co.id – Sejumlah rektor perguruan tinggi se Sumatra Barat dan Kopertis wilayah X Sumbar, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau menyatakan mendeklarasinya untuk komitmen bersama menangkal bahaya radikalisme di lingkungan kampus.

Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri mengatakan deklarasi tersebut merupakan bentuk komitmen pimpinan kampus guna menangkal bahaya radikalisme di lingkungan pendidikan.

“Kami deklarasikan bersama untuk mencegah penyebaran paham-paham radikal di lingkungan kampus,” katanya, Sabtu (15/7).

Sementara itu Wapres Jusuf Kalla yang ikut menghadiri deklarasi sekaligus meresmikan gedung baru UNP mengatakan upaya menangkal radikalisme di lingkungan kampus dilakukan dengan mengakarkan ilmu dengan benar, dan agama dengan baik kepada civitas kampus.

“Artinya, tidak selesai hanya dengan membaca deklarasi bersama. Tapi bagaimana mengakarkan ilmu dengan baik, agama dengan benar, pendidikan dengan baik,” katanya.

Adapun, komitmen para pimpinan perguruan tinggi itu dituangkan dalam bentuk lima poin deklarasi.

Poin pertama, yakni, menjaga NKRI dan menjunjung nilai-nilai pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan UUD 1945.

Kemudian, menjaga kerukunan umat beragama dan seluruh etnis budaya yang berbeda,sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Menolak segala bentuk kegiatan intolerasi, radikalisme dan terorisme, karena bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kemudian menyatakan perang terhadap obat terlarang dan narkotika serta tindakan asusial, dan terakhir, mewujudkan rasa cinta tanah air dan bela negara dengan segala upaya demi tetap utuh dan tegaknya persatuan dan kesatuan NKRI.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...