Sabtu, 23 September 2017 | 07.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Jokowi: Etos Kerja Masih Menjadi Masalah Kemajuan

Jokowi: Etos Kerja Masih Menjadi Masalah Kemajuan

Minggu, 16 Juli 2017 - 14:33 WIB

IMG-24117

Presiden Jokowi membuka Akademi Bela Negara Partai Nasdem di Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (16/7). KiniNews/Wahyu.

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Jokowi menilai sikap dan etos keras masih menjadi masalah yang dibutuhkan demi mencapai kemajuan.

Jokowi juga menekankan perlunya perubahan pola pikir, sikap dan etos kerja untuk menuju bangsa dan negara yang maju.

“Infrastruktur bisa dibangun dengan cepat, tetapi hal yang berkaitan dengan nilai, karakter, kalau tidak diubah maka tidak ada artinya pembangunan infrastruktur itu,” kata Jokowi ketika memberikan kuliah umum di Akademi Bela Negara Partai Nasdem di Jakarta, Minggu (16/7).

“Masih sangat kurang dalam menghargai kerja keras sebagai sesuatu yang luhur, juga disiplin dan patuh pada nilai-nilai atau aturan,” katanya.

Ia mencontohkan hal-hal kecil seperti ketika berlalu lintas di jalan raya seperti keharusan berdisiplin dan antre di jalan umum.

“Dibandingkan negara lain bisa maju tanpa sumber daya alam, rasanya sulit mengejar mereka kalau disiplin dan etos kerja masih seperti saat ini,” katanya.

Terkait pendirian ABN Partai NasDem, Presiden Jokowi menyambut gembira pendirian lembaga pendidikan yang bertujuan menumbuhkan semangat patriotisme dan membangun solidaritas anak bangsa dengan semangat gotong royong.

Menurut Jokowi, tantangan persaingan antarbangsa saat ini sangat kelihatan sekali. Semua negara bersaing memperebutkan kue ekonomi global atau internasional. Semua berlomba dalam bidang perdagangan, investasi dan lainnya.

“Semua negara menatap ke depan dengan inovasi baru. Misal pembangunan mobil listrik, ruang angkasa, sistem pembayaran dan lainnya. Perubahan sangat cepat, kita jangan terjebak pada pola pikir yang tidak produktif seperti demo yang tidak produktif,” tegas Jokowi.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:22 WIB

Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang ...
Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:02 WIB

Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang

Lelang barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) selesai digelar, Jumat (22/9) sore ...
Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut
Hukum - Sabtu, 23 September 2017 - 00:08 WIB

Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Chepy Iskandar menolak eksepsi yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang praperadilan ...
Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 23:59 WIB

Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menuding Panglima TNI memaksa anggotanya untuk nonton film Pengkhianatan G30S/PKI.Panglima TNI Jenderal ...
Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 21:05 WIB

Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK

Seluruh permohonan yang diajukan tim penasehat hukum Setya Novanto dijawab tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan praperadilan ...
Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 20:46 WIB

Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat

Manajemen Citilink Indonesia menyebutkan penyebab ribuan lebah nemempel disayap pesawat tujuan Batam- Kualanamu diduga karea habitat atau sarang lebah terganggu ...