Sabtu, 23 September 2017 | 07.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Polemik PPP Kubu Romy-Djan Faridz Kembali Memanas

Polemik PPP Kubu Romy-Djan Faridz Kembali Memanas

Reporter : Yudi Andriansyah | Minggu, 16 Juli 2017 - 15:29 WIB

IMG-24119

Suasana paska penyerangan atau pengambil alihan kantor DPP PPP oleh kubu Romy. Istimewa

JAKARTA, kini.co.id – Dualisme kepemimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) antara kubu M Romahurmuziy dan Djan Faridz kembali memanas dengan adanya insiden upaya pengambil alihan Kantor DPP PPP Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7) malam yang dilakukan oleh organisasi sayap PPP Kubu Romy, yakni Angkatan Muda Ka’bah (AMK), Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) dan lainnya.

Kubu PPP Djan Faridz menilai pengambil alihan tersebut merupakan bentuk penyerangan, pasalnya pengakuan memenangkan putusan Peninjau Kembali (PK) oleh kubu Romy adalah klaim semata.

Wakil Ketua Umum PPP kubu Djan Faridz, Humprey Djemat mengatkan klaim kemenangan pihak Romy adalah bohong dan hanya kabar burung belaka.

Karena sampai saat ini Mahkamah Agung belum mengeluarkan putusan resmi kepada Pengadilan Negeri, sehingga sangat tidak mungkin pihak yang berperkara mengetahui isinya secara pasti kecuali kubu Romy menggunakan jasa “calo” perkara.

“Ini perlu diinvestigasi dari mana mereka bisa tahu isi putusan, padahal pengadilan di bawahnya belum mendapat salinan putusan,” katanya.

Menurutnya, kalaupun benar putusan PK itu ada kemudian mencederai keadilan, maka sesuai dengan Surat Ederan MA Nomor 4/2016 masih terbuka diajukan PK kembali.

Untuk itu, kata Humphrey, kader dan simpatisan PPP jangan sampai terkecoh dengan berita atau tafsiran hukum yang diberikan oleh pihak yang tidak jelas.

“Kita sudah menyampaikan surat kepada Presiden Jokowi menjelaskan sengketa hukum dan posisi PPP saat ini,” katanya

Atas upaya penyerangan kantor DPP yang dilakukan kubu Romy, Humprey pun mengaku akan menindaklanjuti proses hukum dengan melaporkan kepada piak Polda Metro Jaya.

Sementara itu Sekretaris Jendral (Sekjen) PPP kubu M Romahurmuzy, Asrul Sani tak menampik jika organisasi sayapnya, AMK, GPK melakukan penyerangan ke Kantor DPP PPP.

Namun, kata Asrul aksi itu bukan penyerangan akan tetapi upaya pengambil alihan kantor oleh organisasi sayap.

“Iya saya dapat laporan jika ada akar rumput yang mau ambil alih kantor DPP. Saya baru tau shubuh,” kata Asrul usai menghadiri diskusi Solusi Akurat di Puang Oca, Senayan, Jakarta, Minggu (16/7).

Oleh karenanya Asrul meminta kepada kubu Djan Faridz agar menghormati putusan PK No. 79 PK/Pdt.Sus-Parpol/2016 yang membatalkan putusan kasasi Mahkamah Agung 601 K/Pdt.Sus-Parpol/2015 tanggal 2 November 2015.

“Kalau pemilik yang sah mengambil masa ga boleh, lantas apa legalitas pelapor yang mengaku penyerangan itu, masa mau ambil alih kok ga boleh,” ujarnya.

Asrul pun mengaku heran dengan kubu Djan Faridz yang hingga saat ini masih bersikukuh menempati kantor DPP, yang akhirnya berujung upaya pengambil alihan namun disebut kubu djan Farid penyerangan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:22 WIB

Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang ...
Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:02 WIB

Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang

Lelang barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) selesai digelar, Jumat (22/9) sore ...
Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut
Hukum - Sabtu, 23 September 2017 - 00:08 WIB

Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Chepy Iskandar menolak eksepsi yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang praperadilan ...
Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 23:59 WIB

Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menuding Panglima TNI memaksa anggotanya untuk nonton film Pengkhianatan G30S/PKI.Panglima TNI Jenderal ...
Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 21:05 WIB

Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK

Seluruh permohonan yang diajukan tim penasehat hukum Setya Novanto dijawab tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan praperadilan ...
Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 20:46 WIB

Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat

Manajemen Citilink Indonesia menyebutkan penyebab ribuan lebah nemempel disayap pesawat tujuan Batam- Kualanamu diduga karea habitat atau sarang lebah terganggu ...