Minggu, 23 Juli 2017 | 05.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Polemik PPP Kubu Romy-Djan Faridz Kembali Memanas

Polemik PPP Kubu Romy-Djan Faridz Kembali Memanas

Reporter : Yudi Andriansyah | Minggu, 16 Juli 2017 - 15:29 WIB

IMG-24119

Suasana paska penyerangan atau pengambil alihan kantor DPP PPP oleh kubu Romy. Istimewa

JAKARTA, kini.co.id – Dualisme kepemimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) antara kubu M Romahurmuziy dan Djan Faridz kembali memanas dengan adanya insiden upaya pengambil alihan Kantor DPP PPP Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7) malam yang dilakukan oleh organisasi sayap PPP Kubu Romy, yakni Angkatan Muda Ka’bah (AMK), Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) dan lainnya.

Kubu PPP Djan Faridz menilai pengambil alihan tersebut merupakan bentuk penyerangan, pasalnya pengakuan memenangkan putusan Peninjau Kembali (PK) oleh kubu Romy adalah klaim semata.

Wakil Ketua Umum PPP kubu Djan Faridz, Humprey Djemat mengatkan klaim kemenangan pihak Romy adalah bohong dan hanya kabar burung belaka.

Karena sampai saat ini Mahkamah Agung belum mengeluarkan putusan resmi kepada Pengadilan Negeri, sehingga sangat tidak mungkin pihak yang berperkara mengetahui isinya secara pasti kecuali kubu Romy menggunakan jasa “calo” perkara.

“Ini perlu diinvestigasi dari mana mereka bisa tahu isi putusan, padahal pengadilan di bawahnya belum mendapat salinan putusan,” katanya.

Menurutnya, kalaupun benar putusan PK itu ada kemudian mencederai keadilan, maka sesuai dengan Surat Ederan MA Nomor 4/2016 masih terbuka diajukan PK kembali.

Untuk itu, kata Humphrey, kader dan simpatisan PPP jangan sampai terkecoh dengan berita atau tafsiran hukum yang diberikan oleh pihak yang tidak jelas.

“Kita sudah menyampaikan surat kepada Presiden Jokowi menjelaskan sengketa hukum dan posisi PPP saat ini,” katanya

Atas upaya penyerangan kantor DPP yang dilakukan kubu Romy, Humprey pun mengaku akan menindaklanjuti proses hukum dengan melaporkan kepada piak Polda Metro Jaya.

Sementara itu Sekretaris Jendral (Sekjen) PPP kubu M Romahurmuzy, Asrul Sani tak menampik jika organisasi sayapnya, AMK, GPK melakukan penyerangan ke Kantor DPP PPP.

Namun, kata Asrul aksi itu bukan penyerangan akan tetapi upaya pengambil alihan kantor oleh organisasi sayap.

“Iya saya dapat laporan jika ada akar rumput yang mau ambil alih kantor DPP. Saya baru tau shubuh,” kata Asrul usai menghadiri diskusi Solusi Akurat di Puang Oca, Senayan, Jakarta, Minggu (16/7).

Oleh karenanya Asrul meminta kepada kubu Djan Faridz agar menghormati putusan PK No. 79 PK/Pdt.Sus-Parpol/2016 yang membatalkan putusan kasasi Mahkamah Agung 601 K/Pdt.Sus-Parpol/2015 tanggal 2 November 2015.

“Kalau pemilik yang sah mengambil masa ga boleh, lantas apa legalitas pelapor yang mengaku penyerangan itu, masa mau ambil alih kok ga boleh,” ujarnya.

Asrul pun mengaku heran dengan kubu Djan Faridz yang hingga saat ini masih bersikukuh menempati kantor DPP, yang akhirnya berujung upaya pengambil alihan namun disebut kubu djan Farid penyerangan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...
Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 17:07 WIB

Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan

Komisi IV DPR RI akan segera memanggil Menteri Pertanian terkait penggrebekan 1.000 ton beras oplosan di gudang milik PT Indo ...
Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 16:38 WIB

Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi

Anak-anak merupakan aset bangsa yang sungguh berharga. Anak-anak merupakan pesan untuk masa depan. Sehingga harus dididik, dilindungi dan dijamin haknya ...
Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 15:45 WIB

Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memantau ada delapan titik panas karena kebakaran hutan dan lahan di sejumlah ...