Sabtu, 23 September 2017 | 07.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Polri Sudah Kantongi Data Sejumlah Ormas yang Akan Dibubarkan

Polri Sudah Kantongi Data Sejumlah Ormas yang Akan Dibubarkan

Reporter : Yudi Andriansyah | Senin, 17 Juli 2017 - 01:48 WIB

IMG-24126

Kapolri Jendral Tito Karnavian , Kadiv Humas Polri Irjen Setya Wasisto.

JAKARTA, kini.co.id – Kapolri Jendral Tito Karnavian menyatakan sudah melakukan pendataan terhadap sejumlah organisasi kemasyarakatan atau ormas yang akan dibubarkan.

Data nama-nama ormas tersebut sudah disampaikan Polri kepada Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto.

“Ada beberapa ormas yang kita sudah ada datanya dan kita sampaikan ke Menko,” kata Tito seusai peresmian Akademi Bela Negara Partai Nasdem, di Jakarta, Minggu (16/7).

Tito mengatakan sejumlah instansi terkait memang terus berkoordinasi untuk melakukan pendataan mengenai ormas-ormas anti-Pancasila dan layak dibubarkan. Koordinasi dilakukan di bawah Menko Polhukam.

“Ada dari BIN (Badan Intelijen Negara), dari kejaksaan, yang perlu kita kumpulkan bersama, dari TNI (Tentara Nasional Indonesia), dari yang lain,” papar dia.

Nantinya, lanjut Kapolri, pembubaran terhadap ormas tersebut akan dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Hukum dan HAM.

Hal ini sesuai ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017.

Perppu itu mengubah aturan dalam UU Nomor 17 Tahun 2013 sehingga pemerintah tak harus menempuh jalur pengadilan untuk membubarkan suatu ormas.

Perppu tersebut diterbitkan setelah pemerintah mengumumkan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dianggap anti-Pancasila.

“Saya pikir pembubaran ormas bertentangan dengan Pancasila itu tindakan yang perlu kita lakukan. Pro dan kontra itu biasa, tapi kalau sudah bicara Pancasila, NKRI, apa pun, harus kita hadapi,” tegasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:22 WIB

Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang ...
Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:02 WIB

Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang

Lelang barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) selesai digelar, Jumat (22/9) sore ...
Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut
Hukum - Sabtu, 23 September 2017 - 00:08 WIB

Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Chepy Iskandar menolak eksepsi yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang praperadilan ...
Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 23:59 WIB

Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menuding Panglima TNI memaksa anggotanya untuk nonton film Pengkhianatan G30S/PKI.Panglima TNI Jenderal ...
Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 21:05 WIB

Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK

Seluruh permohonan yang diajukan tim penasehat hukum Setya Novanto dijawab tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan praperadilan ...
Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 20:46 WIB

Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat

Manajemen Citilink Indonesia menyebutkan penyebab ribuan lebah nemempel disayap pesawat tujuan Batam- Kualanamu diduga karea habitat atau sarang lebah terganggu ...