Sabtu, 23 September 2017 | 07.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Masyarakat Adat Nusantara Desak KPK Tangkap Faris Umlati

Masyarakat Adat Nusantara Desak KPK Tangkap Faris Umlati

Reporter : Fadilah | Senin, 17 Juli 2017 - 12:53 WIB

IMG-24130

Aksi masyarakat Adat Nusantara mendesak KPK tangkap Faris Umlati, Bupati Raja Ampat. KiniNews/Fadilah.

JAKARTA, kini.co.id

Ratusan pemuda dari Masyarakat Adat Nusantara Raja Ampat, Papua Barat mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin, (17/7).

Mereka meminta KPK untuk menindaklanjuti laporan dari aliansi masyarakat raja ampat terkait sejumlah dugaan korupsi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Papua Barat.

“Kami terlantar di tanah kami sendiri, kami ingin kesejahteraan. Kami meminta KPK untuk menindaklanjuti laporan kami yang tertanggal 9 Mei 2017,” kata orator.

Pantauan dilokasi, massa membentangkan spanduk bertuliskan “Tangkap Faris Umlati”. Faris merupakan Bupati di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Orator menduga Faris melakukan sejumlah penyimpangan. Penyimpangan pertama adalah terkait adanya kucuran anggaran sebesar Rp 122,5 triliun untuk pembanhunan jalan di Raja Ampat.

“Tapi pembangunan jalan sampai saat ini belum selesai. Kemudian 17 proyek, memang sudah ditolak namun pembangunannya tetap dilaksanakan dan masih banyak lagi korupsi yang dilakukan,” pungkasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:22 WIB

Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang ...
Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:02 WIB

Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang

Lelang barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) selesai digelar, Jumat (22/9) sore ...
Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut
Hukum - Sabtu, 23 September 2017 - 00:08 WIB

Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Chepy Iskandar menolak eksepsi yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang praperadilan ...
Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 23:59 WIB

Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menuding Panglima TNI memaksa anggotanya untuk nonton film Pengkhianatan G30S/PKI.Panglima TNI Jenderal ...
Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 21:05 WIB

Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK

Seluruh permohonan yang diajukan tim penasehat hukum Setya Novanto dijawab tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan praperadilan ...
Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 20:46 WIB

Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat

Manajemen Citilink Indonesia menyebutkan penyebab ribuan lebah nemempel disayap pesawat tujuan Batam- Kualanamu diduga karea habitat atau sarang lebah terganggu ...