Minggu, 23 Juli 2017 | 05.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ternyata Penyimpan Tas yang Diduga Berisi Bom di Depok Adalah Orang Gila

Ternyata Penyimpan Tas yang Diduga Berisi Bom di Depok Adalah Orang Gila

Reporter : Yudi Andriansyah | Senin, 17 Juli 2017 - 13:18 WIB

IMG-24132

Tim penjinak bom sterilisasi lokasi penemuan tas mencurigakan di Terminal Depok, Senin (3/7). Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso.

DEPOK, kini.co.id – Aparat Kepolisian Polresta Depok selesai melakukan pemeriksaan terhadap Daseng Rustana, pelaku penyimpan tas di Trotoar depan ITC Depok Jl. Margonda Raya Depok pada awal Juli lalu yang sempat membuat geger dikira berisi bom.

Berdasarkan hasil test pemeriksaan kejiwaan, ternyata pelaku mengalami gangguan jiwa alias orang gila.

Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Firdaus kepada wartawan, Senin (17/7), mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaam tim kedokteran dari Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur Daseng mengalami gangguan Skizofrenia atau gangguan jiwa.

Dikatakannya, pelaku tidak mampu memahami nilai dan resiko tindak pidana yang diduga dilakukannya.

Pelaku membutuhkan perawatan dan pengobatan Psikiatri serta pengawasan ketat karena adanya resiko perilaku yang membahayakan diri dan orang lain atau lingkungannya.

Selanjutnya, kata Firdaus, pelaku telah dipulangkan dari Rumah Sakit dan telah dikembalikan kepada orang tuanya untuk pengobatan kejiwaan lebih lanjut.

Masih dijelaskan Firdaus, Ppada Senin (3/7) lalu sekitar jam 08.00 WIB. Daseng berangkat dari rumah ayah tirinya, Idang Suparmandi Parung Bogor untuk pulang ke Bandung dengan membawa tas gemblok berisi pakaian serta membawa tas slempang kecil.

Namun sesampainya di Terminal Depok Daseng turun dari angkot kemudian berjalan dan menaruh tas gemblok maupun tas slempang yang di trotoar depan ITC kemudian ditinggal pergi kearah utara.

Setelah Daeng meletakan dua tasnya tersebut kemudian pergi begitu saja warga yang mengira tas itu berisi bom akhirnya geger dan menghubungi aparat kepolisan.

Polisi pun bergerak mengamankan tas dan mensterilkan lokasi penemuan tas dan menjadi tontonan.

Saat dilakukan pemeriksaan, dari dalam tas ada HP berbunyi yang memanggil yakni dari keluarga Daseng, disebutkan bahwa pemilik tas adalah Daseng dan saat itu ada di Parung dirumah ayahnya.

Ia pulang tanpa alas kaki dan kelelahan, akhirnya Polisi pun menjemput untuk dimintai keterangan.

Namun, saat dimintai keterangan oleh polisi, jawaban Daseng tidak nyambung dengan pertanyaan, seperti orang linglung, pandangannya pun kosong.

Setelah diperiksakan ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk dilakukan tes kejiwaan dan diobservasi selama 10 hari dokter menyatakan Daseng mengalami gangguan jiwa. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...
Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 17:07 WIB

Gudang Beras PT IBU Digrebek, DPR Bakal Panggil Mentan

Komisi IV DPR RI akan segera memanggil Menteri Pertanian terkait penggrebekan 1.000 ton beras oplosan di gudang milik PT Indo ...
Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 16:38 WIB

Komnas PA: Jangan Ajarkan Anak Kebencian dan Intoleransi

Anak-anak merupakan aset bangsa yang sungguh berharga. Anak-anak merupakan pesan untuk masa depan. Sehingga harus dididik, dilindungi dan dijamin haknya ...
Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 15:45 WIB

Kebakaran Hutan Sebabkan Titik Api di Riau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memantau ada delapan titik panas karena kebakaran hutan dan lahan di sejumlah ...