Sabtu, 23 September 2017 | 07.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ini Penjelasan Polisi Soal Penangkapan dan Luka Anak Jeremy Thomas

Ini Penjelasan Polisi Soal Penangkapan dan Luka Anak Jeremy Thomas

Reporter : Zainal Bakri | Senin, 17 Juli 2017 - 16:38 WIB

IMG-24141

Axel Matthew, Putra Jeremy Thomas yang mengalami luka akibat pergumulan dengan polisi. Istimewa.

JAKARTA, kini.co.id – Polisi yang sempat mengamankan anak lelaki aktor senior Jeremy Thomas, Axel Matthew diduga terkait dengan transaksi narkoba berjenis Happy Five.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan Axel diamankan berawal dari adanya seseorang berinisial JV yang membawa 1.118 strip happy five imasukkan ke dalam kotak obat melalui terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

“Jadi begini, Jumat (14/7) di terminal 3, Bea Cukai mengontak, ada dari Kuala Lumpur yang membawa 1.118 strip Happy five dimasukkan kotak panadol. Dari Soekarno Hatta, ada datang ke terminal 3 untuk mengecek. Di sana ditemukan satu orang, diamankan namanya JV,” jelas Argo, Senin (17/7/2017).

Selain JV, satu orang lainnya berinisial DRW juga ditetapkan sebagai tersangka pembeli dan pemilik. Keduanya merupakan Warga Indonesia yang baru saja kembali dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam pengembangan polisi kemudian menemukan adanya lima orang pemesan dan salah satunya diduga merupakan putra dari Jeremy Thomas.

“Ada pemesan lima orang, salah satunya anak Jeremy Thomas itu, sudah transfer semua, inisialnya AMT,” tambah Argo.

Menurut Argo, ke 1.118 strip Happpy Five tersebut akan dibagi-bagi kepada para pemesan.

Berdasarkan pengembangan yang dilakukan atas tersangka JV, polisi mengetahui bahwasanya pemesan telah mentransfer uang sebesar Rp1,5 juta untuk membeli Happy Five ketika JV masih berada di Malaysia.

Polisi pun telah menemukan barang bukti berbentuk bukti transfer.

Terkait luka lebam yang dialami Axel, menurut Argo, hal tersebut terjadi saat pihak anggota kepolisian dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta melakukan penangkapan di Hotel Crystal, Kemang, Jakarta Selatan.

Namun, Axel berusaha melarikan diri sehingga terjadi pergumulan antara polisi dengan Alex.

“Anggota dari Soekarno-Hatta melakukan penangkapan di hotel itu. Nah, kemudian terjadi, karena dia lari, kita kejar. Nah, terjadi pergumulan itu. Pergumulan di sana. Akhirnya orang tua ini datang membawa anaknya . Jadi dengan seperti itu, bergumul, pasti adalah [luka] di situ,” tegasnya.

Menanggapi tindakan yang akan diambil oleh pihak Jeremy Thomas yang mengambil jalur hukum terkait masalah lebam di tubuh putranya dengan melaporkan pihak yang diduga menganiaya ke Prompam Polda Metro Jaya.

Argo mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut, karena dengan adanya laporan itu bisa menjadi sarana bagi kedua belah pihak untuk saling mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:22 WIB

Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang ...
Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:02 WIB

Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang

Lelang barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) selesai digelar, Jumat (22/9) sore ...
Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut
Hukum - Sabtu, 23 September 2017 - 00:08 WIB

Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Chepy Iskandar menolak eksepsi yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang praperadilan ...
Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 23:59 WIB

Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menuding Panglima TNI memaksa anggotanya untuk nonton film Pengkhianatan G30S/PKI.Panglima TNI Jenderal ...
Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 21:05 WIB

Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK

Seluruh permohonan yang diajukan tim penasehat hukum Setya Novanto dijawab tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan praperadilan ...
Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 20:46 WIB

Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat

Manajemen Citilink Indonesia menyebutkan penyebab ribuan lebah nemempel disayap pesawat tujuan Batam- Kualanamu diduga karea habitat atau sarang lebah terganggu ...