Senin, 20 November 2017 | 04.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Blokir Telegram adalah Tindakan Terburu-buru

Blokir Telegram adalah Tindakan Terburu-buru

Reporter : Rakisa | Senin, 17 Juli 2017 - 19:56 WIB

IMG-24154

Telegram. (ist)

JAKARTA, kini.co.id – Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, pemblokiran media sosial Telegram tak ubah seperti masyarakat komunis Korea Utara.

“Mestinya pemerintah tahu cara baru mencegah radikalisme. Cara canggih daripada blokir, membubarkan dan meminta masyarakat Indonesia bersikap seperti rakyat Korea Utara,”ucap Hendri, Senin (17/7).

Hendri menyatakan memblokir merupakan cara paling mudah dalam mencegah. Tapi upaya itu hanya bersifat sementara.

Karena, pada dasarnya, mencegah radikalisme itu adalah kewajiban pemerintah dan pemblokiran Telegram merupakan tindakan terburu-buru. Hanya menunjukkan lemahnya fungsi dan perencanaan negara menghadapi radikalisme.

Diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Jumat (14/7) lalu memblokir media sosial Telegram dengan alasan membahayakan keamanan negara karena tidak menyediakan SOP dalam penanganan terorisme.

Bahkan pemerintah menyebutkan, Telegram bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, disturbing images, dan lain-lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:38 WIB

Tiba di KPK Setya Novanto Kenakan Rompi Orange

Tersangka Kasus Korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:26 WIB

RSCM pastikan Setnov tak perlu lagi dilakukan rawat inap

Pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana memastikan Setya Novanto tak perlu melakukan rawat inap.Kepastian itu setelah pihak RSCM dan ...
Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 00:19 WIB

Pembantaran Dicabut, Novanto Resmi Jadi Penghuni Rutan KPK

Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) menghentikan pembantaran penahanan terhadap Setya Novanto. Sebab mulai Ahad (19/11) malam, tersangka korupsi e-KTP itu ...
Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 20:55 WIB

Hasil olah TKP, kecepatan mobil yang ditumpangi Setnov 40 km perjam

Polda Metro Jaya menduga kecepatan kendaraan yang ditumpangi tersangka korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik Setya Novanto saat terjadi ...
Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 19:19 WIB

Lima perwira TNI tolak kenaikan pangkat layak jadi tauladan

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan penghargaan kepada 63 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera atas keberhasilannya ...
Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat
Peristiwa - Minggu, 19 November 2017 - 18:33 WIB

Lima perwira TNI yang pimpin pembebasan sandera tolak kenaikan pangkat

Sebuah peristiwa yang patut diapresiasi, saat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberi kenaikan pangkat luar biasa untuk 58 anggota TNI ...