Sabtu, 23 September 2017 | 07.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ini Lima Poin Dasar KPK Tetapkan Setya Novanto Tersangka

Ini Lima Poin Dasar KPK Tetapkan Setya Novanto Tersangka

Reporter : Fadilah | Senin, 17 Juli 2017 - 20:14 WIB

IMG-24155

Ketua KPK Agus Rahardjo. (ist)

JAKARTA, kini.co.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan ada lima yang menjadi dasar lembaganya menetapkan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP.

“Pertama, sebelum ditetapkan tersangka KPK mencermati fakta persidangan dari keterangan 2 terdakwa. Kedua, KPK tetapkan saudara Setya Novanto anggota DPR periode 2009-2014 sebagai tersangka, karena diduga bertujuan untungkan diri sendiri, orang lain, koperasi menggunakan kesewenanganya hingga mengakibatkan kerugian 2,3 triliun d pengadaan 5,9 triliun,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers di kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (17/7).

Ketiga, kata Agus, Setnov disinyalir memiliki peran dalam kasus tersebut. Mulai dari perencanaan hingga pengadaan barang dan jasa.

“Melalui Andi Agustinus alias Andi Narogong diduga memiliki peran baik perencanan, pembahasan di DPR, proses pengadaan barang jasa,” paparmya.

Keempat, Setnov melalui orang yang sama AA diduga telah mengakomodir peserta, sehingga dapat menentukan pemenang pengadaan KTP elektronik terswbut.

“Setya Novanto melalui Aandi Agustinus alias Andi Narogong diduga telah mengkondisikan peserta dan pemenangan pengadaan jasa,” ucapnya.

Kelima, alat bukti yang meyakinkan KPK ialah terungkap fakta bahwa proyek itu memang sudah direncanakan.

“Hal ini sebagaimana terungkap fakta persidangan, diduga sudah direncanakan di pengadaan dan penganggaran,” pungkasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:22 WIB

Buka Kejurnas Karate 2017, ini pesan Panglima TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Panglima TNI ke-V Tahun 2017, yang ...
Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 01:02 WIB

Satu Mobil Jaguar milik M Sanusi tak laku dilelang

Lelang barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) selesai digelar, Jumat (22/9) sore ...
Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut
Hukum - Sabtu, 23 September 2017 - 00:08 WIB

Hakim tolak eksepsi KPK, praperadilan Novanto dilanjut

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Chepy Iskandar menolak eksepsi yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang praperadilan ...
Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 23:59 WIB

Soal nobar G30S/PKI, Panglima TNI: Menhan tak punya kewenangan terhadap saya

Menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menuding Panglima TNI memaksa anggotanya untuk nonton film Pengkhianatan G30S/PKI.Panglima TNI Jenderal ...
Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 21:05 WIB

Dalil yang diajukan Setya Novanto disanggah tuntas KPK

Seluruh permohonan yang diajukan tim penasehat hukum Setya Novanto dijawab tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan praperadilan ...
Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 20:46 WIB

Diduga sarang dirusak penyebab ribuan lebah menempel di sayap pesawat

Manajemen Citilink Indonesia menyebutkan penyebab ribuan lebah nemempel disayap pesawat tujuan Batam- Kualanamu diduga karea habitat atau sarang lebah terganggu ...