Senin, 11 Desember 2017 | 09.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Darmin Bantah Ekonomi Indonesia Loyo

Darmin Bantah Ekonomi Indonesia Loyo

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 8 Agustus 2017 - 22:26 WIB

IMG-24924

Mentri Koordinator Perekonomian, Darmin nasution. Foto Istimewa

JAKARTA, kini.co.id – Anggapan adanya pelemahan ekonomi Indonesia oleh sejumlah pihak dibantah tegas Mentri Koordinator Perekonomian, Darmin nasution.

Darmin menilai anggapan tersebut tanpa dasar, pasalnya pertumbuhan ekonomi triwulan II 2017 tidak jelek namun juga tidak terlalu bagus.

“Ukuran yang digunakan adalah pada bulan Juni, yang merupakan akhir bulan puasa, menjelang Lebaran yang memang orang menyimpan dulu uangnya di bank dan saat Lebaran dan setelahnya baru membelanjakannya,” kata Darmin di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8/8).

Darmin menyebutkan komposisi angka-angka dalam mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini cukup seimbang mulai dari konsumsi, investasi, serta dan ekspor impor.

Lanjutnya, dilihat dari sektornya, pertanian, jasa, semuanya bagus sehingga sebenarnya kalau dilihat kondisi ekonomi berjalan cukup baik. Walaupun ada yang mengatakan melambat tetapi saat ini masih kuartal II.

“Target kita 5,2 persen kan satu tahun,” katanya.

Ia juga mengingatkan daya beli masyarakat juga harus diukur dengan indikator yang benar.

“Kalau cuma dari para peritel ya kurang akurat,” katanya.

Darmin menegaskan perdanganan dalam jaringan ada yang masuk dan ada yang tidak dalam perhitungan daya beli masyarakat.

“Harusnya masuk ke dalam national payment gateway dan bisa meng-capture perdagangan elektronik kita tetapi kita belum sampai. Jadi banyak sirkuit internasional perdagangan belum ada yang tahu,” katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan II 2017 tumbuh sebesar 5,01 persen (year on year).

Pertumbuhan itu didukung oleh PMTB yang tumbuh 5,35 persen, konsumsi rumah tangga 4,95 persen, ekspor 3,36 persen, impor 0,55 persen dan konsumsi LNPRT 8,49 persen.

Namun, konsumsi pemerintah mengalami kontraksi dan tumbuh negatif 1,93 persen karena realisasi belanja pegawai dan belanja barang yang turun dibandingkan periode sama tahun 2016.

Dengan demikian, secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi nasional pada semester I 2017 tercatat mencapai 5,01 persen.

Sementara itu, pemerintah dalam APBNP 2017 menetapkan asumsi dasar makro untuk pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia emas, siapa tahu?
Secangkir Kopi - Senin, 11 Desember 2017 - 08:47 WIB

Indonesia emas, siapa tahu?

Tolonglah saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau lembaga, lembaga yang ...
Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara
Peristiwa - Senin, 11 Desember 2017 - 06:52 WIB

Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto mengajak media massa baik televisi, cetak maupun online agar bersama-sama ikut menjaga kedaulatan dan ...
Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan
Politik - Minggu, 10 Desember 2017 - 23:25 WIB

Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku prihatin dengan munculnya fenomena "kesalahpahaman" yang dapat dikhawatirkan merusak persatuan bangsa saat ini.Demikian hal ...
YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi
Ekonomi - Minggu, 10 Desember 2017 - 22:49 WIB

YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menduga kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang terjadi di beberapa ...
Ngopi bareng Panglima TNI di udara
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:20 WIB

Ngopi bareng Panglima TNI di udara

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto punya cara tersendiri mengawali masa jabatan bersama awak media. Melalui kegiatan bertajuk 'Ngopi Bareng di ...
Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:00 WIB

Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan bertekadnya untuk meneruskan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan membangun angkatan perang yang ...