Sabtu, 19 Agustus 2017 | 06.57 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Fahri Sebut Praktik Hukum KPK Mirip Kopkamtib

Fahri Sebut Praktik Hukum KPK Mirip Kopkamtib

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 8 Agustus 2017 - 22:46 WIB

IMG-24926

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (KiniNews/Bayu Putra)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah kembali melontarkan serangannya terhadap lembaga anti rasuah dengan plesetan bahwa KPK kepanjangan dari Kantor Pemberitaan Korupsi.

Fahri menyatakan hal itu lantaran KPk dinilai semakin intens menggelar konferensi pers kepada media dengan mengumumkan orang-orang yang masuk target lembaga antirasuah itu.

“Harus diam-diam sajalah. Kalau terus bikin opini kan repot,” kata Fahri saat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (8/8).

Fahri juga menyindir pernyataan penyidik senior KPK Novel Baswedan yang dinilainya kontroversial.

“Novel bikin opini dari Singapura, tembak sana tembak sini. Disuruh diperiksa nggak mau. Ini apa ini, kok negara ini jadi milik KPK,” kata Fahri.

Untuk itu, Fahri mendesak KPK agar kembali ke jalan yang benar dan diminta diam sejenak tidak terus menebar opini.

Terlebih KPK, kata Fahri banyak bermasalah berdasarkan hasil temuan Pansus Angket DPR untuk KPK yang tidak sesuai dengan aturan main, misalnya memutuskan perkara secara sepihak, menetapkan tersangka tanpa alat bukti, dan memakai media untuk mengintimidasi.

Ia menyebutkan langkah KPK dalam pelaksanaannya dianggap kelewatan dan dianggap sama dengan Kopkamtib (Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban) era orde baru atau Gestapu.

“Praktek hukum yang dijalankan KPK menurut saya mirip dengan Kopkamtib zaman orde baru atau Gestapu zaman Hitler,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Syukuran Ultah Ke-67, OSO Mengaku Bahagia Dapat Hadiah Sepeda dari Jokowi
Politik - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 01:04 WIB

Syukuran Ultah Ke-67, OSO Mengaku Bahagia Dapat Hadiah Sepeda dari Jokowi

Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang alias OSO menggelar syukuran ulang tahun yang ke-67 di kediamannya kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, ...
Fraksi PPP Inisiasi Pembentukan Satgas Kasus First Travel
Hukum - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Fraksi PPP Inisiasi Pembentukan Satgas Kasus First Travel

Menindaklanjuti pengaduan ratusan calon jamaah umroh korban penipuan First Travel, lembaga DPR menegaskan akan mengusut gagalnya perusahaan yang memberangkatkan umrah ...
Jamaah First Travel Ngadu ke DPR Ingin Tetap Berangkat Umroh
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:47 WIB

Jamaah First Travel Ngadu ke DPR Ingin Tetap Berangkat Umroh

Ratusan korban jamaah umroh First Travel yang mengadukan nasibnya ke DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/8) siang. Pada pertemuan itu mereka ...
China Development Bank Akan Buka Perwakilan di Indonesia
Ekonomi - Jumat, 18 Agustus 2017 - 22:29 WIB

China Development Bank Akan Buka Perwakilan di Indonesia

Investasi China ke Indonesia akan joran-joran seiring dengan sejumlah proyek insfrastruktur yang dibiayainya di tanah air, seperti kereta cepat Jakarta-Surabaya ...
Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:50 WIB

Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018

Satu tahun menjelang Pemilihan Umum 2019, anggaran bantuan sosial pemerintahan Jokowi-JK melonjak ditahun 2018 naik dan jor-joran. Tak hanya dari ...
Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:13 WIB

Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR

Ratusan korban biro perjalanan umrah First Travel mengadukan nasibnya ke DPR dan diterima Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kompleks ...