Rabu, 13 Desember 2017 | 10.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Fahri Sebut Praktik Hukum KPK Mirip Kopkamtib

Fahri Sebut Praktik Hukum KPK Mirip Kopkamtib

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 8 Agustus 2017 - 22:46 WIB

IMG-24926

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (KiniNews/Bayu Putra)

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah kembali melontarkan serangannya terhadap lembaga anti rasuah dengan plesetan bahwa KPK kepanjangan dari Kantor Pemberitaan Korupsi.

Fahri menyatakan hal itu lantaran KPk dinilai semakin intens menggelar konferensi pers kepada media dengan mengumumkan orang-orang yang masuk target lembaga antirasuah itu.

“Harus diam-diam sajalah. Kalau terus bikin opini kan repot,” kata Fahri saat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (8/8).

Fahri juga menyindir pernyataan penyidik senior KPK Novel Baswedan yang dinilainya kontroversial.

“Novel bikin opini dari Singapura, tembak sana tembak sini. Disuruh diperiksa nggak mau. Ini apa ini, kok negara ini jadi milik KPK,” kata Fahri.

Untuk itu, Fahri mendesak KPK agar kembali ke jalan yang benar dan diminta diam sejenak tidak terus menebar opini.

Terlebih KPK, kata Fahri banyak bermasalah berdasarkan hasil temuan Pansus Angket DPR untuk KPK yang tidak sesuai dengan aturan main, misalnya memutuskan perkara secara sepihak, menetapkan tersangka tanpa alat bukti, dan memakai media untuk mengintimidasi.

Ia menyebutkan langkah KPK dalam pelaksanaannya dianggap kelewatan dan dianggap sama dengan Kopkamtib (Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban) era orde baru atau Gestapu.

“Praktek hukum yang dijalankan KPK menurut saya mirip dengan Kopkamtib zaman orde baru atau Gestapu zaman Hitler,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...
Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:10 WIB

Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang ada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.Firman tiba ...
Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:29 WIB

Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat telah menetapkan susunan Majelis Hakim dalam perkara korupsi pengadaan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis ...
Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:26 WIB

Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto

Sidang kasus dugaan korupsi megaproyek pengadaan e-KTP, dengan tersangka Setya Novanto, akan mulai digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 13 ...
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...