Jumat, 20 Oktober 2017 | 15.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK: Pengembalian Uang Tak Hentikan Pengusutan Kasus PT DGI

KPK: Pengembalian Uang Tak Hentikan Pengusutan Kasus PT DGI

Reporter : Fadilah | Rabu, 9 Agustus 2017 - 10:07 WIB

IMG-24933

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. KiniNews/Fadilah.

Jakarta, kini.co.id – Meski telah mengembangkan uang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kasus korupsi yang menjerat PT DGI (Duta Graha Indah) akan terus diusut.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengayakan pengembalian uang Rp 15 miliar tersebut selanjutnya akan masuk ke dalam berkas perkara.

“Pengembalian ini akan masuk dalam berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, (9/8/2017).

Diketahui berdasarkan dugaan sementara, kasus tersebut menimbulkan kerugian negara sebanyak Rp 25 miliar, terkait hal tersebut, Febri kemudian menjelaskan prosedur pengembalian uang korupsi kepada KPK yang dilakukan oleh setiap tersangka maupun saksi.

Menurutnya uang yang dikembalikan itu statusnya masih berupa uang yang dititipkan.

“Setelah putusan barulah nanti ditentukan eksekusi yang dilakukan itu kerugian keuangan negaranya itu berapa. Fix nilai kerugian keuangan negaranya itu akan ditentukan oleh putusan hakim nantinya. Dan siapa yang memiliki kewajiban untuk mengembalikan itu juga ditentukan putusan hakim,” pungkasnya.

Penetapan PT DGI sebagai tersangka korporasi dilakukan KPK pada 5 Juli 2017. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan penyidikan perkara yang menjerat pejabat pembuat komitmen proyek RA Udayana, Dudung Purwadi dan Made Meregawa.

KPK menduga, PT DGI melalui Dudung telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri atau orang lain atau korporasi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fadli Zon: Pencabutan moratorium reklamasi seperti menikung di injury time
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:44 WIB

Fadli Zon: Pencabutan moratorium reklamasi seperti menikung di injury time

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyoroti polemik reklamasi yang saat ini masih bergulir. Dia mengaku heran dengan pencabutan moratorium persis ...
Garuda Indonesia siap maksimalkan potensi Bandara Kertajati
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:35 WIB

Garuda Indonesia siap maksimalkan potensi Bandara Kertajati

Maskapai nasional Garuda Indonesia siap mengembangkan potensi Bandara Kertajati di Majalengak, Jawa Barat. Pengembangan tersebut tertuang dalam penandatangan kerjasama yang ...
Gerindra nilai perppu ormas menyimpan bahaya
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Gerindra nilai perppu ormas menyimpan bahaya

Politisi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menegaskan ulang sikap Gerindra menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang ...
Bertemu Gubernur Prefektur Aichi, Airlangga bahas tiga komitmen
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:28 WIB

Bertemu Gubernur Prefektur Aichi, Airlangga bahas tiga komitmen

Dalam kunjungannya dihari ketiga, Kamis (19/10) ke Jepang, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto bertemu dengan Gubernur Prefektur Aichi, Hideaki Ohmura. Keduanya ...
Kebijakan ekonomi Jokowi belum dirasakan pengusaha daerah
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:19 WIB

Kebijakan ekonomi Jokowi belum dirasakan pengusaha daerah

Paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan pemerintah Jokowi dalam mendorong  perbaikan iklim investasi dan  ekonomi Indonesia dinilai masih jauh dari ...
Setya Novanto kembali mangkir hadiri sidang Andi Narogong
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 12:54 WIB

Setya Novanto kembali mangkir hadiri sidang Andi Narogong

Ketua DPR Setya Novanto kembali tidak menghadiri sidang kasus dugaan korupsi e-KTP sebagai saksi untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias ...