Minggu, 25 Februari 2018 | 18.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK: Pengembalian Uang Tak Hentikan Pengusutan Kasus PT DGI

KPK: Pengembalian Uang Tak Hentikan Pengusutan Kasus PT DGI

Reporter : Fadilah | Rabu, 9 Agustus 2017 - 10:07 WIB

IMG-24933

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. KiniNews/Fadilah.

Jakarta, kini.co.id – Meski telah mengembangkan uang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kasus korupsi yang menjerat PT DGI (Duta Graha Indah) akan terus diusut.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengayakan pengembalian uang Rp 15 miliar tersebut selanjutnya akan masuk ke dalam berkas perkara.

“Pengembalian ini akan masuk dalam berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, (9/8/2017).

Diketahui berdasarkan dugaan sementara, kasus tersebut menimbulkan kerugian negara sebanyak Rp 25 miliar, terkait hal tersebut, Febri kemudian menjelaskan prosedur pengembalian uang korupsi kepada KPK yang dilakukan oleh setiap tersangka maupun saksi.

Menurutnya uang yang dikembalikan itu statusnya masih berupa uang yang dititipkan.

“Setelah putusan barulah nanti ditentukan eksekusi yang dilakukan itu kerugian keuangan negaranya itu berapa. Fix nilai kerugian keuangan negaranya itu akan ditentukan oleh putusan hakim nantinya. Dan siapa yang memiliki kewajiban untuk mengembalikan itu juga ditentukan putusan hakim,” pungkasnya.

Penetapan PT DGI sebagai tersangka korporasi dilakukan KPK pada 5 Juli 2017. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan penyidikan perkara yang menjerat pejabat pembuat komitmen proyek RA Udayana, Dudung Purwadi dan Made Meregawa.

KPK menduga, PT DGI melalui Dudung telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri atau orang lain atau korporasi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...
TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum
Pendidikan - Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:49 WIB

TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) memberi semangat kepada ...