Selasa, 12 Desember 2017 | 11.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Teror Kepada Novel Baswedan; Satu Mata Dihilangkan, Jutaan Mata Menyoroti

Teror Kepada Novel Baswedan; Satu Mata Dihilangkan, Jutaan Mata Menyoroti

Reporter : Fadilah | Rabu, 9 Agustus 2017 - 14:26 WIB

IMG-24941

Aksi teatrikal terkait teror kepada Novel Baswedan. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Pemuda pemudi antikorupsi yang tergabung dalam Sekolah Anti Korupsi (Sakti) mengadakan aksi teatrikal usut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (9/8/2017).

Pantauan tim redaksi dilokasi, mereka mengenakan topeng dengan satu mata dihilangkan. Ada yang menggunakan wajah Novel Baswedan, Tito Karnavian dan juga wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Aksi teatrikal tersebut dilakukan untuk mengingatkan kepada Jokowi bahwa aparat Kepolisian masih belum menemukan tersangka penyiraman air keras dan aktor intelektual dari penyiraman tersebut. Padahal hari ini merupakan hari ke-120.

“Serangan yang dialami Novel Baswedan adalah contoh nyata dari serangan koruptor terhadap lembaga, organisasi, penegak hukum yang sedang mengusut kasus korupsi yang semakin menggurita. Ini semakin menunjukkan bahwa negara telah abai dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” ucap Orator.

Sakti berpendapat, peristiwa ini tidak bisa dilihat sebagai tindak kriminal biasa. Namun, harus dilihat dari apa yang sedang dilakukan oleh Novel Baswedan.

Saat kejadian berlangsung Novel sedang menyidik kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun. Persitiwa ini dinilainya merupakan perlawanan balik koruptor terhadap secara institusi maupun Novel sebagai individu.

“Sayangnya, hal ini tak pernah bisa dilakukan oleh penegak hukum. Oleh karena itu, hal yang wajar jika publik menganggap bahwa negara dan aparat penegak hukum tidak memiliki komitmen serius dalam pemberantasan korupsi,” katanya.

Meski demikian lanjut Orator, Novel tidak sendirian, saat ini ada jutaaan mata menyoroti kasus ini. Masyarakat di berbagai daerah sedang menunggu keseriusan pemerintah dan penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini.

“Tak hanya itu, masyarakat juga menunggu sikap tegas dari Presiden Joko Widodo untuk mendorong dan kepada kepolisian untuk mengusut tuntas perkara ini memberikan deadline kepada kepolisian untuk mengusut tuntas perkara ini,” tegasnya.

Mata masyarakat Indonesia terus memantau kasus ini. Ketidakseriusan, pembiaran, bahkan kesengajaan yang dilakukan oleh pemerintah dan penegak hukum akan melahirkan kekecewaan dan kemarahan ya nantinya bisa menjadi pertawanan yang semakin kuat serta terorganisir.

“Kita tidak pernah menutup mata dan diam untuk terus memantau serta berteriak atas praktik korupsi yang terjadi di bumi pertiwi, Indonesia,” kata dia.

Adapun Sekolah Anti Korupsi(SAKTI), ICW 2017 menuntut agar Presiden Joko Widodo segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). Keberadaan TGPF ini diyakini menjadi penting agar penegak penyelidikan yang dilakukan langsung di bawah supervisi Presiden dan bisa diisi oleh gabungan penegak hukum serta masyarakat sipil.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:01 WIB

KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, ...
Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.Sebagai pilihan, pemerintah ...
Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:15 WIB

Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali

Untuk yang ke-7 kalinya ajang Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) 2017/2018 yang digagas oleh Indonesia Travel and Tourism ...
70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 09:40 WIB

70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM

Kementerian Perindustrian memfasilitasi sebanyak 70 industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif yang berasal dari beberapa sentra Pulau Jawa untuk bekerja sama dengan 30 pemasok ...
Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:34 WIB

Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR

Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel terus mendapat kecaman. Sebagai bentuk dukungan ...
Batal Menjadi Ketua DPR RI, Aziz Legowo
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:30 WIB

Batal Menjadi Ketua DPR RI, Aziz Legowo

Politikus Partai Golkar Aziz Syamsudin mengaku tak masalah jika dirinya batal menjadi ketua DPR.Rapat Badan Musyawarah (Bamus) hari ini menyerahkan ...