Thursday, 19 July 2018 | 20.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kajari Pamekasan Diperiksa KPK Untuk Mencocokan Suara yang Ada di Sadapan

Kajari Pamekasan Diperiksa KPK Untuk Mencocokan Suara yang Ada di Sadapan

Reporter : Fadilah | Wednesday, 9 August 2017 - 16:05 WIB

IMG-24943

Kajari Pamekasan di KPK. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pamekasan, Rudy Indra Prasetya yang telah menjadi tersangka penerima suap terkait pulbaket dugaan penyelewengan dana desa di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Rabu, (9/8/2017).

Rudy menjalani pemeriksaan sekitar tiga jam.

Kuasa Hukum Rudy yaitu Ade Yuliawan mengakui, dalam pemeriksaan ini, kliennya hanya dicocokan suaranya atas rekaman suara hasil sadapan penyidik KPK.

“Hari terkait pemeriksaan sebagai tersangka untuk saksi, tapi lebih ke pencocokan suara. Mungkin suaranya nanti dicocokan dengan hasil telepon yang disadap oleh KPK,” ujar Ade di Gedung KPK.

Hanya saja, ia belum mau menyebutkan apa isi dari percakapan tersebut. Ia berdalih tak mendampingi saat pemeriksaan tadi.

“Saat pemeriksaan tidak didampingi oleh pengacara karena masih diperiksa sebagai saksi,” pungkasnya.

Pada hari ini, penyidik KPK melakukan pemeriksaan silang terhadap para tersangka kasus tersebut. Dimana Rudy diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Achmad Syafii, kemudian Noer Salehhoeddin diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Agus Mulyadi, Sutjipto Utomo diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Agus Mulyadi, Agus Mulyadi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Achmad Syafi’i, dan Achmad Syafi’i diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Rudy Indra Prasetya.

Adapun Rudy sendiri dalam kasus ini berperan sebagai penerima suap. Ia menerima suap dari sejumlah pejabat di Pemerintah Kabupaten Pamekasan sebesar Rp 250 juta. Suap tersebut untuk mengamankan pulbaket dugaan penyelewengan dana desa di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur,

Akibat perbuatannya itu, Rudy disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...