Rabu, 13 Desember 2017 | 10.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mentri Airlangga Minta Blackberry Tambah Jenis BB Merah Putih

Mentri Airlangga Minta Blackberry Tambah Jenis BB Merah Putih

Reporter : Sindi Violinda | Rabu, 9 Agustus 2017 - 19:53 WIB

IMG-24949

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Executive Chairman & CEO Blackberry Canada John Chen beserta delegasi di kantor Kemenperin, Rabu (9/8). KiniNews/ Biro Humas Kementerian Perindustrian.

JAKARTA, kini.co.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meminta produsen BlackBerry di Indonesia yakni BB Merah Putih menambah jenis ponsel di Indonesia, tidak hanya model Aurora.

Demikian hal itu disampaikan Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan yang memberikan penjelasan pertemuan Chairman & CEO Blackberry Canada John Chen mengunjungi Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Gedung Kemenperin, Jakarta, Rabu (9/8).

“Mereka courtesy call dengan Pak Menteri, kemudian mereka sampaikan soal security yang menjadi andalan Blackberry,” kata Putu.

Dijelaskan Putu, sistem keamanan data dan jaringan yang dimiliki Blackberry memang menjadi andalan, karena perusahaan itu memiliki algoritma sendiri.

Dalam kesempatan itu, Putu menyampaikan bahwa Menperin Airlangga meminta agar produsen BlackBerry di Indonesia yakni BB Merah Putih menambah jenis ponsel di Indonesia dan tidak hanya model Aurora.

Airlangga, kata Putu, tidak ingin BlackBerry hanya mengeluarkan satu model produknya di Indonesia.

“BB Merah Putih kan sudah diluncurkan, Pak Menteri minta jangan hanya satu model, bikin model lain juga. Ya meskipun itu kan persaingan, karena sudah ada lebih dari 23 mereka di sini,” ujar Putu.

BB Merah Putih kan sudah diluncurkan, Pak Menteri minta jangan hanya satu model, bikin model lain juga. Ya meskipun itu kan persaingan, karena sudah ada lebih dari 23 mereka di sini,” ujar Putu.

Diketahui, ponsel pintar Aurora merupakan produk dari joint venture PT BB Merah Putih (BBMP), yang terbentuk melalui kerja sama antara BlackBerry dengan perusahaan lokal.

Sebelumnya, perusahaan Indonesia lainnya yakni Elang Mahkota Teknologi (EMTEK) mendapatkan lisensi teknologi dari aplikasi perpesanan Blackberry Messenger. Dengan lisensi ini sistem Blackberry Messenger (BBM) bisa dioperasikan di Indonesia.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...
Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:10 WIB

Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang ada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.Firman tiba ...
Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:29 WIB

Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat telah menetapkan susunan Majelis Hakim dalam perkara korupsi pengadaan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis ...
Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:26 WIB

Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto

Sidang kasus dugaan korupsi megaproyek pengadaan e-KTP, dengan tersangka Setya Novanto, akan mulai digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 13 ...
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...