Sabtu, 19 Agustus 2017 | 07.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mentri Airlangga Minta Blackberry Tambah Jenis BB Merah Putih

Mentri Airlangga Minta Blackberry Tambah Jenis BB Merah Putih

Reporter : Sindi Violinda | Rabu, 9 Agustus 2017 - 19:53 WIB

IMG-24949

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Executive Chairman & CEO Blackberry Canada John Chen beserta delegasi di kantor Kemenperin, Rabu (9/8). KiniNews/ Biro Humas Kementerian Perindustrian.

JAKARTA, kini.co.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meminta produsen BlackBerry di Indonesia yakni BB Merah Putih menambah jenis ponsel di Indonesia, tidak hanya model Aurora.

Demikian hal itu disampaikan Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan yang memberikan penjelasan pertemuan Chairman & CEO Blackberry Canada John Chen mengunjungi Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Gedung Kemenperin, Jakarta, Rabu (9/8).

“Mereka courtesy call dengan Pak Menteri, kemudian mereka sampaikan soal security yang menjadi andalan Blackberry,” kata Putu.

Dijelaskan Putu, sistem keamanan data dan jaringan yang dimiliki Blackberry memang menjadi andalan, karena perusahaan itu memiliki algoritma sendiri.

Dalam kesempatan itu, Putu menyampaikan bahwa Menperin Airlangga meminta agar produsen BlackBerry di Indonesia yakni BB Merah Putih menambah jenis ponsel di Indonesia dan tidak hanya model Aurora.

Airlangga, kata Putu, tidak ingin BlackBerry hanya mengeluarkan satu model produknya di Indonesia.

“BB Merah Putih kan sudah diluncurkan, Pak Menteri minta jangan hanya satu model, bikin model lain juga. Ya meskipun itu kan persaingan, karena sudah ada lebih dari 23 mereka di sini,” ujar Putu.

BB Merah Putih kan sudah diluncurkan, Pak Menteri minta jangan hanya satu model, bikin model lain juga. Ya meskipun itu kan persaingan, karena sudah ada lebih dari 23 mereka di sini,” ujar Putu.

Diketahui, ponsel pintar Aurora merupakan produk dari joint venture PT BB Merah Putih (BBMP), yang terbentuk melalui kerja sama antara BlackBerry dengan perusahaan lokal.

Sebelumnya, perusahaan Indonesia lainnya yakni Elang Mahkota Teknologi (EMTEK) mendapatkan lisensi teknologi dari aplikasi perpesanan Blackberry Messenger. Dengan lisensi ini sistem Blackberry Messenger (BBM) bisa dioperasikan di Indonesia.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Syukuran Ultah Ke-67, OSO Mengaku Bahagia Dapat Hadiah Sepeda dari Jokowi
Politik - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 01:04 WIB

Syukuran Ultah Ke-67, OSO Mengaku Bahagia Dapat Hadiah Sepeda dari Jokowi

Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang alias OSO menggelar syukuran ulang tahun yang ke-67 di kediamannya kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, ...
Fraksi PPP Inisiasi Pembentukan Satgas Kasus First Travel
Hukum - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Fraksi PPP Inisiasi Pembentukan Satgas Kasus First Travel

Menindaklanjuti pengaduan ratusan calon jamaah umroh korban penipuan First Travel, lembaga DPR menegaskan akan mengusut gagalnya perusahaan yang memberangkatkan umrah ...
Jamaah First Travel Ngadu ke DPR Ingin Tetap Berangkat Umroh
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:47 WIB

Jamaah First Travel Ngadu ke DPR Ingin Tetap Berangkat Umroh

Ratusan korban jamaah umroh First Travel yang mengadukan nasibnya ke DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/8) siang. Pada pertemuan itu mereka ...
China Development Bank Akan Buka Perwakilan di Indonesia
Ekonomi - Jumat, 18 Agustus 2017 - 22:29 WIB

China Development Bank Akan Buka Perwakilan di Indonesia

Investasi China ke Indonesia akan joran-joran seiring dengan sejumlah proyek insfrastruktur yang dibiayainya di tanah air, seperti kereta cepat Jakarta-Surabaya ...
Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:50 WIB

Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018

Satu tahun menjelang Pemilihan Umum 2019, anggaran bantuan sosial pemerintahan Jokowi-JK melonjak ditahun 2018 naik dan jor-joran. Tak hanya dari ...
Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:13 WIB

Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR

Ratusan korban biro perjalanan umrah First Travel mengadukan nasibnya ke DPR dan diterima Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kompleks ...