Minggu, 25 Februari 2018 | 18.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Temui Pimpinan Pansus Angket KPK, Ini yang Dibahas Aktivis ProDem

Temui Pimpinan Pansus Angket KPK, Ini yang Dibahas Aktivis ProDem

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 9 Agustus 2017 - 20:10 WIB

IMG-24951

Agun Gunandjar. FOTO: KiniNews/Bayu Putra.

JAKARTA, kini.co.id – Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) menemui pimpinan Pansus Angket KPK guna membahas tugas dan kinerja pansus.

Kedatangan aktivis ProDem mendapat respon baik dari Ketua Pansus Angket KPK, Agun Gunandjar.

Ada hal yang disampaikan dalam dialog antar keduanya, seperti melakukan pengawalan pansus hak angket terhadap KPK.

“Kedatangan aktivis Prodem untuk bertemu saya memang tidak dilakukan secara resmi atau formal melalui surat menyurat, kedatangan mereka lebih khusus ingin menemui saya selaku Ketua Pansus untuk meminta waktu berdialog,” tegas Ketua Pansus Angket KP Agun Gunandjar Sudarsa di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/8).

Menurut Agun, proses jalannya pansus ini sudah sepatutnya dijaga dan dikawal. Sebab masalah memberantas korupsi sudah menjadi agenda utama.

“Karena dalam kacamata prodem politik pemberantasan korupsi tetap menjadi agenda utama yang harus terus dijaga dikawal untuk dapat menjalankan pemerintahan ke depan itu rakyatnya betul-betul bisa menikmati biar uangnya tidak lagi dikorupsi,” jelasnya.

Selain itu, ProDem ingin memastikan pansus angket ini berjalan pada koridor yang benar, jangan malah merusak tatanan demokrasi yang sudah dicita-citakan oleh masyarakat Indonesia.

Karena ini bisa menimbulkan hal hal yang secara prinsipil ketika pansus berakhir akan ada semacam proses-tindak lanjut yang bisa memporakporandakan tatanan struktur bangunan demokrasi yang sudah ada.

“Kedua, prodem juga menyampaikan dalam dialognya dengan kami agar prosesi berjalannya pansus angket kpk juga harus tetap ada koridor koridor tertentu jangan sampai membawa implikasi merusak tatanan demokrasi yang sudah dibangun sejak awal reformasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, dalam dialog ini juga akan membicarakan mengenai menijau rumah penyekapan KPK. Meski telah ada kesepakatan. Namun hal ini masih menunggu dari pihak kepolisian.

“Memang untuk lokasi penyekapan ini sudah ada kesepakatan. Kita juga sudah melakukan komunikasi dengan jajaran kepolisian. Kami tinggal menunggu. Mudah-mudahan dalam 1-2 hari ini sudah bisa kita lakukan.” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...
TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum
Pendidikan - Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:49 WIB

TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) memberi semangat kepada ...