Rabu, 13 Desember 2017 | 10.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Temui Pimpinan Pansus Angket KPK, Ini yang Dibahas Aktivis ProDem

Temui Pimpinan Pansus Angket KPK, Ini yang Dibahas Aktivis ProDem

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 9 Agustus 2017 - 20:10 WIB

IMG-24951

Ketua Pansus Angket KPK, Agun Gunandjar. KiniNews/Bayu Putra.

JAKARTA, kini.co.id – Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) menemui pimpinan Pansus Angket KPK guna membahas tugas dan kinerja pansus.

Kedatangan aktivis ProDem mendapat respon baik dari Ketua Pansus Angket KPK, Agun Gunandjar.

Ada hal yang disampaikan dalam dialog antar keduanya, seperti melakukan pengawalan pansus hak angket terhadap KPK.

“Kedatangan aktivis Prodem untuk bertemu saya memang tidak dilakukan secara resmi atau formal melalui surat menyurat, kedatangan mereka lebih khusus ingin menemui saya selaku Ketua Pansus untuk meminta waktu berdialog,” tegas Ketua Pansus Angket KP Agun Gunandjar Sudarsa di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/8).

Menurut Agun, proses jalannya pansus ini sudah sepatutnya dijaga dan dikawal. Sebab masalah memberantas korupsi sudah menjadi agenda utama.

“Karena dalam kacamata prodem politik pemberantasan korupsi tetap menjadi agenda utama yang harus terus dijaga dikawal untuk dapat menjalankan pemerintahan ke depan itu rakyatnya betul-betul bisa menikmati biar uangnya tidak lagi dikorupsi,” jelasnya.

Selain itu, ProDem ingin memastikan pansus angket ini berjalan pada koridor yang benar, jangan malah merusak tatanan demokrasi yang sudah dicita-citakan oleh masyarakat Indonesia.

Karena ini bisa menimbulkan hal hal yang secara prinsipil ketika pansus berakhir akan ada semacam proses-tindak lanjut yang bisa memporakporandakan tatanan struktur bangunan demokrasi yang sudah ada.

“Kedua, prodem juga menyampaikan dalam dialognya dengan kami agar prosesi berjalannya pansus angket kpk juga harus tetap ada koridor koridor tertentu jangan sampai membawa implikasi merusak tatanan demokrasi yang sudah dibangun sejak awal reformasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, dalam dialog ini juga akan membicarakan mengenai menijau rumah penyekapan KPK. Meski telah ada kesepakatan. Namun hal ini masih menunggu dari pihak kepolisian.

“Memang untuk lokasi penyekapan ini sudah ada kesepakatan. Kita juga sudah melakukan komunikasi dengan jajaran kepolisian. Kami tinggal menunggu. Mudah-mudahan dalam 1-2 hari ini sudah bisa kita lakukan.” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...
Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:10 WIB

Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang ada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.Firman tiba ...
Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:29 WIB

Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat telah menetapkan susunan Majelis Hakim dalam perkara korupsi pengadaan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis ...
Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:26 WIB

Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto

Sidang kasus dugaan korupsi megaproyek pengadaan e-KTP, dengan tersangka Setya Novanto, akan mulai digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 13 ...
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...