Jumat, 20 Oktober 2017 | 15.50 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Jonan Minta Inspektur Migas Tingkatkan Kompetensi

Jonan Minta Inspektur Migas Tingkatkan Kompetensi

Reporter : Sindi Violinda | Kamis, 10 Agustus 2017 - 14:29 WIB

IMG-24972

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta agar para Inspektur Migas meningkatkan kompetensinya dalam arahannya, Kamis (10/8) di Ditjen Migas. KiniNews/Humas Ditjen Migas.

JAKARTA, kini.co.id – Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta agar para Inspektur Migas meningkatkan kompetensinya dengan memperbanyak pelatihan di lapangan sehingga sosok yang ahli di bidangnya (profesional).

Demikian hal itu disampaikan Jonan saat mengunjungi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kamis (10/8) pagi. Dalam kunjungan ini, Jonan juga melakukan pertemuan dengan pejabat Eselon I, III, III dan IV di lingkungan Ditjen Migas.

“Inspektur itu harusnya level bukan kompetensi, (melainkan) levelnya profisiensi. Begini, kalau Anda kursus bahasa atau sekolah teknik, (maka) kalau diuji dan memperoleh ijazah, itu namanya kompentensi. Kalau profisiensi, (merupakan) ahli profesional. Kalau misalnya sekolah penerbang, maka yang boleh terbang itu kalau levelnya profisiensi,” ujar Jonan dalam keterangan tertulis Dirjen Migas, Kamis (10/8).

Jonan menegaskan, agar Inspektur Migas menjadi profisiensi, harus diberikan pelatihan atau magang di lapangan dan perusahaan migas, untuk jangka waktu tertentu. Sehingga pengetahuan yang dimiliki tidak terbatas tertulis semata, melainkan juga pengetahuan di lapangan.

Jonan juga meminta agar para pegawai Dirjen Migas agar bersemangat dalam bekerja dan tidak mudah menyerah. Dia mencontohkan Jack Ma, pendiri Alibaba.com. Dengan berbekal semangat tinggi, Jack Ma mampu menjalankan bisnisnya.

Hal lain yang menjadi kunci sukses adalah semangat untuk mengikuti perkembangan jaman.

“Dunia ini berubah. Banyak hal bisa dicapai berbagai cara, dengan berbagai tujuan, (asalkan) orang itu tidak mudah menyerah,” tegas Jonan.

Ia menekankan perlunya pengembangan izin secara online yang tidak mudah diretas (hacked) guna mempermudah kegiatan usaha stakeholder migas.

Terakhir, Jonan meminta perlunya dilakukan penyederhanaan sertifikasi teknik migas.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fadli Zon: Pencabutan moratorium reklamasi seperti menikung di injury time
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:44 WIB

Fadli Zon: Pencabutan moratorium reklamasi seperti menikung di injury time

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyoroti polemik reklamasi yang saat ini masih bergulir. Dia mengaku heran dengan pencabutan moratorium persis ...
Garuda Indonesia siap maksimalkan potensi Bandara Kertajati
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:35 WIB

Garuda Indonesia siap maksimalkan potensi Bandara Kertajati

Maskapai nasional Garuda Indonesia siap mengembangkan potensi Bandara Kertajati di Majalengak, Jawa Barat. Pengembangan tersebut tertuang dalam penandatangan kerjasama yang ...
Gerindra nilai perppu ormas menyimpan bahaya
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Gerindra nilai perppu ormas menyimpan bahaya

Politisi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menegaskan ulang sikap Gerindra menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang ...
Bertemu Gubernur Prefektur Aichi, Airlangga bahas tiga komitmen
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:28 WIB

Bertemu Gubernur Prefektur Aichi, Airlangga bahas tiga komitmen

Dalam kunjungannya dihari ketiga, Kamis (19/10) ke Jepang, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto bertemu dengan Gubernur Prefektur Aichi, Hideaki Ohmura. Keduanya ...
Kebijakan ekonomi Jokowi belum dirasakan pengusaha daerah
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:19 WIB

Kebijakan ekonomi Jokowi belum dirasakan pengusaha daerah

Paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan pemerintah Jokowi dalam mendorong  perbaikan iklim investasi dan  ekonomi Indonesia dinilai masih jauh dari ...
Setya Novanto kembali mangkir hadiri sidang Andi Narogong
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 12:54 WIB

Setya Novanto kembali mangkir hadiri sidang Andi Narogong

Ketua DPR Setya Novanto kembali tidak menghadiri sidang kasus dugaan korupsi e-KTP sebagai saksi untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias ...