Thursday, 19 July 2018 | 20.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Jonan Minta Inspektur Migas Tingkatkan Kompetensi

Jonan Minta Inspektur Migas Tingkatkan Kompetensi

Reporter : Sindi Violinda | Thursday, 10 August 2017 - 14:29 WIB

IMG-24972

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta agar para Inspektur Migas meningkatkan kompetensinya dalam arahannya, Kamis (10/8) di Ditjen Migas. KiniNews/Humas Ditjen Migas.

JAKARTA, kini.co.id – Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta agar para Inspektur Migas meningkatkan kompetensinya dengan memperbanyak pelatihan di lapangan sehingga sosok yang ahli di bidangnya (profesional).

Demikian hal itu disampaikan Jonan saat mengunjungi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kamis (10/8) pagi. Dalam kunjungan ini, Jonan juga melakukan pertemuan dengan pejabat Eselon I, III, III dan IV di lingkungan Ditjen Migas.

“Inspektur itu harusnya level bukan kompetensi, (melainkan) levelnya profisiensi. Begini, kalau Anda kursus bahasa atau sekolah teknik, (maka) kalau diuji dan memperoleh ijazah, itu namanya kompentensi. Kalau profisiensi, (merupakan) ahli profesional. Kalau misalnya sekolah penerbang, maka yang boleh terbang itu kalau levelnya profisiensi,” ujar Jonan dalam keterangan tertulis Dirjen Migas, Kamis (10/8).

Jonan menegaskan, agar Inspektur Migas menjadi profisiensi, harus diberikan pelatihan atau magang di lapangan dan perusahaan migas, untuk jangka waktu tertentu. Sehingga pengetahuan yang dimiliki tidak terbatas tertulis semata, melainkan juga pengetahuan di lapangan.

Jonan juga meminta agar para pegawai Dirjen Migas agar bersemangat dalam bekerja dan tidak mudah menyerah. Dia mencontohkan Jack Ma, pendiri Alibaba.com. Dengan berbekal semangat tinggi, Jack Ma mampu menjalankan bisnisnya.

Hal lain yang menjadi kunci sukses adalah semangat untuk mengikuti perkembangan jaman.

“Dunia ini berubah. Banyak hal bisa dicapai berbagai cara, dengan berbagai tujuan, (asalkan) orang itu tidak mudah menyerah,” tegas Jonan.

Ia menekankan perlunya pengembangan izin secara online yang tidak mudah diretas (hacked) guna mempermudah kegiatan usaha stakeholder migas.

Terakhir, Jonan meminta perlunya dilakukan penyederhanaan sertifikasi teknik migas.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...