Rabu, 13 Desember 2017 | 10.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Jonan Minta Inspektur Migas Tingkatkan Kompetensi

Jonan Minta Inspektur Migas Tingkatkan Kompetensi

Reporter : Sindi Violinda | Kamis, 10 Agustus 2017 - 14:29 WIB

IMG-24972

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta agar para Inspektur Migas meningkatkan kompetensinya dalam arahannya, Kamis (10/8) di Ditjen Migas. KiniNews/Humas Ditjen Migas.

JAKARTA, kini.co.id – Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta agar para Inspektur Migas meningkatkan kompetensinya dengan memperbanyak pelatihan di lapangan sehingga sosok yang ahli di bidangnya (profesional).

Demikian hal itu disampaikan Jonan saat mengunjungi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kamis (10/8) pagi. Dalam kunjungan ini, Jonan juga melakukan pertemuan dengan pejabat Eselon I, III, III dan IV di lingkungan Ditjen Migas.

“Inspektur itu harusnya level bukan kompetensi, (melainkan) levelnya profisiensi. Begini, kalau Anda kursus bahasa atau sekolah teknik, (maka) kalau diuji dan memperoleh ijazah, itu namanya kompentensi. Kalau profisiensi, (merupakan) ahli profesional. Kalau misalnya sekolah penerbang, maka yang boleh terbang itu kalau levelnya profisiensi,” ujar Jonan dalam keterangan tertulis Dirjen Migas, Kamis (10/8).

Jonan menegaskan, agar Inspektur Migas menjadi profisiensi, harus diberikan pelatihan atau magang di lapangan dan perusahaan migas, untuk jangka waktu tertentu. Sehingga pengetahuan yang dimiliki tidak terbatas tertulis semata, melainkan juga pengetahuan di lapangan.

Jonan juga meminta agar para pegawai Dirjen Migas agar bersemangat dalam bekerja dan tidak mudah menyerah. Dia mencontohkan Jack Ma, pendiri Alibaba.com. Dengan berbekal semangat tinggi, Jack Ma mampu menjalankan bisnisnya.

Hal lain yang menjadi kunci sukses adalah semangat untuk mengikuti perkembangan jaman.

“Dunia ini berubah. Banyak hal bisa dicapai berbagai cara, dengan berbagai tujuan, (asalkan) orang itu tidak mudah menyerah,” tegas Jonan.

Ia menekankan perlunya pengembangan izin secara online yang tidak mudah diretas (hacked) guna mempermudah kegiatan usaha stakeholder migas.

Terakhir, Jonan meminta perlunya dilakukan penyederhanaan sertifikasi teknik migas.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...
Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:10 WIB

Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang ada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.Firman tiba ...
Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:29 WIB

Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat telah menetapkan susunan Majelis Hakim dalam perkara korupsi pengadaan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis ...
Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:26 WIB

Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto

Sidang kasus dugaan korupsi megaproyek pengadaan e-KTP, dengan tersangka Setya Novanto, akan mulai digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 13 ...
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...