Minggu, 25 Februari 2018 | 18.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Indonesia Berencana Import BBM, EWI: Menggelikan

Indonesia Berencana Import BBM, EWI: Menggelikan

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 10 Agustus 2017 - 14:39 WIB

IMG-24975

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Ferdinand Hutahaean selaku Direktur Eksekutif Energi Watch Indonesia (EWI) mengatakan, rencana pemerintah yang akan import bahan bakar minyak dengan alasan untuk memenuhi standard Euro IV merupakan hal yang menggelikan.

“Indonesia import BBM memang sudah dari dulu. Tapi, kalau alasan import BBM karena untuk memenuhi standar Euro IV adalah sesuatu yang lucu dan menjengkelkan,” tandas Ferdinand saat dihubungi di Jakarta,(10/08).

Kalau rencana itu di realisasikan, sama saja Indonesia sebagai sebuah negara berdaulat tidak memiliki prinsip, Lanjutnya.

“Kita ini kapan akan menjadi bangsa yang punya sikap sendiri? Mestinya kita harus tahu kapan kita untuk mengikuti sebuah trend global. Jangan memaksakan diri jika memang belum waktunya,” tegasnya.

Ferdinand mengungkapkan, sebaiknya untuk mengikuti standard tersebut pemerintah harus segera melakukan langkah konkret untuk mengupgrade kilang minyak yang belum optimal.

“Karena saat ini baru kilang Cilacap yang mampu produksi dengan standar Euro IV sehingga memang akan sangat tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan nasional. Maka itu perlu segera upgrade kilang dan atau bangun kilang dengan kapasitas menengah dibeberapa daerah untuk memenuhi kebutuhan standar Euro IV kedepan,” ujarnya.

“Sementara jika belum bisa, ya tidak usah dulu ikut-ikutan Euro IV, pakai dulu yang ada yang bisa diproduksi kilang kita,” pungkasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih mengatakan, kemungkinan seratus persen Indonesia akan melakukan import BBM. Hal itu terjadi karena Indonesia belum memiliki BBM yang berstandard Euro IV.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...
TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum
Pendidikan - Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:49 WIB

TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) memberi semangat kepada ...