Senin, 19 Februari 2018 | 10.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Polri Akan Jerat Pasutri Pemilik First Travel dengan Pasal TPPU

Polri Akan Jerat Pasutri Pemilik First Travel dengan Pasal TPPU

Reporter : Fadilah | Kamis, 10 Agustus 2017 - 15:07 WIB

IMG-24977

Demo terkait penipuan First Travel. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Bareskrim Polri akan menyisir aset tersangka Petinggi PT First Travel yakni Andika Surachman dan Anniesa Desvita Hasibuan. Keduanya merupakan pasangan suami istri yang terjerat kasus dugaan penipuan ibadah umrah.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan secara otomatis pihaknya akan menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap keduanya.

“Otomatis nanti ke arah TPPU, pencucian uang,” ujarnya di Jakarta, Kamis, (10/8/2017).

Namun lanjut Herry, saat ini pihaknya masih fokur dalam melakukan pemeriksaan terkait perkara pokoknya yaitu kasus penipuan dan penggelapan.

“Untuk sementara sesuai pelaporan ya penipuan dan penggelapan,” katanya.

Sebagai informasi, keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri. Penetapan tersangka terhadap keduanya ini dilakukan setelah penyidik memeriksa sebanyak 11 orang saksi yang terdiri dari agen dan jemaah First Travel.

Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik berkeyakinan keduanya melanggar Pasal 55 juncto Pasal 378 dan Pasal 372 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), serta Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Infomasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Adapun saat ini kedua orang tersebut telah ditangkap dan diamankan oleh Bareskrim Polri. Penangkapan berlangsung di kompleks perkantoran Kementerian Agama, tepatnya setelah mereka melaksanakan konferensi pers pada Rabu (9/8/2017) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Nazaruddin dan Mekeng Dihadirkan dalam Sidang Setya Novanto Hari Ini
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 10:26 WIB

Nazaruddin dan Mekeng Dihadirkan dalam Sidang Setya Novanto Hari Ini

Sidang perkara korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto kembali digelar.Agendanya adalah pemeriksaan sejumlah saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut ...
Ini Tanggapan Fadli Zon Soal Video Anies Dihadang Paspampres
Politik - Senin, 19 Februari 2018 - 10:05 WIB

Ini Tanggapan Fadli Zon Soal Video Anies Dihadang Paspampres

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menyayangkan insiden pencegahan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ...
Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes
Ekonomi - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:21 WIB

Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes

Untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat terhadap produk-produk Industri Jasa Keuangan (IJK), PT Pegadaian (Persero) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas ...
KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:17 WIB

KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebanyak 14 partai politik resmi menjadi peserta pemilu 2019, empat diantaranya merupakan parpol baru.Adapun ...
92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:02 WIB

92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut

PT Jasa Marga memprediksikan puncak arus balik libur Imlek terjadi pada Ahad (18/2) besok melalui GT Cikarang Utama menuju Jakarta."Sebanyak ...
KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 10:42 WIB

KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik penjelasan kepolisian mengenai penyebab kematian terduga teroris Muhamad Jefri alias ...