Senin, 11 Desember 2017 | 09.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Polri Akan Jerat Pasutri Pemilik First Travel dengan Pasal TPPU

Polri Akan Jerat Pasutri Pemilik First Travel dengan Pasal TPPU

Reporter : Fadilah | Kamis, 10 Agustus 2017 - 15:07 WIB

IMG-24977

Demo terkait penipuan First Travel. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Bareskrim Polri akan menyisir aset tersangka Petinggi PT First Travel yakni Andika Surachman dan Anniesa Desvita Hasibuan. Keduanya merupakan pasangan suami istri yang terjerat kasus dugaan penipuan ibadah umrah.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan secara otomatis pihaknya akan menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap keduanya.

“Otomatis nanti ke arah TPPU, pencucian uang,” ujarnya di Jakarta, Kamis, (10/8/2017).

Namun lanjut Herry, saat ini pihaknya masih fokur dalam melakukan pemeriksaan terkait perkara pokoknya yaitu kasus penipuan dan penggelapan.

“Untuk sementara sesuai pelaporan ya penipuan dan penggelapan,” katanya.

Sebagai informasi, keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri. Penetapan tersangka terhadap keduanya ini dilakukan setelah penyidik memeriksa sebanyak 11 orang saksi yang terdiri dari agen dan jemaah First Travel.

Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik berkeyakinan keduanya melanggar Pasal 55 juncto Pasal 378 dan Pasal 372 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), serta Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Infomasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Adapun saat ini kedua orang tersebut telah ditangkap dan diamankan oleh Bareskrim Polri. Penangkapan berlangsung di kompleks perkantoran Kementerian Agama, tepatnya setelah mereka melaksanakan konferensi pers pada Rabu (9/8/2017) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia emas, siapa tahu?
Secangkir Kopi - Senin, 11 Desember 2017 - 08:47 WIB

Indonesia emas, siapa tahu?

Tolonglah saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau lembaga, lembaga yang ...
Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara
Peristiwa - Senin, 11 Desember 2017 - 06:52 WIB

Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto mengajak media massa baik televisi, cetak maupun online agar bersama-sama ikut menjaga kedaulatan dan ...
Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan
Politik - Minggu, 10 Desember 2017 - 23:25 WIB

Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku prihatin dengan munculnya fenomena "kesalahpahaman" yang dapat dikhawatirkan merusak persatuan bangsa saat ini.Demikian hal ...
YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi
Ekonomi - Minggu, 10 Desember 2017 - 22:49 WIB

YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menduga kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang terjadi di beberapa ...
Ngopi bareng Panglima TNI di udara
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:20 WIB

Ngopi bareng Panglima TNI di udara

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto punya cara tersendiri mengawali masa jabatan bersama awak media. Melalui kegiatan bertajuk 'Ngopi Bareng di ...
Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:00 WIB

Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan bertekadnya untuk meneruskan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan membangun angkatan perang yang ...