Selasa, 17 Oktober 2017 | 14.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Polri Akan Jerat Pasutri Pemilik First Travel dengan Pasal TPPU

Polri Akan Jerat Pasutri Pemilik First Travel dengan Pasal TPPU

Reporter : Fadilah | Kamis, 10 Agustus 2017 - 15:07 WIB

IMG-24977

Demo terkait penipuan First Travel. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Bareskrim Polri akan menyisir aset tersangka Petinggi PT First Travel yakni Andika Surachman dan Anniesa Desvita Hasibuan. Keduanya merupakan pasangan suami istri yang terjerat kasus dugaan penipuan ibadah umrah.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan secara otomatis pihaknya akan menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap keduanya.

“Otomatis nanti ke arah TPPU, pencucian uang,” ujarnya di Jakarta, Kamis, (10/8/2017).

Namun lanjut Herry, saat ini pihaknya masih fokur dalam melakukan pemeriksaan terkait perkara pokoknya yaitu kasus penipuan dan penggelapan.

“Untuk sementara sesuai pelaporan ya penipuan dan penggelapan,” katanya.

Sebagai informasi, keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri. Penetapan tersangka terhadap keduanya ini dilakukan setelah penyidik memeriksa sebanyak 11 orang saksi yang terdiri dari agen dan jemaah First Travel.

Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik berkeyakinan keduanya melanggar Pasal 55 juncto Pasal 378 dan Pasal 372 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), serta Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Infomasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Adapun saat ini kedua orang tersebut telah ditangkap dan diamankan oleh Bareskrim Polri. Penangkapan berlangsung di kompleks perkantoran Kementerian Agama, tepatnya setelah mereka melaksanakan konferensi pers pada Rabu (9/8/2017) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:43 WIB

Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi

PDIP mengumpulkan tokoh-tokoh yang berpengaruh untuk menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.Salahsatu calon yang dilirik PDIP adalah Menteri ...
Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:00 WIB

Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor

Memberantas korupsi, Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri.Meski dengan tujuan sama, ...
Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai, pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) akan menjadi pertaruhan nama baik ...
Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim
Ekonomi - Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:30 WIB

Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim

Hari pertama kunjungan kerja di Jepang, Senin (16/10) malam, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama rombongan melakukan pertemuan dengan President Fujitrans Corporation ...
Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:45 WIB

Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK

Dipanggil terkait kasus suap Dirjen Hubla, Menteri Perhubungan Budi Karya datang ke gedung KPK, Selasa (17/10/2017).Berbaju batik cokelat, Budi tiba ...
Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:26 WIB

Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan, setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandi Uno, ...