Minggu, 25 Februari 2018 | 18.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Pengamat: Sangat Mungkin Novanto Dikudeta Internalnya

Pengamat: Sangat Mungkin Novanto Dikudeta Internalnya

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 10 Agustus 2017 - 16:06 WIB

IMG-24979

Setya Novanto. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Sebagai pengamat politik dari Monash Institute Muhammad Nasih mengatakan, status tersangka Ketua Umum partai Golkar Setya Novanto dalam kasus e-KTP sangat memungkinkan jadi pintu awal kader internalnya untuk melakukan kudeta pucuk pimpinan partai berlambang pohon beringin itu.

Demikian disampaikan Nasih saat menanggapi seberapa besar aksi kudeta kader Golkar terhadap kepemimpinan Setya Novanto yang tengah dirundung kasus korupsi e-KTP saat ini.

“Sangat mungkin (Novanto di kudeta). Sebab, sangat banyak kader yang memiliki potensi kepemimpinan dalam PG. Dan dalam tradisi Golkar, yang sedang berada dalam lingkaran kekuasaanlah yang paling potensial (melakukan kudeta),” ungkap Nasih saat dihubungi di Jakarta Kamis (10/8).

Adapun, lanjut dia, kader yang paling potensial menggantikan kepemimpinan Setya Novanto sebagai ketum Golkar adalah Menteri Perindustrian saat ini.

“Airlangga Hartarto dalam konteks ini paling berpeluang. Apalagi dalam kongres terakhir dia juga merupakan kandidat yang cukup diperhitungkan,” terang dia.

Namun, kata dia, kepemimpinan di Golkar juga tidak bisa dilepaskan dari kekuasaan mau berpihak pada siapa.

“Sekarang tinggal menunggu signal Jokowi saja,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...
TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum
Pendidikan - Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:49 WIB

TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) memberi semangat kepada ...