Kamis, 22 Februari 2018 | 06.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Daripada Bangun Apartemen, PPP Nilai DPR Lebih Butuh Ini

Daripada Bangun Apartemen, PPP Nilai DPR Lebih Butuh Ini

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 11 Agustus 2017 - 15:45 WIB

IMG-25022

Sekjen PPP Arsul Sani menilai anggota DPR lebih butuh memperbaiki gedung ketimbang bikin apartemen (KiniNews/Bayu Putra).

Jakarta, kini.co.id – Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani tak setuju dengan rencana pembangunan apartemen bagi anggota dewan.

Menurutnya, ketimbang membangun apartemen, lebih baik memperbaiki gedung DPR yang dinilai olehnya sudah sangat tak layak.

“Kalau saya pribadi lebih melihat yang diperlukan anggota DPR itu adalah gedung kantor. Temen-temen media kan sudah merasakan bahwa gedung ini memang sudah enggak layak. Lift berapa kali macet, kemarin bahkan jatuh,” kata Arsul di Kompleks Parlemen DPR RI , Jakarta, (11/8).

Bahkan, anggota Komisi III DPR ini membandingkan ruangan anggota dengan ruangan Kapolsek. Dia menilai, ruangan sekelas Kapolsek lebih bagus ketimbang ruangan anggota dewan.

“Kita lihat kan ruangan anggota DPR sama kapolsek bagus mana? Ruang anggota Komisi III sama Kapolsek Tanah Abang atau Kapolsek Kebayoran bagus mana? Itu aja” ujarnya.

“lha orang kita aja wiridan terus kok tiap naik lift” Tegasnya.

Menurut Arsul, ruangan bagi anggota DPR seharusnya memiliki kualitas dan kenyamanan yang sama dengan lembaga negara lain. Selain ruangan yang tak layak, Arsul menilai keselamatan juga perlu diperhatikan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata  KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:42 WIB

Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah membantah tudingan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lembaga antirasuah ini bersekongkol ...
KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:33 WIB

KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro

Mantan Menteri Perekonomian, Dorojatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, (21/2).Ia diperiksa sebagai saksi dalam ...
Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah  Kemen PUPR diapresiasi
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 WIB

Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah Kemen PUPR diapresiasi

Berbagai musibah dalam proyek infrastruktur yang belakangan terjadi mendapat sorotan dari DPR. Anggota Komisi VI Nyat Kadir menyatakan menyesalkan terjadinya ...
Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:46 WIB

Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Politikus PKS, Yudi Widiana Adia untuk dijatuhi hukuman 10 tahun penjara."Menuntut supaya majelis hakim ...
Mantan Dokter Novanto Segera Diadili
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:42 WIB

Mantan Dokter Novanto Segera Diadili

Bimanesh Sutardjo bakal segera diadili atas kasus dugaan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan ...
KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat
Peristiwa - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:58 WIB

KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti insiden kecelakaan kerja pada sejumlah proyek infrastruktur di tanah air.Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ...