Kamis, 22 Februari 2018 | 05.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Ini Pesan Sri Mulyani Dalam Kuliah Umumnya kepada Ribuan Mahasiswa

Ini Pesan Sri Mulyani Dalam Kuliah Umumnya kepada Ribuan Mahasiswa

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 11 Agustus 2017 - 18:18 WIB

IMG-25027

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan Kuliah Umum (Studium General) kepada para mahasiswa dari beberapa Universitas di seluruh Indonesia secara langsung pada acara Pajak Bertutur di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta, Jumat (11/8) .KiniNews/Wahyu.

JAKARTA, kini.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan kepada seluruh mahasiswa agar memaknai pajak sebagai pendapatan negara yang dalam APBN betul-betul dimanfaatkan dengan baik, salah satunya penyaluran ke pendidikan.

Demikian pernyataan Sri Mulyani Indrawati saat memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa dari beberapa Universitas di seluruh Indonesia secara langsung disiarkan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta, Jumat (11/8).

“Dulu waktu saya jadi mahasiswa, enggak pernah saya mendapatkan kuliah umum seperti ini. Ini sekarang termasuk kuliah umum yang mewah karena tempatnya juga mewah,” kata Sri Mulyani, Jumat (11/8) yang didampingi Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi.

Indonesia, kata Sri ketika memasuki ulang tahun kemerdekaan yang ke-100 pada 2045 mendatang diprediksi penduduknya akan mencapai 309 juta jiwa yang 50% nya adalah usia produktif.

Maka Negara sekarang melakukan investasi terutama kepada generasi muda. Tinggal kalian semua memilih mau jadi beban atau aset yang membangun negara.

Dia juga menjelaskan kondisi Indonesia masih tertinggal jauh dari negara-negara lain terutama dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ataupun dari indeks Program For International Student Assessment (PISA) juga sangat tertinggal bahkan dari negara Vietnam.

“Dalam APBN, kami memiliki prinsip bahwa Indonesia harus menetapkan keberpihakan anggaran pendidikan tetap dijaga di angka 20%. Alokasinya saat ini Rp426,7 triliun. Itu kami jaga dari dulu, agar sektor ini selalu lebih baik ke depannya,” kata Sri.

Dijelaskannya nantinya semua mahasiswa harus sadar pajak dan membayar pajaknya dengan benar. Karena instrumen APBN dapat membangun perekonomian Indonesia.

“Saat ini (masih jadi mahasiswa) memang belum kena kewajiban membayar pajak karena belum ada penghasilan. Tapi nanti setelah lulus dan bekerja untuk turut serta membangun bangsa dan negara kalian harus taat pajak karena nilai pentingnya yang luar biasa,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata  KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:42 WIB

Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah membantah tudingan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lembaga antirasuah ini bersekongkol ...
KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:33 WIB

KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro

Mantan Menteri Perekonomian, Dorojatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, (21/2).Ia diperiksa sebagai saksi dalam ...
Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah  Kemen PUPR diapresiasi
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 WIB

Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah Kemen PUPR diapresiasi

Berbagai musibah dalam proyek infrastruktur yang belakangan terjadi mendapat sorotan dari DPR. Anggota Komisi VI Nyat Kadir menyatakan menyesalkan terjadinya ...
Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:46 WIB

Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Politikus PKS, Yudi Widiana Adia untuk dijatuhi hukuman 10 tahun penjara."Menuntut supaya majelis hakim ...
Mantan Dokter Novanto Segera Diadili
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:42 WIB

Mantan Dokter Novanto Segera Diadili

Bimanesh Sutardjo bakal segera diadili atas kasus dugaan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan ...
KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat
Peristiwa - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:58 WIB

KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti insiden kecelakaan kerja pada sejumlah proyek infrastruktur di tanah air.Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ...