Selasa, 12 Desember 2017 | 19.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Bela Negara Lewat Teknologi Siber

Bela Negara Lewat Teknologi Siber

Reporter : Bayu Putra | Sabtu, 12 Agustus 2017 - 16:36 WIB

IMG-25048

Seminar bela negara di SMA Plus PGRI Cibinong. (KiniNews/Bayu Putra)

Cibinong, kini.co.id – Dunia maya seringkali disalahgunakan dan merugikan persatuan bangsa. Untuk itu perlu disadari manfaat dari aktifitas siber dapat lebih berguna bahkan bisa membela negara.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMA plus PGRI Cibinong Drs. Basyarudin Thayib dalam seminar yang diadakan Yayasan Program Instal Kesadaran Bela Negara  (Pro Isabera) bersama SMA plus PGRI Cibinong, Sabtu (12/8/2017).

Seminar itu bertema: BELA NEGARA ” Cyber untuk perdamaian dan Memperkokoh NKRI”.

“Kegiatan ini kita buat salah satunya adalah dalam rangka program mewujudkan nasionalismenya SMA plus PGRI Cibinong. ditambah yang kedua karna bulan ini adalah bulan kemerdekaan kita maka sangat layak kegiatan ini di isi salah satunya dengan seminar bela negara,” jelasnya.

Sementara M. Qudrat Nugraha selaku Sekjen PGRI juga mengklaim bahwa baru kali ini dan pertama kali acara seminar Bela Negara diadakan bersama para pelajar sekolah.

“Ini mungkin seminar pertama di indonesia yang ber ensensi bela negara cyber, bagaimana peran cyber untuk membela negara, mungkin juga kami yayasan pertama yang menyelenggarakan seminar ini dengan sekolah SMA plus PGRI Cibinong,” ujarnya saat diwawancarai.

Pakar Hukum Cyber dari Universitas Binus Dr. Bambang Pratama mengatakan bahwa tidak selalu Cyber itu adalah bentuk Kejahatan.

“Saya menggambarkan bahwa sebelum kita bisa mewujudkan Bela negara kita harus memahami apa itu cyber ada potensi yang tidak pernah di lihat bahwa ada potensi dari Cyber itu  sendiri dan tidak melulu selalu jadi tindak pidana. Cyber itu ada banyak ada cyber ekonomi, cyber bisnis, Cyber inovasi dan sebagainya. dan adapun Cyber yang merusak nilai negara seperti Cyber Bullying,” ungkapnya kepada KiniNews.

Dari pihak Kostrad Kolonel Sunarto sendiri pun memberi kan pengertian tentang arti Bela Negara yang dimana menjadi pembeda antara yang setia dengan yang khianat.

“Cinta negara sama dengan cinta NKRI menghindari pengkhianat negara bela negara itu ada dua. Konvensional (fisik) dan non Konvesional (non fisik)  bela negara itu bukanlah suatu perlawanan tapi penalaran pembeda antara yang setia dan pengkhianat NKRI ”

Tidak hanya membahas soal seminar saja, agar audiens tidak jenuh acara inipun di isi hiburan dengan band akustik, musikalisasi puisi dan pembacaan puisi tentang tanah air yang semuanya itu adalah murid murid dari SMA plus PGRI Cibinong sendiri.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...