Sabtu, 19 Agustus 2017 | 06.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Baru Berbekal Foto, Ormas Ini Akan Dibubarkan

Baru Berbekal Foto, Ormas Ini Akan Dibubarkan

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 12 Agustus 2017 - 17:51 WIB

IMG-25050

Aksi FPI di Jakarta (kininews/dok)

JAKARTA, kini.co.id – Pemerintah kembali berencana akan membubarkan ormas yang dinilai anti pancasila menyusul setelah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Langkah itu dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang baru saja dikeluarkan.

Akan tetapi, pemerintah yang mengklaim telah mengendus lama dan mengawasi ormas kedua seteah HTI itu masih minim data, hanya berbekal foto-foto kegiatan.

Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang menyebutkan ormas yang akan dibubarkan merupakan ormas kecil, tapi sudah cukup punya nama, dan diketahui oleh masyarakat.

Sejumlah Ormas itu, kata Tjahjo, berdasarkan laporan yang diterima oleh Kemendagri dari daerah-daerah. Namun dia enggan menyebutkan nama ormas tersebut.‎

Pemerintah kata Tjahjo dalam memutuskan, apakah ormas akan dibubarkan atau tidak, masih menunggu masukan dan bukti-bukti dari Kejaksaan, BIN, Kepolisian, Kemenko Polhukam, tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh adat.

“Karena kami memutuskan ormas layak dibubarkan atau tidak harus punya banyak bukti yang kuat. Seperti HTI sudah 10 tahun,” kata Tjahjo usai menghadiri diskusi di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/8).

Tjahjo menegaskan pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap sejumlah ormas, dalam kurun waktu hampir dua tahun. Tapi data itu masih kurang.

“Ormas ini berdiri sudah 2 tahunan. Makanya datanya kurang. Kita mengklarifikasi, apakah ada video lain atau tidak. Data tertulisnya baru sebatas foto,” tambahnya.

Ia menegaskan dalam waktu dekat, ormas tersebut sudah dicermati dan akan dibubarkan.

“Tidak terbatas pada ormas agama saja. Ormas-ormas umum, ormas sosial pun termasuk ormas radikal pun saya kira,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Syukuran Ultah Ke-67, OSO Mengaku Bahagia Dapat Hadiah Sepeda dari Jokowi
Politik - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 01:04 WIB

Syukuran Ultah Ke-67, OSO Mengaku Bahagia Dapat Hadiah Sepeda dari Jokowi

Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang alias OSO menggelar syukuran ulang tahun yang ke-67 di kediamannya kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, ...
Fraksi PPP Inisiasi Pembentukan Satgas Kasus First Travel
Hukum - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 00:02 WIB

Fraksi PPP Inisiasi Pembentukan Satgas Kasus First Travel

Menindaklanjuti pengaduan ratusan calon jamaah umroh korban penipuan First Travel, lembaga DPR menegaskan akan mengusut gagalnya perusahaan yang memberangkatkan umrah ...
Jamaah First Travel Ngadu ke DPR Ingin Tetap Berangkat Umroh
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:47 WIB

Jamaah First Travel Ngadu ke DPR Ingin Tetap Berangkat Umroh

Ratusan korban jamaah umroh First Travel yang mengadukan nasibnya ke DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/8) siang. Pada pertemuan itu mereka ...
China Development Bank Akan Buka Perwakilan di Indonesia
Ekonomi - Jumat, 18 Agustus 2017 - 22:29 WIB

China Development Bank Akan Buka Perwakilan di Indonesia

Investasi China ke Indonesia akan joran-joran seiring dengan sejumlah proyek insfrastruktur yang dibiayainya di tanah air, seperti kereta cepat Jakarta-Surabaya ...
Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:50 WIB

Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018

Satu tahun menjelang Pemilihan Umum 2019, anggaran bantuan sosial pemerintahan Jokowi-JK melonjak ditahun 2018 naik dan jor-joran. Tak hanya dari ...
Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:13 WIB

Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR

Ratusan korban biro perjalanan umrah First Travel mengadukan nasibnya ke DPR dan diterima Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kompleks ...