Selasa, 12 Desember 2017 | 11.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Baru Berbekal Foto, Ormas Ini Akan Dibubarkan

Baru Berbekal Foto, Ormas Ini Akan Dibubarkan

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 12 Agustus 2017 - 17:51 WIB

IMG-25050

Aksi massa alumni 212 di Jakarta. KiniNews/Dok

JAKARTA, kini.co.id – Pemerintah kembali berencana akan membubarkan ormas yang dinilai anti pancasila menyusul setelah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Langkah itu dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang baru saja dikeluarkan.

Akan tetapi, pemerintah yang mengklaim telah mengendus lama dan mengawasi ormas kedua seteah HTI itu masih minim data, hanya berbekal foto-foto kegiatan.

Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang menyebutkan ormas yang akan dibubarkan merupakan ormas kecil, tapi sudah cukup punya nama, dan diketahui oleh masyarakat.

Sejumlah Ormas itu, kata Tjahjo, berdasarkan laporan yang diterima oleh Kemendagri dari daerah-daerah. Namun dia enggan menyebutkan nama ormas tersebut.‎

Pemerintah kata Tjahjo dalam memutuskan, apakah ormas akan dibubarkan atau tidak, masih menunggu masukan dan bukti-bukti dari Kejaksaan, BIN, Kepolisian, Kemenko Polhukam, tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh adat.

“Karena kami memutuskan ormas layak dibubarkan atau tidak harus punya banyak bukti yang kuat. Seperti HTI sudah 10 tahun,” kata Tjahjo usai menghadiri diskusi di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/8).

Tjahjo menegaskan pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap sejumlah ormas, dalam kurun waktu hampir dua tahun. Tapi data itu masih kurang.

“Ormas ini berdiri sudah 2 tahunan. Makanya datanya kurang. Kita mengklarifikasi, apakah ada video lain atau tidak. Data tertulisnya baru sebatas foto,” tambahnya.

Ia menegaskan dalam waktu dekat, ormas tersebut sudah dicermati dan akan dibubarkan.

“Tidak terbatas pada ormas agama saja. Ormas-ormas umum, ormas sosial pun termasuk ormas radikal pun saya kira,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:01 WIB

KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, ...
Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.Sebagai pilihan, pemerintah ...
Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:15 WIB

Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali

Untuk yang ke-7 kalinya ajang Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) 2017/2018 yang digagas oleh Indonesia Travel and Tourism ...
70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 09:40 WIB

70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM

Kementerian Perindustrian memfasilitasi sebanyak 70 industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif yang berasal dari beberapa sentra Pulau Jawa untuk bekerja sama dengan 30 pemasok ...
Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:34 WIB

Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR

Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel terus mendapat kecaman. Sebagai bentuk dukungan ...
Batal Menjadi Ketua DPR RI, Aziz Legowo
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:30 WIB

Batal Menjadi Ketua DPR RI, Aziz Legowo

Politikus Partai Golkar Aziz Syamsudin mengaku tak masalah jika dirinya batal menjadi ketua DPR.Rapat Badan Musyawarah (Bamus) hari ini menyerahkan ...