Sabtu, 21 Oktober 2017 | 10.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Baru Berbekal Foto, Ormas Ini Akan Dibubarkan

Baru Berbekal Foto, Ormas Ini Akan Dibubarkan

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 12 Agustus 2017 - 17:51 WIB

IMG-25050

Aksi FPI di Jakarta (kininews/dok)

JAKARTA, kini.co.id – Pemerintah kembali berencana akan membubarkan ormas yang dinilai anti pancasila menyusul setelah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Langkah itu dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang baru saja dikeluarkan.

Akan tetapi, pemerintah yang mengklaim telah mengendus lama dan mengawasi ormas kedua seteah HTI itu masih minim data, hanya berbekal foto-foto kegiatan.

Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang menyebutkan ormas yang akan dibubarkan merupakan ormas kecil, tapi sudah cukup punya nama, dan diketahui oleh masyarakat.

Sejumlah Ormas itu, kata Tjahjo, berdasarkan laporan yang diterima oleh Kemendagri dari daerah-daerah. Namun dia enggan menyebutkan nama ormas tersebut.‎

Pemerintah kata Tjahjo dalam memutuskan, apakah ormas akan dibubarkan atau tidak, masih menunggu masukan dan bukti-bukti dari Kejaksaan, BIN, Kepolisian, Kemenko Polhukam, tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh adat.

“Karena kami memutuskan ormas layak dibubarkan atau tidak harus punya banyak bukti yang kuat. Seperti HTI sudah 10 tahun,” kata Tjahjo usai menghadiri diskusi di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/8).

Tjahjo menegaskan pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap sejumlah ormas, dalam kurun waktu hampir dua tahun. Tapi data itu masih kurang.

“Ormas ini berdiri sudah 2 tahunan. Makanya datanya kurang. Kita mengklarifikasi, apakah ada video lain atau tidak. Data tertulisnya baru sebatas foto,” tambahnya.

Ia menegaskan dalam waktu dekat, ormas tersebut sudah dicermati dan akan dibubarkan.

“Tidak terbatas pada ormas agama saja. Ormas-ormas umum, ormas sosial pun termasuk ormas radikal pun saya kira,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...
Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:10 WIB

Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika

Saat meresmikan beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada jajaran di bawahnya untuk mendukung keberlangsungan ...
Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:50 WIB

Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?

Anggota Komisi XI DPR, Heri Gunawan menegaskan, target pajak Per 30 September 2017 baru tercapai Rp770,7 triliun, atau hanya 60 ...
Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:04 WIB

Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi

Perang terbuka antara Menteri Koordinator Kemaritiman dan Gubernur  DKI Jakarta soal reklamasi teluk Jakarta membuat gusar Wakil Ketua DPR Taufik ...