Selasa, 12 Desember 2017 | 11.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Fahri Hamzah: Banyak Korban Praktek Jurnalisme KPK

Fahri Hamzah: Banyak Korban Praktek Jurnalisme KPK

Reporter : Bayu Putra | Minggu, 13 Agustus 2017 - 20:35 WIB

IMG-25060

Gedung KPK Kuningan, Jakarta Seltan. KiniNews/Dok.

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menyatakan kekecewaan almarhum Johannes Marliem, saksi e-KTP yang berada di Amerika Serikat terhadap KPK menguatkan dugaan hasil pemeriksaannya telah dibocorkan oleh KPK.

Fahri menyebutkan dengan sepak terjang KPK yang lebih aktif terutama juru bicara KPk yang kadang sering beropini dinilai membuat jurnalisme KPK.

“Jadi ada dugaan kuat pemeriksaan Johanes Marliem oleh KPK telah kepada sebuah media. Inilah Jurnalisme KPK,” tulis Fahri dalam akun twitternya.

Fahri megaku banyak mendengar berita lain yang lebih tajam. Bahwa Pembocoran itu memiliki maksud yang lebih teknis.

“Nanti, semua akan terungkap tetapi yang penting adalah JurnalismeKPK harus segera dihentikan sebab korban sudah banyak,” kata Fahri.

Menurut Fahri, sejak lama KPK telah mempraktikkan upaya menjadikan KPK tidak saja sebagai lembaga penegak hukum tetapi pembentuk opini.

Pressroom KPK jauh lebih aktif dari pressroom istana. jubir KPK yg pindah ke istana pun hilang ditelan Jubir KPK. Tidak saja itu KPK terlibat banyak sekali kasus Pembocoran dokumen kepada media.

Mulai dari potongan percakapan, potongan video, sampai bocoran dokumen pemeriksaan.

“Ada satu modus yang nanti harus dibuktikan bahwa ada Oknum di pressroom KPK langsung mendapat bocoran. Lalu, banyak saksi sehabis diperiksa kaget sebab apa yang ditanya di atas ternyata di bawah sudah ditanya wartawan,” terangnya.

Pembocoran seperti ini, kata Fahri adalah skandal besar. Dan sayangnya hal ini dianggap biasa.

Di Indonesia orang yang diperiksa tidak mendapatkan perlindungan nama baik dan privacy. Bahkan KPK sengaja mengundang media untuk dieksploitasi. Ratusan orang diperiksa sebagai saksi untuk 1 atau 2 tersangka tanpa perlu dirahasiakan. Bahkan sering ikut dihancurkan.

“Lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) yang justru kita bentuk untuk itu malah takut sekali kepada KPK,” ungkapnya.

“Karena itu, kasus Niko dan JM yang kita saksikan adalah puncak gunung es dari malpraktik hukum dan JurnalismeKPK. Ini tantangan besar bagi Pansus KPK untuk membuka semua kejanggalan ini,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:01 WIB

KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, ...
Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.Sebagai pilihan, pemerintah ...
Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:15 WIB

Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali

Untuk yang ke-7 kalinya ajang Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) 2017/2018 yang digagas oleh Indonesia Travel and Tourism ...
70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 09:40 WIB

70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM

Kementerian Perindustrian memfasilitasi sebanyak 70 industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif yang berasal dari beberapa sentra Pulau Jawa untuk bekerja sama dengan 30 pemasok ...
Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:34 WIB

Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR

Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel terus mendapat kecaman. Sebagai bentuk dukungan ...
Batal Menjadi Ketua DPR RI, Aziz Legowo
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:30 WIB

Batal Menjadi Ketua DPR RI, Aziz Legowo

Politikus Partai Golkar Aziz Syamsudin mengaku tak masalah jika dirinya batal menjadi ketua DPR.Rapat Badan Musyawarah (Bamus) hari ini menyerahkan ...