Rabu, 20 September 2017 | 20.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik

Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:49 WIB

IMG-25247

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri acara peringatan Hari Konstitusi.(KiniNews/Bayu Putra)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kedatangan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke peringatan HUT RI di Istana Kepresidenan memberikan bukti persatuan kepada publik. Pertemuan antara Presiden Joko Widodo, Kalla, dan SBY, dipercaya menenangkan situasi politik.

“Otomatis (menenangkan situasi politik), politik itu selalu ada perbedaan-perbedaan cara, tapi tujuan tidak,” kata Kalla usai menghadiri peringatan Hari Konstitusi di Kompleks DPR/MPR, Senayan, (18/8)

Namun, Kalla tak merinci hal yang dibicarakan dengan mantan rekannya selama satu periode itu. Tak ada pembahasan khusus antara mereka. “Oh itu biasa saja ramah tamah tidak membicarakan substansi. Hanya ramah tamah,” kata Kalla.

Selain SBY, turut hadir Presiden ketiga Indonesia B.J. Habibie dan Presiden kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri. Pertemuan ini semakin menarik karena mempertemukan Mega dan SBY dalam satu tempat.

Dua ketua umum partai itu sempat bersalaman usai upacara. Ketua MPR Zulkifli Hasan pun menyampaikan kekagumannya dengan kedatangan tiga presiden terdahulu itu.

“Kemarin pak SBY datang, ibu Mega datang, pak Habibie datang, rakyat senang pak Wapres,” kata Zulkifli saat pidato pembukaan Hari Konstitusi yang disambut tepuk tangan undangan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...