Senin, 20 November 2017 | 20.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik

Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:49 WIB

IMG-25247

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri acara peringatan Hari Konstitusi.(KiniNews/Bayu Putra)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kedatangan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke peringatan HUT RI di Istana Kepresidenan memberikan bukti persatuan kepada publik. Pertemuan antara Presiden Joko Widodo, Kalla, dan SBY, dipercaya menenangkan situasi politik.

“Otomatis (menenangkan situasi politik), politik itu selalu ada perbedaan-perbedaan cara, tapi tujuan tidak,” kata Kalla usai menghadiri peringatan Hari Konstitusi di Kompleks DPR/MPR, Senayan, (18/8)

Namun, Kalla tak merinci hal yang dibicarakan dengan mantan rekannya selama satu periode itu. Tak ada pembahasan khusus antara mereka. “Oh itu biasa saja ramah tamah tidak membicarakan substansi. Hanya ramah tamah,” kata Kalla.

Selain SBY, turut hadir Presiden ketiga Indonesia B.J. Habibie dan Presiden kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri. Pertemuan ini semakin menarik karena mempertemukan Mega dan SBY dalam satu tempat.

Dua ketua umum partai itu sempat bersalaman usai upacara. Ketua MPR Zulkifli Hasan pun menyampaikan kekagumannya dengan kedatangan tiga presiden terdahulu itu.

“Kemarin pak SBY datang, ibu Mega datang, pak Habibie datang, rakyat senang pak Wapres,” kata Zulkifli saat pidato pembukaan Hari Konstitusi yang disambut tepuk tangan undangan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...