Kamis, 18 Januari 2018 | 04.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa

Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:05 WIB

IMG-25248

Terpidana kasus terorisme pelatihan militer Pegunungan Jalin Jantho, Aceh, Oman Rachman alias Abu Sulaiman Aman Abdurrahman saat dijemput dari Lapas Kelas II A Pasir Putih Nusakambangan, Cilacap, Sabtu (12/8) untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus Bom Thamrin di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Istimewa.

JAKARTA, kini.co.id – Terpidana kasus terorisme pelatihan militer Pegunungan Jalin Jantho, Aceh, Oman Rachman alias Abu Sulaiman Aman Abdurrahman kembali menjalani pemeriksaan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Aman yang telah divonis sembilan tahun atas kasus itu dan akan habis masa pidananya pada 30 Desember 2017, kembali diperiksa karena diduga sebagai otak sekaligus penyandang dana pengeboman di Thamrin, Jakarta Pusat pada 14 Januari 2016 silam.

“Karena ada informasi baru, dia terlibat kasus bom Thamrin ya,” kata Karo Penamas Mabes Polri, Brigadir Jendral Rikwan di Mabes Polri, Jumat (18/8).

Menurut Rikwanto, ada beberapa orang yang menjadi penyalur dana Bom Thamrin, Jakarta Pusat itu yakni Abu Janggal, Rois dan Aman Abdurrahman.

Selain itu, Aman Abdurrahman juga diduga sebagai otak perancangan bom Thamrin yang sudah menewaskan anggota polisi.

“Jadi dia diperiksa berkaitan itu. Keterlibatan bom Thamrin. Kemudian, kepada dia, ditersangkakan, kemudian diperiksa,” kata Rikwanto.

Sementara berdasarkan informasi yang diterima kini.co.id, Oman Rachman alias Abu Sulaiman Bin Aman Abdurrahman sejak Sabtu (12/8) siang pukul 14.00 WIB telah dipindahkan dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pasir Putih Nusakambangan ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depk.

Pemindahannya sesuai dengan surat ijin keluar dari Kalapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan. No W13.Pas.Pas 24.PK.01.01.02-177 perihal ijin keluar 1 (satu) orang Narapidana Kasus Terorisme dari Lapas Kelas II A Pasir Putih Nusakambangan Oman Rochman yang dipindahkan ke Mako Brimob.

Selanjutnya, pada pukul 14.05 WIB, napiter Oman Rachman alias Abu Sulaiman Bin Aman Abdurahman keluar dari Lapas Klas IIA Pasir Putih dengan pengawalan dari Densus 88 dengan menggunakan mobil Avanza Hitam Nopol B 1975 WTU menuju penyeberangan Sodong.

Dalam pemindahamn itu Oman Rochman dikawal sebanyak 50 personil gabungan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri yang dipimpim Ajun Komisaris Besar Joni dan personil Polres Cilacap menggunakan Mobil Avansa Hitam Nopol B 1975 WTU menuju penyebrangan sodong.

Pada pukul 14.37 Wib, tiba di penyebrangan Sodong, kemudian diseberangkan menuju Dermaga Wijayapura menggunakan Kapal Pengayoman IV Milik Kemenkumham.

Selanjutnya pada pukul 15.15 WIB, tiba di Dermaga Wijayapura dan menuju Ke Bandara Tunggul Wulung, Napi Oman Rachman alias Abu Sulaiman Bin Aman Abdurrahman dinaikkan mobil Rantis Polres Cilacap.

Kemudian, pada pukul 16.06 WIB, napiter Oman Rachman alias Abu Sulaiman Bin Aman Abdurrahman meninggalkan Dermaga wijayapura menuju Jakarta melalui jalan darat dengan pengawalan ketat Densus 88 Anti Teror Mabes Polri yang menggunakan delapan unit mobil.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fredrich Yunadi melawan, ajukan gugatan praperadilan
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 00:13 WIB

Fredrich Yunadi melawan, ajukan gugatan praperadilan

Advokat Fredrich Yunadi akan mengajukan gugatan praperadilan pada Kamis (18/1) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fredrich sebelumnya telah ditetapkan tersangka ...
Demi independensi, tiga dokter tolak jadi saksi ringankan  Bimanesh
Hukum - Rabu, 17 Januari 2018 - 22:37 WIB

Demi independensi, tiga dokter tolak jadi saksi ringankan Bimanesh

Tiga dokter menolak menjadi saksi meringankan untuk Bimanesh Sutarjo, tersangka tindak pidana merintangi penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek e-KTP ...
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...