Minggu, 24 September 2017 | 13.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Dewi Suryana Sempat Buang Uang ke Belakang Rumah

Dewi Suryana Sempat Buang Uang ke Belakang Rumah

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 8 September 2017 - 22:22 WIB

IMG-26028

Hakim non akif PN Tipikor Bengkulu saat tiba di gedung KPK. KiniNews/Wahyu.

JAKARTA, kini.co.id – Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bengkulu non aktif, Dewi Suryana sempat membuang barang bukti berupa uang senilai Rp 40 juta saat diciduk oleh KPK.

Uang tersebut dibuang oleh Dewi rerumputan halaman belakang rumahnya sebelum akhirnya dibekuk oleh tim satgas KPK.

Juru Bicara KPK< Febri Diansyah mengatakan uang yang dibuang oleh Dewi, disinyalir merupakan uang suap yang diberikan oleh terdakwa Wilson melalui koleganya, yang merupakan seorang PNS, Syuhadatul Islamy.

"Uang tersebut diduga terkait upaya meringankan masa tahanan Wilson yang merupakan terdakwa dalam perkara dkorupsi kegiatan rutin tahun anggaran 2013 di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Bengkulu. Dibuang sekitar pukul 02.00 WIB, sesaat sebelum tim masuk, dan ditemukan di rerumputan belakang rumah," kata Febri di Gedung KPK, Jumat (8/9).

Dijelaskan Febri, saat itu Wilson dituntut hukuman penjara selama satu tahun enam bulan ditambah denda Rp50 juta.

Selanjutnya saat putusan dibacakan, majelis hakim pengadilan Tipikor justru malah meringankan hukumannya menjadi satu tahun tiga bulan penjara dan denda Rp50 juta.

Untuk meringankan vonis hukuman tersebut, Wilson menjanjikan uang kepada Dewi Suryana selaku hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu sebesar Rp125 juta. Selanjutnya uang tersebut diterima oleh Dewi melalui panitera pengganti Pengadilan Negeri Bengkulu, Hendra Kurniawan.

KPK juga mengamankan Rp 75 juta dari rumah Dahniar. Dahniar sendiri merupakan pensiunan panitera pengganti di Pengadilan Negeri Bengkulu.

Uang tersebut pun kini tengah didalami oleh KPK terkait untuk siapa uang tersebut akan diberikan.

"Apa uang itu diperuntukkan untuk pembayaran kedua atau diperuntukkan pemberian kepada pihak yang lain, kita dalami," tambahnya.

Dalam kasus ini, para pihak yang diduga terlibat dalam suap tersebut secara sengaja mengelabui alur pemberian suap dengan mengatakan bahwa uang tersebut merupakan uang yang bakal digunakan untuk pembayaran sebuah mobil.

Hal tersebut terungkap setelah KPK ikut mengamankan sebuah kuitansi yang ditemukan dari rumah Dahniar, KPK pun menduga kuitansi tersebut menjadi salah satu alat untuk menyamarkan pemberian uang kepada hakim tersebut.

Dewi Suryana dan Hendra Kurniawan dengan sangkaan Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan pihak pemberi adalah Syuhadatul Islamy dengan sangkaan Pasal 6 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 12:06 WIB

Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma mengatakan, Kementerian Pertahanan Laos tertarik untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad.Sebagai ...
FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:48 WIB

FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:32 WIB

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi

Aris Wahyudi, pemilik situs nikahsirri.com, yang sempat menghebohkan jaga maya, setelah ditangkap penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, Ahad (24/9) dini ...
Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:28 WIB

Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Pangdam II/Sriwijaya menggelar nonton bersama film G 30 S PKI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (24/9) malam.Pangdam II/Sriwijaya ...
Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:21 WIB

Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi

Penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Ahad (24/9) dini hari tadi menangkap pemilik laman situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi di kediamannya ...
Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 22:52 WIB

Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com

Kepolisian Sektor Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta klarifikasi kepada pemilik situs www.nikahsirri.com menyusul munculnya kecaman Menteri Sosial Khofifah Indar ...