Selasa, 21 November 2017 | 00.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Arist Merdeka: Media Online Harus Ramah Anak

Arist Merdeka: Media Online Harus Ramah Anak

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 9 September 2017 - 09:44 WIB

IMG-26035

Mubes Ikatan Wartawan Online (IWO). (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Peran media untuk mewartakan berbagai masalah-masalah anak di Indonesia sangat dibutuhkan.

Peran media juga, sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan-kebijakan pembangunan, aparatus penyelenggara negara serta pemangku kepentingan sangatlah diperlukan dalam mengisi kemerdekaan.

Demikian dikatakan Ketua Umum Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait dalam Musyawarah Besar Ikatan Wartawan Online (IWO).

Ia berharap media online di Indonesia menjadi media yang ramah anak. Dengan terus memberitakan persoalan anak ke publik dan juga menjaga privasi anak yang menjadi korban kejahatan.

“Komnas Perlindungan Anak mengharapkan IWO Sebagai organisasi berkumpulnya para pewarta online di Indonesia dapat menjadi pewarta dan media yang dapat memberikan berita aktual dan benar akurasi fakta dan datanya serya mampu menangkal berita-berita hoax dan sengaja menanamkan paham-paham kebencian, kekerasan dan intoleransi kepada anak,” ujarnya dalam acara yang digelar Jumat-Sabtu (8-9/9/2017) itu.

Melalui Mubes IWO yang pertama harus menjadikan para pewarta dan media yang ramah dan bersahabat bagi anak di dunia dan secara khusus anak di Indonesia.

IWO juga diharapkan menjadi yang terdepan untuk melindungi anak dari labelisasi akibat dari pemberitaan.

“Anak harus sungguh-sungguh mendapat perlindungan dari berbagai pemberitaan misalnya dalam pengungkapan nama, identitas, alamat rumah dan sekolah secara lengkap dari anak baik sebagai pelaku maupun korban termasuk keluarga,” ucapnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 23:02 WIB

Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng

Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun 2017, bahkan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) industri ...
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...