Rabu, 20 September 2017 | 19.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Arist Merdeka: Media Online Harus Ramah Anak

Arist Merdeka: Media Online Harus Ramah Anak

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 9 September 2017 - 09:44 WIB

IMG-26035

Mubes Ikatan Wartawan Online (IWO). (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Peran media untuk mewartakan berbagai masalah-masalah anak di Indonesia sangat dibutuhkan.

Peran media juga, sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan-kebijakan pembangunan, aparatus penyelenggara negara serta pemangku kepentingan sangatlah diperlukan dalam mengisi kemerdekaan.

Demikian dikatakan Ketua Umum Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait dalam Musyawarah Besar Ikatan Wartawan Online (IWO).

Ia berharap media online di Indonesia menjadi media yang ramah anak. Dengan terus memberitakan persoalan anak ke publik dan juga menjaga privasi anak yang menjadi korban kejahatan.

“Komnas Perlindungan Anak mengharapkan IWO Sebagai organisasi berkumpulnya para pewarta online di Indonesia dapat menjadi pewarta dan media yang dapat memberikan berita aktual dan benar akurasi fakta dan datanya serya mampu menangkal berita-berita hoax dan sengaja menanamkan paham-paham kebencian, kekerasan dan intoleransi kepada anak,” ujarnya dalam acara yang digelar Jumat-Sabtu (8-9/9/2017) itu.

Melalui Mubes IWO yang pertama harus menjadikan para pewarta dan media yang ramah dan bersahabat bagi anak di dunia dan secara khusus anak di Indonesia.

IWO juga diharapkan menjadi yang terdepan untuk melindungi anak dari labelisasi akibat dari pemberitaan.

“Anak harus sungguh-sungguh mendapat perlindungan dari berbagai pemberitaan misalnya dalam pengungkapan nama, identitas, alamat rumah dan sekolah secara lengkap dari anak baik sebagai pelaku maupun korban termasuk keluarga,” ucapnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...