Sabtu, 20 Januari 2018 | 21.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Arist Merdeka: Media Online Harus Ramah Anak

Arist Merdeka: Media Online Harus Ramah Anak

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 9 September 2017 - 09:44 WIB

IMG-26035

Mubes Ikatan Wartawan Online (IWO). (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Peran media untuk mewartakan berbagai masalah-masalah anak di Indonesia sangat dibutuhkan.

Peran media juga, sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan-kebijakan pembangunan, aparatus penyelenggara negara serta pemangku kepentingan sangatlah diperlukan dalam mengisi kemerdekaan.

Demikian dikatakan Ketua Umum Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait dalam Musyawarah Besar Ikatan Wartawan Online (IWO).

Ia berharap media online di Indonesia menjadi media yang ramah anak. Dengan terus memberitakan persoalan anak ke publik dan juga menjaga privasi anak yang menjadi korban kejahatan.

“Komnas Perlindungan Anak mengharapkan IWO Sebagai organisasi berkumpulnya para pewarta online di Indonesia dapat menjadi pewarta dan media yang dapat memberikan berita aktual dan benar akurasi fakta dan datanya serya mampu menangkal berita-berita hoax dan sengaja menanamkan paham-paham kebencian, kekerasan dan intoleransi kepada anak,” ujarnya dalam acara yang digelar Jumat-Sabtu (8-9/9/2017) itu.

Melalui Mubes IWO yang pertama harus menjadikan para pewarta dan media yang ramah dan bersahabat bagi anak di dunia dan secara khusus anak di Indonesia.

IWO juga diharapkan menjadi yang terdepan untuk melindungi anak dari labelisasi akibat dari pemberitaan.

“Anak harus sungguh-sungguh mendapat perlindungan dari berbagai pemberitaan misalnya dalam pengungkapan nama, identitas, alamat rumah dan sekolah secara lengkap dari anak baik sebagai pelaku maupun korban termasuk keluarga,” ucapnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...