Rabu, 20 September 2017 | 19.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Aria Bima Sebut Tindakan Masinton yang Minta Ditangkap KPK Berlebihan

Aria Bima Sebut Tindakan Masinton yang Minta Ditangkap KPK Berlebihan

Minggu, 10 September 2017 - 02:55 WIB

IMG-26043

Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK di gedung KPK bawa koper. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean.

JAKARTA, kini.co.id – Rekan satu partai Masinton Pasaribu, Aria Bima menyarankan untuk tidak berlebihan terkait tindakannya yang mendatangi gedung KPK dengan membawa koper berwarna hitam berisi pakaian yang tujuannya agar ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

“Jangan terlalu berlebihan sehingga mengaburkan kerja pansus dari dasar, tujuan maupun sasaran yang akan dicapainya,” kata Aria Bima di Solo, Sabtu (9/9).

Bima menilai Masinton terlalu berlebihan, sehingga perlu direm.

“Selaku pimpinan Pansus harus mengurangi tindakan yang bersifat personal kecuali itu menyangkut tugas sebagai anggota dan pimpinan Pansus KPK,” tambahnya.

Dikatakannya Masinton harus bekerja sesuai yang sudah diagendakan oleh Pansus Hak Angket KPK.

Karena menurutnya, hal tersebut sangat perlu, jangan sampai yang dilakukan bersifat personal, karena Masinton mewakili fraksi dan partai.

“Saudara Masinton, saya menilai kerja cukup baik. Dalam artian hal-hal yang menyangkut tugas, tanggung jawab dan kewenangan sebagai anggota dan pimpinan pansus,” katanya.

Namun kata dia ada beberapa hal perilaku dan tindakan yang tidak perlu dilakukan oleh Masinton seperti mendatangi gedung KPK yang menantang dirinya agar di tangkap KPK. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:44 WIB

Komisi I sayangkan TV swasta tak respon pemutaran film G30S/PKI

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menyanyangkan sikap stasiun TV swasta yang tak merespon ajakan pemutaran film G30SPKI dari ...
Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi
Hukum - Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB

Kuasa hukum sebut penetapan tersangka Novanto berdasarkan asumsi

Tim kuasa hukum Setya Novanto, Ida Jaka Mulyana menilai tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kliennya tidak berdasar.Dikatakannya tuduhan kliennya ...
Uber diduga suap Polisi Indonesia
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 16:21 WIB

Uber diduga suap Polisi Indonesia

Perusahaan aplikasi layanan transportasi online, Uber, tengah menjadi sorotan karena diduga melakukan tindakan ilegal dalam memuluskan perizinan operasional mereka ...
Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 16:08 WIB

Komite I DPD Minta Sistem Keuangan Desa Segera Dioptimalkan

Komite I DPD RI meminta implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) harus dioptimalkan ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk desa yang ...
PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:58 WIB

PDI-P copot Masinton dari Pansus Angket KPK

Fraksi PDI Perjuangan tiba-tiba mencopot Masinton Pasaribu dari Pansus Angket KPK. Dalam surat Fraksi PDIP bernomor 153/F-PDIP/DPR-RI/IX/2017 tertanggal 19 September ...
PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden
Politik - Rabu, 20 September 2017 - 15:01 WIB

PAN Meminta Pansus Angket KPK Tak Bawa-bawa Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menolak keinginan Pansus Hak Angket KPK untuk konsultasi dengan Presiden Joko Widodo ...