Selasa, 21 November 2017 | 00.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Aria Bima Sebut Tindakan Masinton yang Minta Ditangkap KPK Berlebihan

Aria Bima Sebut Tindakan Masinton yang Minta Ditangkap KPK Berlebihan

Minggu, 10 September 2017 - 02:55 WIB

IMG-26043

Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK di gedung KPK bawa koper. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean.

JAKARTA, kini.co.id – Rekan satu partai Masinton Pasaribu, Aria Bima menyarankan untuk tidak berlebihan terkait tindakannya yang mendatangi gedung KPK dengan membawa koper berwarna hitam berisi pakaian yang tujuannya agar ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

“Jangan terlalu berlebihan sehingga mengaburkan kerja pansus dari dasar, tujuan maupun sasaran yang akan dicapainya,” kata Aria Bima di Solo, Sabtu (9/9).

Bima menilai Masinton terlalu berlebihan, sehingga perlu direm.

“Selaku pimpinan Pansus harus mengurangi tindakan yang bersifat personal kecuali itu menyangkut tugas sebagai anggota dan pimpinan Pansus KPK,” tambahnya.

Dikatakannya Masinton harus bekerja sesuai yang sudah diagendakan oleh Pansus Hak Angket KPK.

Karena menurutnya, hal tersebut sangat perlu, jangan sampai yang dilakukan bersifat personal, karena Masinton mewakili fraksi dan partai.

“Saudara Masinton, saya menilai kerja cukup baik. Dalam artian hal-hal yang menyangkut tugas, tanggung jawab dan kewenangan sebagai anggota dan pimpinan pansus,” katanya.

Namun kata dia ada beberapa hal perilaku dan tindakan yang tidak perlu dilakukan oleh Masinton seperti mendatangi gedung KPK yang menantang dirinya agar di tangkap KPK. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 23:02 WIB

Indonesia dilirik Belgia sebagai pasar ekspor utama kentang goreng

Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun 2017, bahkan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) industri ...
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...