Kamis, 22 Februari 2018 | 15.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Lewat Buku’Ngeri-ngeri Sedap’ Bamsoet Kenang Soetan Bhatoegana

Lewat Buku’Ngeri-ngeri Sedap’ Bamsoet Kenang Soetan Bhatoegana

Minggu, 10 September 2017 - 14:47 WIB

IMG-26048

Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo dalam Peluncuran Bukunya yang Berjudul 'Ngeri-Ngeri Sedap', Ahad (10/9). KiniNews/Rakisa.

JAKARTA, kini.co.id – Lewat bukunya yang berjudul’Ngeri-Ngeri Sedap’, Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo ingin mempersembahkan tulisanya itu untuk mengenang sahabatnya almarhum Sutan Batoegana.

Dalam buku itu selain membahas permasalahan hukum, juga membahas permasalah ekonomi dari sisi postur APBN dan jumlah hutang Indonesia.

“Ada ngeri-ngerinya, ada sedap-sedapnya. Ngeri-ngerinya kita lihat tiba-tiba masalah SARA yang selama ini kita hindarkan mencuat gara-gara Pilkada. Lalu kemudian ekonomi kita belum menjanjikan atau dalam kondisi yang ngeri-ngeri. Tetapi pasti ada sedap-sedapnya,” kata Bambang dalam peluncuran bukunya ‘Neri-Ngeri Sedap’ di Cafe Leon Jl. Wijaya I/25 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad (10/9).

Menurut Bambang judul Buku “Ngeri-Ngeri Sedap” pada bukunya itu sangat relevan dan kontekstual dengan situasi terkini.

Dimana semua pihak bisa melihat bahwa presiden dan para menteri terus menunjukan kerja keras, membangun negeri dari Sabang sampai Merauke.

“Kita cemas dan prihatin karena tiba-tiba persoalan SARA muncul lagi. Tak hanya itu, kita juga dibuat terhenyak karena elemen anti pancasila ternyata eksis dalam masyarakat kita. Beberapa bulan lalu, polisi harus memeriksa sejumlah orang yang diduga akan melakukan makar, dan ada spesialis penggoreng isu SARA dan ujaran kebencian yang dinamakan Saracen,” tegasnya.

Masa kata Bambang selain membahas isu hukum, di mana 15 tahun KPK, reformasi tidak bisa menekan permasalahan korupsi, malah makin meluas. Ini betul-betul memprihatikan.

“Tidak ada lagi lembaga yang bebas dari tudingan korupsi. Terakhir hanya ada KPK yang bisa terlibat korupsi,” tegasnya.

Pada peluncuran bukunya itu, sejumlah tokoh tampak hadir diantaranya Kapolri Tito Karnavian.

Buku Ngeri-Ngeri Sedap” ini adalah buku ke-13 yang dikeluarkan Bambang Soesatyo sejak 2009 duduk di DPR.

Buku ini merupakan catatan kritis dirinya sebagai Ketua Komisi III DPR terhadap berbagai peristiwa hukum, politik, keamanan dan dinamika kekuasaan Pemerintahan Jokowi-JK selama 3 tahun terakhir yang menurut istilah almarhum Sutan Batugana, ‘ngeri-ngeri sedap.

Dalam bukunya itu disebut juga bahwa eformasi birokrasi nyaris tanpa progres. Supermasi hukum masih di awang-awang dan lusuh. Penegakkan hukum masih penuh noda. KPK yang diharapkan selama 15 tahun ini membersihkan noda, justru kini ikut ternoda.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:25 WIB

Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tidak ingin penyerangan terhadapnya ini menjadi sebuah kelemahan dalam memberantas korupsi."Tetapi saya ...
Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:45 WIB

Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Harun Al Rasyid mengaku senang Novel Baswedan dapat kembali."Pertama pegawai KPK merasa ...
Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:35 WIB

Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen

Beredar surat keputusan Partai Hanura tentang perombakan komposisi Pimpinan Fraksi Hanura di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Surat keputusan tersebut bernomor SKEP/566/DPP-Hanura/II/2018 ...
Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:20 WIB

Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, ...
Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:11 WIB

Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengaku berterimakasih kepada Presiden; Joko Widodo, Wapres; Jusuf Kalla dan seluruh masyarakat ...
Novel Baswedan tiba di gedung KPK
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:46 WIB

Novel Baswedan tiba di gedung KPK

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan akhirnya tiba di gedung lembaga antirasuah Jakarta sekitar pukul 12.45 Wib.Sebelum menuju gedung KPK, Novel ...