Jumat, 19 Januari 2018 | 09.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Mulai Senin Pemda Wajib Awasi Rumahsakit Yang Suka Tolak Pasien

Mulai Senin Pemda Wajib Awasi Rumahsakit Yang Suka Tolak Pasien

Reporter : Bambang Medy | Minggu, 10 September 2017 - 15:26 WIB

IMG-26049

Bayi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Tragedi meninggalnya bayi Debora menjadi perbincangan publik. Bayi malang itu meregang nyawa setelah ditolak RS Mitra Keluarga di kawasan Kalideres, Jakarta.

Peristiwa meninggalnya bayi Debora tersebut pun mendapat perhatian sejumlah pihak termasuk pemerintah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan rumahsakit tak seharusnya berlaku tak manusiawi dan mementingkan uang daripada keselamatan pasien.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak lagi berobat ke rumahsakit yang tidak manusiawi itu.

“Mari beri sanksi sosial terhadap RS yang tidak manusiawi. Paling tepat adalah jangan berobat ke RS yang tidak manusiawi, berpikirnya hanya uang,” kata Mendagri dilansir dari Antara, Minggu (10/9/2017).

Ia mengatakan semua rumahsakit wajib memberikan tindakan dan pengobatan kepada warga dalam keadaan darurat tidak harus menunggu rujukan sana-sini.

“RSUD dan RS swasta wajib memberikan pengobatan kepada warga,” katanya.

Ia pun mengatakan pihaknya mengirimkan surat kepada seluruh kepala daerah, bupati dan wali kota yang ditembuskan kepada gubernur, Senin 11 September 2017 besok, agar pemda memonitor dan memberikan penyuluhan kepada rumah sakit umum daerah dan khususnya RS swasta untuk tidak menolak pasien yang memerlukan tindakan darurat.

Sebelumnya, bayi Debora kritis karena ditolak oleh Rumahsakit Mitra Keluarga Kalideres Jakarta karena tidak bisa memberikan uang muka.

Rumahsakit itu tidak bekerjasama dengan BPJS, sehingga pasien harus membayar dengan biaya normal.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...