Minggu, 24 September 2017 | 13.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Mulai Senin Pemda Wajib Awasi Rumahsakit Yang Suka Tolak Pasien

Mulai Senin Pemda Wajib Awasi Rumahsakit Yang Suka Tolak Pasien

Reporter : Bambang Medy | Minggu, 10 September 2017 - 15:26 WIB

IMG-26049

Bayi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Tragedi meninggalnya bayi Debora menjadi perbincangan publik. Bayi malang itu meregang nyawa setelah ditolak RS Mitra Keluarga di kawasan Kalideres, Jakarta.

Peristiwa meninggalnya bayi Debora tersebut pun mendapat perhatian sejumlah pihak termasuk pemerintah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan rumahsakit tak seharusnya berlaku tak manusiawi dan mementingkan uang daripada keselamatan pasien.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak lagi berobat ke rumahsakit yang tidak manusiawi itu.

“Mari beri sanksi sosial terhadap RS yang tidak manusiawi. Paling tepat adalah jangan berobat ke RS yang tidak manusiawi, berpikirnya hanya uang,” kata Mendagri dilansir dari Antara, Minggu (10/9/2017).

Ia mengatakan semua rumahsakit wajib memberikan tindakan dan pengobatan kepada warga dalam keadaan darurat tidak harus menunggu rujukan sana-sini.

“RSUD dan RS swasta wajib memberikan pengobatan kepada warga,” katanya.

Ia pun mengatakan pihaknya mengirimkan surat kepada seluruh kepala daerah, bupati dan wali kota yang ditembuskan kepada gubernur, Senin 11 September 2017 besok, agar pemda memonitor dan memberikan penyuluhan kepada rumah sakit umum daerah dan khususnya RS swasta untuk tidak menolak pasien yang memerlukan tindakan darurat.

Sebelumnya, bayi Debora kritis karena ditolak oleh Rumahsakit Mitra Keluarga Kalideres Jakarta karena tidak bisa memberikan uang muka.

Rumahsakit itu tidak bekerjasama dengan BPJS, sehingga pasien harus membayar dengan biaya normal.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 12:06 WIB

Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma mengatakan, Kementerian Pertahanan Laos tertarik untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad.Sebagai ...
FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:48 WIB

FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:32 WIB

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi

Aris Wahyudi, pemilik situs nikahsirri.com, yang sempat menghebohkan jaga maya, setelah ditangkap penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, Ahad (24/9) dini ...
Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:28 WIB

Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Pangdam II/Sriwijaya menggelar nonton bersama film G 30 S PKI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (24/9) malam.Pangdam II/Sriwijaya ...
Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:21 WIB

Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi

Penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Ahad (24/9) dini hari tadi menangkap pemilik laman situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi di kediamannya ...
Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 22:52 WIB

Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com

Kepolisian Sektor Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta klarifikasi kepada pemilik situs www.nikahsirri.com menyusul munculnya kecaman Menteri Sosial Khofifah Indar ...