Sabtu, 7 Desember 2019 | 16.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Inilah Ranjau Darat yang Dipasang Pihak Myanmar

Inilah Ranjau Darat yang Dipasang Pihak Myanmar

Minggu, 10 September 2017 - 22:51 WIB

JAKARTA, kini.co.id – Myanmar sengaja menenam ranjau darat jenis PMN-1 antipersonnel devices untuk mengusir Muslim Rohingya yang mengungsi dari tanah kelahirannya Rakhine, akibat aksi brutal militer yang dibantu nasionalis Buddha.

Berdasarkan video yang diterima kini dari sumber di Rakhine, tampak sekitar tiga ranjau masih aktif sementara dua lainnya sudah meledak di perbatasan Myanmar- Bangladesh.

Lembaga HAM internasional, Amnsety International (AI), juga menyebutkan pihak berwenang Myanmar sengaja menanam ranjau di daerah perbatasan yang digunakan oleh pengungsi Rohingya melarikan diri.

Hal itu merujuk pada dua insiden ranjau darat yang baru-baru ini terjadi.

Seorang petani Bangladesh menginjak sebuah ranjau darat ketika dia menggembala ternak di daerah penyangga di sepanjang perbatasan dengan Myanmar.

Sementara saksi mata mengatakan seorang pria Rohingya yang dilarikan ke perawatan medis di Cox’s Bazar di Bangladesh, setelah terkena ranjau darat di dekat desa Bangladesh Amtali, satu titik persimpangan perbatasan.

“Semua indikasi menunjuk pasukan keamanan Myanmar dengan sengaja menargetkan lokasi yang digunakan oleh pengungsi Rohingya sebagai titik persimpangan. Ini cara yang kejam dan tidak berperasaan untuk menambah kesengsaraan orang yang melarikan diri dari kampanye penyiksaan yang sistematis,” kata Direktur Penanggulangan Krisis Internasional AI, Tirana Hassan, yang saat ini berada di perbatasan Bangladesh.

Otoritas Myanmar tetap membantah pemberitaan media yang menuliskan militer menanam ranjau darat, justru Mynamar menyalahkan teroris atau menunjuk jarinya ke kelompok ARSA. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...