Sabtu, 18 November 2017 | 21.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Fahri Kembali Sentil Tsamara Amany Lewat Puisi

Fahri Kembali Sentil Tsamara Amany Lewat Puisi

Reporter : Bayu Putra | Senin, 11 September 2017 - 01:48 WIB

IMG-26062

Fahri Hamzah . KiniNews/Bayu Putra

JAKARTA, kini.co.id – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, kembali menyentil Tsamara Amany lewat puisi yang diposting dalam akun Twitternya.

Sebelumnya, Fahri juga mengkuliahi Politik kepada gadis milenia yang terjun ke Partai Solidaritas Indonesia itu.

Meski postingan media sosialnya menuai kritikan tetapi setidaknya apa yang disentil Fahri ada benarnya disadari atau tak disadari.

Berikut sentilan Fahri lewat puisi kepada Tsamara Amany diakun twitternya;

Puisi Untuk Tsamara:

Caci Maki Membuatmu Waspada, Puja Puji Membuatmu Lupa Diri

Dinda,

Kau telah terpukau oleh wajah anggun kezaliman…

waspadalah..

nyalakanlah nurani pagi mu…

Jangan biarkan kabut mengepungnya…

Teruslah berjuang, belalah nilai, jangan orang atau lembaga, semua diliput kepalsuan.. Gincu mereka akan pudar… kepalsuan akan tersingkap!

Aku adalah pagi,

Yang segar, merasuk dalam jiwamu,

Perlahan, merasuk dalam pikiranmu pelan, aku adalah udara pepohonan…

Dan aku adalah angin,

Aku adalah musim, dan aku adalah bara api yang membakar telunjuk jarimu yang lentik…

Dan kalau kalian akui,

Aku adalah bencana yang datang merusak sakit jiwa kalian yang menahun dan bertahan… berulang…

Betah betul kalian melihat kezaliman, tahan sekali kalian melihat penjajahan., penipuan dan manipulasi…

Aku telah buktikan waktuku untuk melawan kezaliman… ketidakadilan dan tirani dalam bentuk wajah apapun…

Karena aku dibenci bukan karena aku korupsi, tapi karena aku tidak sudi melihat Pesta puja puji… memuakkan!

Mereka mencuri waktu bangsaku untuk pesta kawan sendiri… melindungi yang mencuri dan menghukum para kurcaci…

Aku adalah suara yang menyelinap dan perlahan mengisi jiwamu yang sudah mati suri… atau yang sudah frustrasi…

Agar kau kembali,

Agar kau mencintai kebenaran melebihi dirimu sendiri…

Agar kau bersiap dengan segala caci maki…

Dinda,

Suatu hari kita akan terbiasa dengan hinaan dan caci maki ..

Suatu hari kau akan mulai takut dengan puja puji…

Itulah waktumu..

Caci maki membuatmu waspada dan selalu terkendali… tapi puja puji membuatmu lupa diri dan takut mati…

Waspadalah Dinda,

Di zaman ketika yang murni hampir tak ada lagi…

By: Fahri Hamzah

Cibubur, 10 September 2017.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...