Jumat, 19 Januari 2018 | 10.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Megawati Berang Jokowi Disebut Antek PKI dan Ibunya Tak Jelas

Megawati Berang Jokowi Disebut Antek PKI dan Ibunya Tak Jelas

Reporter : Fauzan | Senin, 11 September 2017 - 10:01 WIB

IMG-26074

Presiden Jokowi dan Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berang mendengar hinaan yang dialamatkan kepada Presiden Jokowi.

Menurutnya, penghina Jokowi tak lebih dari pengecut yang hanya berani lewat media sosial.

“Dulu rakyat milih, yo wis kami ngikut dan hanya diam. Tapi ketika Pak Jokowi jadi Presiden, banyak yang kata-katain kalau Pak Jokowi diktator lah, dari keluarga PKI lah. Kalau berani bicara itu di depan, jangan bicara dibelakang saja,” tutur Megawati.

Kata Megawati, seharusnya sebelum berbicara warga harus mengutamakan kesopanan karena Indonesia orang timur yang berbudi luhur.

“Kita ini bukan negara liberal, kita negara demokrasi dengan asas Pancasila punya sopan santun sebagai orang timur,” pada peresmian Kantor Dewan Perwakilan Cabang PDI Perjuangan di Kabupaten Malang, Jawa Timur belum lama ini.

Ia mengatakan dirinya tak senang atas penghinaan terhadap Jokowi yang kerap disebut antek PKI. Terlebih penghina itu menyebut asal-usul orangtua Jokowi tak jelas.

Mega menyebutkan kemarahannya itu adalah hal wajar mengingat Jokowi adalah Presiden Indonesia.

“Kalau kalian sama anak-anak kalian dihina di depan orang lain apakah kalian tidak akan marah? Kalau tidak marah maka kalian bukan orang Indonesia,” ujarnya lagi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:42 WIB

Soal Ustadz Zulkifli, Fahri Hamzah: Orang ngomong akhir zaman aja ga boleh

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal status tersangka Ustadz Zulkifli Muhammad Ali yang diduga melakukan ujaran kebencian. Menurut ...
Dana desa untuk  93 daerah siap dicairkan
Ekonomi - Jumat, 19 Januari 2018 - 07:33 WIB

Dana desa untuk 93 daerah siap dicairkan

Kementerian Keuangan menyatakan ada sekitar 25 persen daerah kota/kabupaten yang telah memenuhi syarat untuk pencairan dana desa tahap satu tahun ...
DPR dukung impor beras dengan catatan
Peristiwa - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:49 WIB

DPR dukung impor beras dengan catatan

DPR mendukung kebijakan impor 500 ribu ton beras yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nyat ...
Menteri Luhut ingin santri melek teknologi
Pendidikan - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:35 WIB

Menteri Luhut ingin santri melek teknologi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta santri agar tidak buta teknologi dan mendorong mereka untuk belajar serta bekerja ...
Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 21:02 WIB

Ustadz Zulkifli tak ditahan, dipersilahkan kembali berdakwah

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan SARA.Diperiksa selama empat jam di Gedung Bareskrim ...
Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa
Politik - Kamis, 18 Januari 2018 - 17:18 WIB

Bamsoet: Baik buruknya citra DPR tergantung media massa

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, baik buruknya DPR sangat tergantung media massa. Karena itu, ia bertekad untuk membangun citra wakil ...