Sabtu, 20 Januari 2018 | 21.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Luhut: Oktober, Silangit Akan Jadi Bandara Internasional

Luhut: Oktober, Silangit Akan Jadi Bandara Internasional

Reporter : Sindi Violinda | Senin, 11 September 2017 - 12:31 WIB

IMG-26082

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan usai mendaratkan penerbangan internasional di Bandara Silangit, Sumatera Utara, Jumat, (8/9) lalu. Foto Humas Menkomaritim.

JAKARTA, kini.co.id – Pada Oktober 2017 mendatang, Bandara Silangit, Sumatera Utara akan diresmihkan oleh Presiden Jokowi sebagai bandara dengan rute penerbangan Internasional.

Demikian hal itu disampaikan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan usai ‘mendaratkan’ penerbangan internasional di Bandara Silangit, Sumatera Utara, Jumat, (8/9) lalu.

Luhut menyatakan sepanjang sejarah dibangunnya Bandara Silangit, baru kali ini ada pesawat dari luar negeri yang mendarat di tanah Batak.

Luhut sebelumnya mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kenegaraan di Singapura. Mengingat waktu peresmian Bandara Silangit yang tinggal satu bulan ke depan, Menko Luhut akhirnya melakukan penerbangan langsung dengan menggunakan Private Jet dari Singapura ke Silangit.

“Bulan Oktober mendatang Presiden Joko Widodo akan meresmikan Bandara Silangit sebagai bandara internasional. Jadi harus benar-benar siap,” ujar Luhut menjelaskan alasannya mencoba sendiri fasilitas kedatangan internasional Bandara Silangit.

Luhut menjelaskan pembangunan Bandara Silangit merupakan upaya pemerintah dalam mendorong sektor pariwisata Danau Toba.

Dengan dibukanya penerbangan internasional, diharapkan potensi kunjungan wisatawan asing dapat melonjak. Meskipun demikian, dampak negatifnya perlu diantisipasi dengan mewaspadai penyelundupan, seperti narkoba, dan lainnya.

“Jangan pula dia nanti bawa barang tak jelas ke mari, kita harus lihat, tapi tetap ramah tamah,” ujarnya.

Lebih jauh dia menegaskan telah melakukan pertemuan dengan beberapa negara, yakni Tiongkok, Jepang, dan Singapura beberapa hari lalu. Ketiga negara tersebut, sambungnya, ingin berinvestasi di Danau Toba, terutama di bidang infrastruktur.

Menurut Luhut, investasi tersebut sangat penting karena akan banyak menyerap sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, pemerintah perlu mendorng kesiapan sumber daya manusia tersebut.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...