Minggu, 24 September 2017 | 13.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Raisa dan Laudya, Aset Indonesia yang Diambil Asing, Ini Kata Jokowi

Raisa dan Laudya, Aset Indonesia yang Diambil Asing, Ini Kata Jokowi

Reporter : Yudi | Senin, 11 September 2017 - 15:03 WIB

IMG-26096

Orasi Ilmiah RI Joko Widodo pada puncak perayaan Dies Natalis ke-60 Unversitas Padjadjaran (Unpad), di Graha Sanusi Hardjadinata, Kampus Unpad, Kota Bandung, Senin (11/9). KiniNews/Djanuar.

BANDUNG, kini.co.id – Presiden Jokowi menyatakan, keterbukaan informasi saat ini membuat semua masyarakat bebas menyampaikan apa pun pada Presiden.

Bahkan, menurut Jokowi, di media sosial (Medsos) ada netizen yang menyampaikan terkait Raisa yang menikah dengan keturunan asing dan artis Laudiya Cinthia Bella yang menikah dengan warga Malaysia.

“Saya dikomplain mengenai Raisa Adriana. Pak Presiden, ini satu lagi aset Indonesia lepas ke tangan asing karena suaminya Australia,” kata Presiden yang disambut tawa undangan yang hadir di Kampus Unpad Dipati Ukur, Senin (11/9).

“Belum saya jawab. Lagi, Laudya Cynthia Bella dinikahi orang Malaysia. Dulu enggak bisa, sekarang bisa disampaikan langsung ke pemerintah. Ini keterbukaan informasi dan kita semua harus siap,” kata Jokowi.

Jokowi mengingatkan bahwa ketebukaan media sosial harus diantisipasi perguruan tinggi dengan menyiapkan sumber daya manusia yang siap bertarung, bersaing dalam kompetisi.

Presiden mengungkapkan bahwa setiap dirinya ketemu dengan pemimpin negara selalu ditanya tentang keadaan media sosial di Indonesia.

“Ketemu presiden, raja, semua tanya, Presiden Jokowi bagaimana sosmed di Indonesia kejem ndak?” ungkapnya.

Presiden mengatakan bahwa negara bisa kendalikan media tetapi media sosial tidak bisa.

“Media ‘mainstream’ bisa dikendalikan, tapi medsos tak bisa. Hampir semua negara tak bisa kendalikan ini, yang agak jauh Iran menyampaikan kepada saya, medsos lebih buruk karena menyampaikan semuanya di medsos, di kita juga sama,” paparnya.

Presiden mengatakan hal-hal yang jelek-jelek di medsos harus diantisipasi, terutama berkaitan fitnah dan berita bohong. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 12:06 WIB

Laos tertarik senjata dan amunisi bikinan Pindad

Vice President Export PT. Pindad Ridi Djajakusuma mengatakan, Kementerian Pertahanan Laos tertarik untuk kembali membeli produk-produk senjata dari PT. Pindad.Sebagai ...
FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:48 WIB

FOTO: Wali Kota Cilegon ditahan KPK

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 11:32 WIB

Pemilik nikahsirri.com tersangka UU ITE dan pornografi

Aris Wahyudi, pemilik situs nikahsirri.com, yang sempat menghebohkan jaga maya, setelah ditangkap penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, Ahad (24/9) dini ...
Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:28 WIB

Pangdam Sriwijaya ajak generasi penerus kenang sejarah

Pangdam II/Sriwijaya menggelar nonton bersama film G 30 S PKI di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Sabtu (24/9) malam.Pangdam II/Sriwijaya ...
Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi
Peristiwa - Minggu, 24 September 2017 - 10:21 WIB

Pemilik situs nikahsirri.com ditangkap Polisi

Penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Ahad (24/9) dini hari tadi menangkap pemilik laman situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi di kediamannya ...
Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com
Peristiwa - Sabtu, 23 September 2017 - 22:52 WIB

Polres Bekasi minta klarifikasi pemilik nikahsirri.com

Kepolisian Sektor Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta klarifikasi kepada pemilik situs www.nikahsirri.com menyusul munculnya kecaman Menteri Sosial Khofifah Indar ...