Monday, 20 August 2018 | 10.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Pemerintah Pede, 5,4 Persen Pertumbuhan Ekonomi Tercapai

Pemerintah Pede, 5,4 Persen Pertumbuhan Ekonomi Tercapai

Reporter : Bayu Putra | Monday, 11 September 2017 - 15:21 WIB

IMG-26098

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/9). Rapat kerja tersebut membahas asumsi dasar ekonomi makro dalam RAPBN 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.

JAKARTA, kini.co.id – Pemerintah masih meyakini dan pede target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen dalam RAPBN 2018 dapat tercapai meski tahun depan masih akan dihadapkan berbagai tantangan ekonomi global maupun domestik.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku target 5,4 persen masih reacble meski haru upaya ekstra.

“Kami tetap menganggap 5,4 persen itu masih ‘reachable’ atau bisa dicapai. Namun memang upayanya ekstra keras,” kata Sri dalam rapat kerja membahas RAPBN 2018 dengan Komisi XI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/9).

Menurutnya untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen, maka konsumsi harus tumbuh di atas 5 persen. Pada 2018 mendatang, konsumsi ditargetkan tumbuh 5,1 persen.

Sementara itu, dari sisi pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi sendiri ditargetkan tumbuh 6,3 persen pada tahun depan.

Masih kata Sri, tantangan terbesar pada 2018 yaitu pertumbuhan kredit industri perbankan, yang harus tumbuh cukup kuat untuk menopang pertumbuhan ekonomi domestik.

Untuk tahun ini saja, kata dia kredit perbankan harus meningkat sebesar Rp370 triliun dibandingkan tahun lalu untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 5,2 persen. Sedangkan untuk tahun depan, kredit perbankan harus meningkat Rp483 triliun untuk mencapai 5,4 persen.

“Dari sisi perbankan, kredit investasi harus tumbuh lebih tinggi. Dari 11-13 persen pada tahun ini menjadi 13-15 persen pada tahun depan,” terangnya.

Selain itu, Sri juga mengharapkan belanja yang optimal dari BUMN untuk mencapai target 5,2 persen. Dari pasar modal, ia juga berharap ada kontribusi dari sisi investasi mencapai Rp855 triliun.

Sedangkan untuk penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) diharapkan dapat mencapai Rp799 triliun.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...